Contoh Rencana Usaha Sederhana Yang Meningkatkan Bisnis Anda

Contoh Rencana Usaha Sederhana Yang Meningkatkan Bisnis Anda

Wirausaha bukan hanya sekedar berdagang. Namun, wirausaha memperlukan suatu rencana usaha yang dapat mengelola, merapihkan, dan meningkatkan hasil penjualan. Oleh sebab itu, Anda perlu membuat suatu rencana usaha untuk bisnis yang akan Anda kelola atau saat ini Anda jalani. Pada artikel ini, kita akan menjabarkan bagaimana contoh rencana usaha sederhana yang baik dan benar sehingga dapat pebisnis tiru dan sebagai bahan edukasi mahasiswa.

Sebelum memasuki contoh rencana usaha sederhana, mari kita mengenal apa itu rencana usaha, manfaat perencanaan, hingga hal yang perlu Anda fokuskan dalam pembuatan perencanaan usaha.

Rencana Usaha Sederhana dan Manfaatnya

pengertian contoh rencana usaha sederhana

Rencana merupakan segala aktivitas yang meruntutkan suatu kegiatan hingga mencapai titik target yang kita inginkan. Jika kita berbisnis tanpa adanya suatu rencana, hal tersebut sama halnya dengan kita berbisnis tetapi tidak mengetahui secara jelas tujuan akhir yang ingin kita capai. Dan tentunya, akan memperlambat kesuksesan Anda.

Rencana usaha adalah segala kegiatan atau aktivitas yang tersusun secara rapih dan jelas tujuannya untuk meningkatkan hasil dari usaha yang kita kelola. Intinya, tujuan dari suatu usaha atau pun bisnis adalah mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Maka, rencana ini berguna sebagai katalisator atau media yang dapat mempercepat tercapainya suatu tujuan.

Manfaat Membuat Rencana Usaha Sederhana

Ada banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari pembuatan suatu rencana usaha, yaitu:

  • Tujuan Jadi Lebih Mudah Tercapai

Sesuai dengan pembahasan sebelumnya, perencanaan usaha akan berdampak baik terhadap tujuan yang ingin Anda capai. Anda akan selalu teringatkan kepada tujuan Anda memulai usaha tersebut.

  • Kegiatan Lebih Berpola

Segala aktivitas yang Anda lakukan lebih berpola dan efisien. Anda akan mengetahui setiap hari yang akan Anda lakukan apa saja, setiap jam kegiatannya seperti apa, hingga Anda pun mengetahui seberapa banyak porsi yang akan Anda sediakan bagi pengunjung.

Hal ini akan mengefisiensikan waktu dan memudahkan Anda dalam bertindak.

  • Jauh Dari Kata Rugi

Hal penting lainnya dalam pembuatan rencana usaha adalah Anda akan terhindar dari kerugian. Mengapa bisa seperti itu ?

Hal tersebut terjadi karena kita sudah mengefisiensikan kegiatan, jumlah tenaga, bahan baku, dal lain sebagainya.

Contoh rencana usahanya, ketika kita berjualan dan kita sudah merencanakan jumlah tenaga manusia yang terlibat maka secara langsung kita sudah menargetkan jumlah pengeluaran gaji yang efisien dan tidak berhambur karena mempunyai tenaga manusia yang berlebih. Hal sederhana tersebut dapat menyelamatkan kantong Anda.

  • Motivasi

Tentunya, ketika Anda memiliki rencana usaha yang walaupun masih sederhana. Hal tersebut dapat memberikan dorongan motivasi yang positif bagi Anda. Anda akan selalu teringat terhadap pencapaian yang ingin Anda raih, sehingga hal tersebut mendorong Anda untuk terus maju.

Akan sangat berbeda jika Anda tidak memiliki suatu rencana usaha, karena ada tidak akan memiliki pengingat terhadap cita-cita yang ingin Anda raih.

Contoh Rencana Usaha Sederhana

Selanjutnya, Anda akan mempelajari contoh dari rencana usaha yang sederhana. Tentunya, Anda dapat memodifikasi dan menyesuaikan rencana ini dengan usaha yang Anda kelola.

1. Buatlah Latar Belakang Usaha Anda

Pertama, buatlah latar belakang usaha Anda. Latar belakang ini mendeskripsikan informasi dasar mengenai usaha yang Anda kelola.

Untuk latar belakang usaha mebel kustom, saya dapat membuatnya seperti ini.

Mebel kustom penatarumah merupakan penyedia furnitur kustom yang menyesuaikan permintaan dari pelanggan. Penatarumah dapat membuat berbagai produk mebel seperti lemari, dipan, pajangan, rak, kitchen set, hingga sofa. Bahkan, penatarumah pun menyediakan jasa interior desain.

Ini merupakan contoh dari latar belakang rencana usaha sederhana. Anda dapat memodifikasinya sesuai usaha yang Anda kelola. Misalnya, jika usaha Anda adalah cemilan makan. Maka, Anda dapat memberikan informasi mengenai jenis cemilan yang Anda jual hingga situasi yang cocok untuk memakan cemilan tersebut.

Keripik Abah Acah merupakan keripik pedas yang memiliki tingkatan untuk tiap kepedasannya. Mempunyai banyak variasi rasa seperti original, daun jeruk, dan asin.

2. Visi dan Misi Usaha

contoh visi rencana usaha sederhana

Bahkan, dalam suatu rencana yang sederhana. Anda tetap memerlukan suatu visi dan misi sebagai target dan motivasi usaha Anda.

Visi adalah cita-cita dari organisasi atau usaha Anda dalam 5 tahun ke depan. Sedangkan, misi adalah tujuan yang ingin segera Anda capai dan dapat Anda segera lakukan.

Contoh sederhana visi dan misi dari usaha mebel kustom dapat seperti ini.

  • Visi, menjadi mebel kustom nomor 1 di daerah Bogor Barat.
  • Misi, menghasilkan produk yang berkualitas dan terjangkau semua kalangan.

Yang perlu Anda perhatikan dalam membuat suatu visi usaha adalah kesesuaian ekspetasi dengan kemampuan yang saat ini Anda miliki. Jangan sampai Anda membuat suatu visi yang memang Anda pun dari awal mengetahui jika hal tersebut sangat mustahil Anda raih dalam waktu 5 tahun.

Misalnya, usaha kostum furniture di atas. Besar kemungkinan menjadi nomor 1 di daerah Bogor Barat dapat terlaksana jika konsisten dengan kualitas dan harga terjangkau selama 5 tahun. Namun, sangat tidak mungkin menjadi nomor 1 di Indonesia dalam kurun waktu hanya 5 tahun.

Contoh sederhana visi dan misi dari usaha keripik.

  • Visi, menjadi pilihan pertama cemilan keripik pedas di daerah Pare.
  • Misi, dapat mendistribusikan cemilan keripik pedas ke seluruh pelosok pare mulai dari desa hingga ke kota.

Dalam membuat visi dan misi, Anda dapat membuatnya lebih dari satu. Semua tergantung dari apa yang Anda ingin raih dan target apa yang dapat segera Anda kerjakan.

3. Struktur Organisasi

Kemudian, Anda juga membutuhkan struktur organisasi yang jelas. Walaupun usaha Anda baru mulai dan hanya memiliki dua karyawan saja, ada baiknya Anda tetap mempunyai struktur organisasi. Hal ini bertujuan memperjelas posisi Anda dalam usaha tersebut. Sehingga, tidak ada kewajiban Anda menulisnya dalam secarcik kertas. Tapi Anda cukup memperjelas saja secara lisan kepada para pegawai. Namun, untuk pembelajaran lebih baik Anda tuliskan.

Contoh sederhana struktur organisasi mebel kustom :

  • Pemilik: Fauzi
  • Pengawas Produk: Syamsul
  • Tukang: Amung

Contoh sederhana struktur organisasi cemilan keripik :

  • Pemilik: Heri
  • Produksi: Heru
  • Marketing: Heri

4. Tujuan Usaha

Berbeda dengan misi, tujuan usaha adalah alasan mengapa Anda mendirikan usaha tersebut. Misalnya, tujuan Anda mendirikan usaha keripik untuk mendapatkan keuntungan yang besar, dapat menjual banyak produk, hingga memenuhi hajat orang banyak terhadap permintaan cemilan keripik.

5. Modal dan Produksi

Rencana tidak akan berarti tanpa Anda memiliki roda penggerak yang dapat menggerakan semua rencana tersebut. Ya, Anda membutuhkan modal yang sesuai untuk membangun usaha dan menjaga jalannya usaha tersebut.

Besarnya modal akan sangat bervariatif tergantung usaha yang akan Anda jalani.

Contoh Rencana Modal Usaha sederhana Mebel

Misalnya, untuk usaha mebel kostum maka diperlukan modal sebagai berikut.

  • Sewa tempat: Biaya sewa tempat di Bogor sebesar 24 juta/ tahun
  • Biaya tukang: Biaya tukang 150 ribu/ hari
  • Listrik: 300 ribu/ bulan
  • Air: 200 ribu/ bulan
  • Alat-alat: 10 juta

Maka, Anda dapat menghitung total biaya yang Anda butuhkan untuk membangun usaha tersebut. Amannya, Anda mempunyai modal yang cukup untuk akomodasi 1 tahun. Sehingga, total rencana modal yang Anda butuhkan sebagai berikut.

  • Sewa tempat: Biaya sewa tempat di Bogor sebesar 24 juta/ tahun x 1 tahun = 24.000.000
  • Biaya tukang: Biaya tukang 150 ribu/ hari x 360 hari = 54.000.000
  • Listrik: 300 ribu/ bulan x 12 = 3.600.000
  • Air: 200 ribu/ bulan = 2.400.000
  • Alat-alat: 10 juta x 1 = 10.000.000

Total rencana modal usaha dalam 1 tahun sebesar Rp. 94.000.000,00 atau sembilan puluh empat juta rupiah.

Contoh Rencana Modal Usaha Sederhana Keripik

Sedangkan, untuk usaha cemilan keripik dengan sistem stok Anda perlu membuat HPP atau harga pokok produksi untuk mengetahui berapa biaya yang Anda butuhkan dalam membuat 1 kemasan keripik.

Misalnya, untuk membuat 1 bungkus keripik 50 gram Anda membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut.

  • Singkong mentah 100 gram
  • Bumbu penyedap 2 gram
  • Minyak 1L untuk penggorengan 2 kg keripik mentah
  • Gas LPG 3Kg dapat Anda gunakan untuk menggoreng 20Kg singkonghal tersebut.
  • Kemasan 1 pcs

Jika Anda ingin membuat 200 bungku keripik, maka akan memproses sebanyak 20kg singkong dalam sekali produksi, maka HPPnya sebagai berikut.

Deskripsi BahanPembelianSatuanHarga BeliTotal Biaya Produksi
Singkong20Kg5000/ kg100.000
Bumbu0.1Kg5000/ 0.1g5.000
Minyak20Liter15.000/L300.000
Gas LPG3Kg21.000/3kg21.000
Kemasan200Pcs500/pcs100.000
Tukang Masak  100.000/ hari100.000
    Rp. 626.000,00

Maka Anda membutuhkan modal sebesar Rp. 626.000,00 untuk membuat 200 pcs keripik. Yang mana, biaya HPP sebesar Rp. 626.000 dibagi 200 pcs, yaitu sebesar Rp. 3.130,00.

Kemudian, setelah Anda mendapatkan harga HPP per pcs nya. Anda perlu menghitung biaya iklan, transportasi, dan keuntungan yang ingin Anda dapat sebelum menentukan harga jualnya.

Jika Anda tidak mempunyai peralatan menggoreng, maka Anda perlu menyiapkan modal untuk membeli peralatan tersebut.

6. Keunggulan dan Kekurangan Produk Anda

Anda perlu mengetahui apa yang membuat produk Anda lebih unggul daripada produk orang lain. Selain itu, Anda pun perlu mengetahui apa kekurangan produk Anda daripada produk orang lain.

Anda perlu mengetahui kekuatan yang Anda miliki untuk menghadapi para pesaing. Karena, sangat tidak mungkin bagi kita memiliki usaha yang tidak mempunyai pesaing.

Contoh dari keunggulan produk adalah rasa yang enak, harga yang lebih terjangkau, lokasi strategis, bahan lebih berkualitas, hasil lebih rapih, dan sebagainnya.

Contoh dari kekurangan produk adalah variasi produk masih sedikit, belum mempunyai merek, kemasan tidak sebaik pesaing, dan sebagainya.

Setelah Anda mengetahui kekuatan dan kekurangan dari produk yang Anda miliki. Anda dapat menyiapkan berbagai macam cara untuk menonjolkan keunggulan dan meminimalisir kekurangan dari produk yang Anda tawarkan.

Anda pun dapat menggunakan analisa SWOT untuk membantu proses analisa keunggulan dan kekurangan produk.

7. Siapa Konsumen Anda

Ketika Anda mengetahui seluruh biaya, keunggulan produk, dan sudah siap berjualan. Hal yang paling penting tidak boleh Anda lewatkan adalah siapa konsumen yang Anda targetkan.

Mengapa hal ini sangat penting ?

Jika Anda mengetahui siapa konsumen yang Anda targetkan, Anda dapat mengetahui bagaimana cara promosi yang tepat atau trik jitu untuk menarik konsumen tersebut membeli produk yang Anda jual.

Ingat, tujuan Anda adalah mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya maka daripada itu Anda membutuhkan banyak konsumen yang membeli produk/ jasa yang Anda tawarkan.

Contoh rencana usaha promosi sederhana adalah sebagai berikut.

Ketika Anda menjual keripik dan menargetkan remaja. Anda dapat membuat kemasan keripik yang kekinian seperti adanya pantun cinta pada kemasan. Selain itu, Anda pun dapat memberikan variasi rasa yang sedang hype di kalangan para remaja.

Untuk menentukan target konsumen, Anda dapat membuat analisa pasar seperti melakukan proses segmentasi, targeting, dan positioning atau pun survey secara langsung terhadap konsumen yang ingin Anda targetkan.

8. Target Keuntungan dan Penjualan

Selanjutnya, dalam contoh rencana usaha sederhana. Anda perlu membuat target keuntungan dari produk yang Anda tawarkan. Mari kita ambil contoh cemilan keripik.

Anda sebelumnya sudah menghitung HPP yang dibutuhkan untuk membuat 200 bungkus keripik, yaitu sebesar Rp. 3.130.

Kemudian, Anda perlu menambahkan biaya promosi dan transportasi. Kita anggap saja, seluruh biaya HPP termasuk promosi dan transportasi menjadi 5 ribu rupiah. Akhirnya, Anda memutuskan untuk menjual keripik ini seharga 7 ribu rupiah perbungkusnya.

Artinya, Anda akan mendapatkan untung sebesar 2 ribu rupiah perbungkusnya. Dengan total produksi 200 bungkus, maka keuntungan yang Anda dapatkan sebesar Rp. 400.000,00 atau empat ratus ribu.

Untung ini cukup besar jika kita lihat secara kasar, namun bagaimana jika keuntungan tersebut Anda dapatkan dalam waktu 1 bulan ?

Tentunya, hal ini akan sangat menyiksa Anda. Bayangkan hanya mendapatkan 400 ribu dalam kurun waktu satu bulan, sedangkan Anda memiliki kebutuhan makan, rumah, utilitas, dan lain halnya. Dan besar kemungkinan, usaha Anda akan sangat sulit untuk berkembang karena tidak memiliki pemasukkan yang cukup.

Maka, kita perlu membuat suatu target penjualan.

Misalkan Anda menargetkan keuntungan 200ribu perhari, maka Anda perlu menjual 100 bungkus keripik perharinya.

Target penjualannya sebagai berikut.

  • Target omset perhari: Rp. 500.000,00
  • Keripik terjual: 100 bungkus
  • Keuntungan bersih: Rp. 200.000,000

Dengan mengetahui target penjualan, Anda akan lebih termotivasi untuk melakukan promosi terus-menerus hingga target tercapai atau meluaskan jaringan distribusi produk yang Anda jual. Tentunya, target penjualan harus terus meningkat tiap tahunnya. Dalam proses ini, tentunya akan sangat melelahkan. Namun, jika Anda ingin menjadi wirausaha sukses maka hal ini perlu Anda perjuangkan. Inilah sifat dari wirausaha yang sukses.

Rangkuman Contoh Rencana Usaha Sederhana

contoh rencana usaha sederhana

Jika Anda sudah menyimak isi seluruh artikel contoh rencana usaha sederhana, maka dapat Anda ringkas informasi di atas sebagai berikut (dengan contoh cemilan keripik).

  • Latar belakang: Cemilan keripik pedas yang memiliki tingkatan kepedasan, mempunyai variasi rasa, dan terjangkau.
  • Visi: Menjadi pilihan nomor 1 cemilan di daerah Pare
  • Misi: Meluaskan distribusi cemilan keripik ke desa dan kota terdekat
  • Pemilik: Heri
  • Tujuan: Untuk mendapatkan laba sebesar-besarnya
  • Modal: Di bawah 1 juta
  • Keunggulan produk: Mempunyai rasa yang enak, harga terjangkau, dan kemasan yang menarik
  • Target konsumen: Para remaja, khususnya anak sekolah
  • Target keuntungan: Dua ratus ribu rupiah perhari

Itulah pembahasan mengenai contoh rencana usaha sederhana. Setelah Anda memahami artikel ini, Anda dapat membuat rencana usaha Anda sendiri. Tentunya, rencana ini harus Anda terus modifikasi menyesuaikan zaman dan kebutuhan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *