Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha Dengan Cepat

Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha Dengan Cepat

Sebagai wirausahawan kegagalan adalah sesuatu yang mungkin akan selalu Anda hadapi dan menjadi momok yang menakutkan untuk berwirausaha. Namun Anda tidak perlu khawatir karena dalam berwirausaha hampir tidak mungkin seseorang mengalami kesuksesan dalam satu kali percobaan, artinya suatu kegagalan adalah hal yang wajar dalam berwirausaha. Pada artikel kali ini kami akan memberitahukan bagaimana cara mengatasi kegagalan dalam berwirausaha.

Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha

Walaupun di awal artikel kami bilang kegagalan adalah sesuatu yang wajar dalam berwirausaha. Namun, tentunya Anda tidak ingin merasakan banyak kegagalan karena modal dan waktu Anda pun pastinya terbatas. Oleh sebab itu, kami akan memberitahukan kepada Anda bagaimana cara untuk mengatasi kegagalan dalam berwirausaha.

Bukan berarti cara ini akan langsung membuat usaha Anda berhasil. Tetapi hal ini akan meminimalkan jumlah potensi kegagalan Anda dan mungkin jika Anda serius bisa jadi ini adalah titik dari kesuksesan yang akan Anda raih.

Tanpa lama lagi, inilah 10 cara untuk mengatasi kegagalan dalam berwirausaha ala visitpare.com

1. Jangan menyerah

cara mengatasi kegagalan berwirausaha dengan jangan menyerah

Ketika Anda menjadi seorang wirausahawan maka Anda sudah harus siap untuk menerima segala kegagalan sebab itu wirausahawan tidak boleh menyerah hanya dengan beberapa kali kegagalan.

Apakah anda pernah mendengar seorang wirausahaan sukses menyerah hanya karena beberapa kali kegagalan ?

Tentunya jika Anda melihat biografi orang yang sukses dalam berwirausaha, mereka akan mengalami beberapa kali kegagalan sebelum mencapai apa yang mereka saat ini dapatkan. Ya seperti pepatah bilang, “Kegagalan adalah awal dari kesuksesan”.

Oleh sebab itu Anda harus terus maju, harus tetap optimis, dan harus tetap yakin bahwa suatu hari nanti anda akan sukses. justru kegagalan inilah yang akan menjadi pondasi awal untuk usaha anda, mental anda, dan pengalaman Anda.

2. Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha Dengan Mengevaluasi Produk

Mungkin saja penyebab dari kegagalan usaha Anda adalah produk yang Anda tawarkan memiliki kualitas di bawah ekspektasi dari target pasar yang Anda bidik.

Kegagalan dalam berwirausaha ini harus Anda jadikan sebagai tanda pengingat bahwa produk Anda perlu banyak perbaikan sebelum anda pasarkan kembali.

Misalnya Ketika anda menjual jus rasa mangga, bisa jadi jus tersebut tidak terlalu berasa mangganya. Sedangkan target pasar Anda adalah orang-orang yang menyukai jus mangga. Tentunya ketika mereka pertama kali membeli dan mereka merasakan rasanya kurang mangga, kemungkinan mereka akan memutuskan untuk tidak kembali membeli dan juga tidak merekomendasikan produk Anda ke teman-temannya.

Oleh sebab itu, Anda harus menemukan kekurangan dari produk Anda, berani mencoba produk yang Anda buat, harus berani bertanya kepada konsumen apa yang kurang dari produk Anda dan mencari poin apa yang harus Anda tingkatkan.

Anda dapat menggunakan analisa SWOT (Strenght, Weakness, Oppurtinity, and Threat) untuk membantu Anda menganalisa kekuatan dan kelemahan produk. Selain itu, dapat menganalisa kesempatan untuk produk Anda berkembang di pasaran dan juga ancaman yang dapat mematikan produk Anda.

3. Evaluasi Target Pasar Anda

Cara mengatasi kegagalan berwirausaha selanjutnya dengan evaluasi target pasar.

Jika ternyata memang bukan produk Anda yang salah, bisa jadi Anda salah menargetkan target pasar produk. Misalnya adalah ketika anda menjual jus mangga dengan rasa mangga yang kuat, tidak menambahkan gula dan air hanya sedikit. Tentunya, harga pokok produksi (HPP) jus mangga yang Anda buat akan otomatis menjadi besar. Akibatnya, harga jualnya tinggi.

Ketika Anda menjual produk yang memang premium dan ternyata Anda menempatkan produk tersebut misalnya di sekolah dasar. Tentu daya beli dari siswa-siswi sekolah dasar tidak mampu untuk membeli produk Anda oleh sebab itu produk Anda tidak laris di pasar.

Karena hal itu, Anda perlu mengevaluasi kembali target pasar Anda.

Bisa jadi target pasar yang saat ini anda targetkan keliru dan tidak tepat sasaran. Anda dapat menargetkan kembali target pasar Anda dengan ilmu marketing, segmentasi yaitu membuat suatu pengelompokan terhadap target konsumen Anda. Lalu proses targeting dengan memilih satu kelompok tersebut. Terakhir

4. Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha Dengan Memperhatikan Ulang Lokasi

cara mengatasi kegagalan berwirausaha dengan tinjau lokasi

Masih menyambung pada poin sebelumnya, bisa saja Anda membuat target pasar dan produk yang sesuai namun yang tidak sesuai adalah lokasi Anda berjualan.

Mungkin Anda berjualan di lokasi yang kurang ramai dari target pasar Anda atau Anda berjualan di tempat yang sulit target pasar Anda jangkau.

Dalam berjualan, Anda harus menyesuaikan lokasi penjualan anda dengan target pasar yang Anda targetkan.

Ketika anda mendirikan gym olahraga maka target pasar Anda adalah orang-orang yang ingin sehat. Tugas Anda adalah memikirkan biasanya orang-orang seperti ini cenderung berkumpul di mana. Setelah Anda analisa, ternyata mereka kebanyakan tinggal di kota besar daripada di kampung. Orang kota cenderung lebih akan menyadari arti penting dari suatu kesehatan.

Saat ini Anda sudah menentukan bahwa target pasar Anda ada di kota besar. Kemudian Anda perlu memikirkan faktor lain dari target pasar Anda. Misalnya adalah daya beli.

Orang yang pergi ke gym cenderung mereka adalah orang-orang yang mempunyai uang, waktu luang dan juga memiliki perilaku yang memang ingin terlihat. Oleh sebab itu Anda membuka gym di tempat yang sangat ramai seperti mal atau pusat perbelanjaan. Nah itu adalah salah satu contohnya.

Sekarang Coba anda pikirkan, Apakah produk yang Anda punya sudah sesuai lokasi tempat jualnya ? atau Anda tidak pernah memikirkan hal ini ?

Lokasi suatu toko adalah titik kritis yang perlu Anda pikirkan, karena menurut survei ada beberapa produk yang memang sebetulnya kita kategorikan biasa saja namun karena tempat yang sangat strategis produk tersebut amat sangatlah laris.

Dan sebaliknya, ketika ada produk yang bagus namun lokasinya sulit terjangkau target pasar. Sangat memungkinkan produk tersebut tidak selaris produk yang berada di lokasi strategis.

Tentunya, bukan berarti produk bagus tersebut tidak akan laris, tetapi butuh waktu yang lama agar orang mengenal produk tersebut dan rela pergi kesana secara sukarela untuk mendapatkannya.

5. Kembali Pikirkan Modal

Kegagalan dalam usaha sangat menyakitkan. Selain menguras pikiran dan juga menurunkan mental, kegagalan dalam wirausaha juga menghabiskan banyak modal. Oleh sebab itu Anda perlu kembali mengumpulkan modal tersebut. Dan kali ini Anda harus mempersiapkan modal yang cukup.

Bisa jadi kegagalan Anda sebelumnya karena anda tidak menyiapkan dana yang cukup untuk promosi. Walaupun secara fakta lapangan, modal yang banyak bukan menjadi faktor utama suatu produk sukses. Namun terkadang kita perlu modal lebih untuk mempromosikan produk kita, agar banyak target pasar yang kita inginkan mengetahui bahwa ada produk tersebut. Contohnya banyak wirausahawan yang punya modal banyak, mereka berani untuk membakar uang mereka untuk promosi.

Dalam kegiatan promosi, tentunya mereka tidak membakar uang secara sembarangan. Mereka melakukan hal tersebut karena yakin dengan produk yang mereka buat dapat menembus pasar, sehingga mereka ingin segera memperkenalkan produk tersebut.

Promosi membuat target pasar dapat mempunyai pengalaman tentang produk dan agar mereka secara gratis mau merekomendasikan produk tersebut secara massal.

Bagaimana jika Anda ternyata sudah promosi dan sudah banyak orang juga yang mencoba produk Anda tetapi tidak ada rekomendasi. Anda bisa kembali ke poin yang kedua yaitu produk Anda yang memang kurang baik.

Jadi ketika anda ingin mempromosikan secara massal Anda harus memastikan bahwa produk tersebut memang layak untuk Anda pasarkan.

6. Fokus Pada Target Pasar Anda

Bisa jadi sebab kegagalan Anda berwirausaha sebelumnya karena anda tidak terfokus pada target pasar Anda saja. Ketika Anda mempromosikan produk dan Anda melihat banyaknya orang mungkin Anda berpikir bisa mendapatkan mereka semua.

Akhirnya Anda tidak fokus untuk berjualan pada target pasar Anda. Bukan berarti kami menyarankan Anda untuk tidak menjual produk Anda kepada target diluar pasar Anda. Tidak.

Tapi fokuslah pada target pasar yang Anda bidik karena mereka adalah konsumen yang paling mungkin membeli produk Anda. Sehingga ketika Anda melakukan promosi Anda hanya akan fokus pada target tersebut.

Tidak mencampur adukannya dengan target yang lain. Konsumen pun akan mempunyai mindset bahwa produk Anda benar-benar cocok untuk mereka. Jika Anda mencampur adukan cara promosi berbeda, bisa jadi orang berpikiran mungkin produk Anda itu tidak dimaksudkan untuk mereka.

Karena prinsipnya konsumen itu menyukai segala sesuatu yang memang dikhususkan untuk mereka.

Contohnya, ada beberapa merek shampo yang khusus untuk pria yang sering berolahraga, ada juga merek shampo yang khusus untuk mereka yang berketombe, ada juga merek shampo yang khusus untuk rambut yang kurang bercahaya.

Semua merek tersebut akan memfokuskan pada satu target pasar. Mereka tidak mencampur adukkannya dan hanya menjual pada satu target pasar saja. Oleh sebab itu, konsumen pun mengira bahwa memang produk shampo tersebut untuk mereka.

Anda perlu mengevaluasi hal ini, bisa jadi ketika promosi Anda menargetkan semua kalangan.

7. Carilah Peluang

Cara mengatasi kegagalan berwirausaha selanjutnya dengan mencari peluang.

Sebagai wirausahawan Anda perlu pintar dalam mencari kesempatan atau peluang yang mungkin dapat menghasilkan menjadi profit. Selain itu, Anda juga harus pintar mencari peluang untuk bagaimana produk Anda menjadi laku di pasaran.

Artinya, Anda perlu mencari titik lemah dari para pesaing dan perlu mengecek apa kekuatan yang pesaing Anda punya sehingga produk mereka laris.

Ketika Anda mengetahui bahwa kekuatan pesaing Anda sulit untuk Anda kalahkan Anda bisa memfokuskan diri untuk mencari nilai pembeda yang membedakan Anda dengan pesaing.

Contohnya jika Anda berjualan bakso dan ada pesaing yang laris sekali baksonya. Anda perlu cek dan ternyata mengapa bakso itu sangat laris karena harganya sangat murah.

Setelah Anda pelajari lebih mendalam ternyata mereka mempunyai modal yang cukup besar sehingga bisa membeli bahan yang memang lebih banyak secara kuantitas dengan harga lebih murah. Otomatis harga pokok produksi nya pun sangatlah kecil.

Ketika Anda tahu hal ini dan tidak mempunyai kekuatan modal yang cukup besar untuk bersaing.

Janganlah Anda memaksakan untuk menjual dengan harga yang sama atau pun Anda menjual dengan kualitas yang sama saja. Anda perlu mencari pembeda atau nilai unik yang membuat produk Anda berbeda daripada yang lain.

Misalnya dari rasa Anda perlu yakin bahwa produk Anda lebih enak daripada produk pesaing atau Anda bisa membuat produk Anda itu lebih unik. Seperti menggunakan mie yang terbuat dari sayur sehingga Anda menciptakan kesan bahwa bakso Anda lebih menyehatkan.

Sehingga konsumen yang mementingkan kesehatan akan memilih bakso Anda karena lebih sehat daripada bakso pesaing walaupun dari segi harga lebih mahal.

8. Terima Kegagalan

cara mengatasi kegagalan berwirausaha dengan menerima kegagalan

Seorang wirausahawan yang sukses atau pun akan sukses menerima kenyataan bahwa mereka gagal. Anda harus lapang diri dan Anda harus siap menerima bahwa usaha yang anda pikirkan akan berjalan baik telah gagal.

Hal ini bukan berarti sesuatu yang jelek, justru dengan Anda menerima kegagalan tersebut Anda akan lebih terbuka untuk menerima segala macam perbaikan. Anda akan dapat menerima segala macam masukan dan Anda akan menyadari berbagai macam titik kesalahan yang Anda buat.

Sehingga sebelum Anda mempelajari bagaimana cara mengatasi kegagalan dalam berwirausaha, Anda perlu menerima fakta ini terlebih dahulu. Jika Anda tidak menerima fakta ini, maka penjelasan di atas mungkin tidak akan terlalu masuk dalam benak diri Anda karena Anda merasa apa yang kami sarankan adalah sesuatu yang mungkin Anda sudah benar.

Oleh sebab itu Anda harus mawas diri, introspeksi diri dan menerima segala kegagalan dalam berwirausaha.

9. Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha Dengan Buat Usaha Baru

Anda tidak perlu terus memaksakan diri pada produk yang setelah Anda lakukan evaluasi tidak akan menang dari segi manapun, sulit mencari nilai pembeda, dan banyaknya pesaing.

Lebih baik Anda mengganti produk, menutup usaha tersebut, dan membuka usaha baru yang mana pesaing masih sedikit namun kebutuhan dari pasar cukup banyak.

Contohnya, ketika kita berdagang di salah satu pertigaan dan banyak orang yang berdagang produk makanan seperti ayam goreng, ayam bakar, bakso, mie ayam, batagor, siomay dan lainnya. Namun produk minuman itu tidak ada. Nah ini dapat menjadi peluang yang cukup besar bagi Anda.

Ketika Anda memulai usaha makanan berat tidak laris lebih baik Anda menggantinya dengan usaha minuman yang Anda rasa memiliki potensial dan juga tidak memiliki pesaing banyak.

10. Siapkan Mental Kembali

Kali ini Anda sudah mempersiapkan semuanya. Tapi apakah ada jaminan bahwa Anda akan langsung berhasil ? Tentunya tidak. Oleh sebab itu, siapkanlah mental Anda kembali.

Yakinkan diri Anda bahwa suatu hari nanti usaha Anda akan sukses. Anda pun dapat mengetahui ciri-ciri dari wirausahawan sukses pada artikel Pengertian dan Sifat Seorang Wirausaha Sukses yang Harus Dimiliki.

Jangan sampai Anda berpikiran bahwa mungkin ini usaha terakhir Anda. Akan tetapi, Anda harus tetap optimis dan terus mencoba hingga anda mengetahui dan mendapatkan seluruh pengalaman yang menjadikan diri Anda sukses.

Oleh sebab itu Anda harus menyiapkan mental kembali, terus bersabar, terus mencoba dan optimis.

Jangan lupa hal yang terpenting, Anda harus meminta dukungan dari keluarga dan juga meminta doa dari mereka untuk keberhasilan usaha yang Anda kelola. Hal ini akan membuat Anda semakin terdorong maju dan selalu semangat dalam berwirausaha.

Demikian artikel kami mengenai cara mengatasi kegagalan dalam berwirausaha. Semoga artikel ini dapat menjadi titik kembali Anda dalam berwirausaha menjadi yang lebih baik. Sekian dari kami salam entrepreneur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.