Rangkuman Pengertian Pramuniaga Hingga Capaian Jenjang Karier

Rangkuman Pengertian Pramuniaga Hingga Capaian Jenjang Karier

Kata pramuniaga tentunya sudah sering didengar bahkan tidak sedikit yang berjumpa dengan si pemilik profesi di toko-toko ritel. Namun, pernahkah terbersit dalam pikiran mengenai pengertian pramuniaga beserta tugas, tanggung jawab, wewenang hingga larangan yang tak boleh dilakukan?

Jika pernah, di bawah ini akan dijabarkan terkait pengertian pramuniaga beserta poin-poin penting yang melengkapi profesi bidang pelayanan tersebut. Siapa tau dengan mengetahui lebih lanjut tentang pramuniaga kedepan menjadi tertarik untuk mencoba peruntungan.

Definisi Pramuniaga

Jika kita lihat dari pembentukan kata, pramu merupakan orang yang melakukan pekerjaan di bidang jasa sementara niaga mempunyai makna perdagangan. Sederhananya pengertian pramuniaga yaitu orang yang memiliki profesi dalam memberikan pelayanan kepada konsumen yang bergerak di bidang dagang. Pekerjaan ini dapat kita temukan pada swalayan atau perusahaan yang menjual berbagai jenis produk.

Profesi pramuniaga siapapun bebas memilih asalkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dari pihak swalayan atau perusahaan. Berbeda dengan sales marketing, pekerjaan yang dilakukan oleh pramuniaga tetap berada dalam gedung (indoor). Untuk dapat mengambil profesi ini harapannya individu yang tertarik mampu berkomunikasi dan bernegosiasi dengan baik serta analitis-kreatif.

Tugas & Tanggung Jawab Pramuniaga

Seperti profesi lainnya, pramuniaga juga memiliki beberapa tugas yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada para konsumen. Agar lebih jelas mengenai tugas-tugas dari pramuniaga sebagai berikut:

1. Melakukan Pendataan Produk-produk

Tugas pertama pramuniaga adalah melakukan pendataan produk yang nantinya kita berada di rak penjualan. Pramuniaga memiliki tuntutan untuk rutin memeriksa persediaan barang dan melaporkan kepada petugas bagian logistik apabila ada kekurangan produk.

2. Mengatur Setiap Produk di Rak Penjualan

Tugas kedua yang harus pramuniaga lakukan yaitu mengemas dan menata setiap produk di rak penjualan untuk dipasarkan. Di sini pramuniaga juga dituntut agar bisa memperhatikan detail posisi barang karena hal ini dapat mempengaruhi penilaian konsumen (menarik atau tidak).

3. Menjaga Area Penjualan Tetap Bersih

Tugas ketiga yang tak kalah penting adalah seorang pramuniaga harus selalu mengecek lingkungan penjualan termasuk rak agar tetap bersih. Terjaganya kebersihan tentu akan membuat para konsumen lebih nyaman saat berbelanja. Artinya kemungkinan produknya jauh lebih besar daripada area yang cenderung kotor.

4. Memahami Kebutuhan Konsumen 

Tugas keempat yaitu pramuniaga harus mampu untuk memahami kebutuhan atau apa yang menjadi keinginan oleh konsumen, (bahasa lainnya lebih peka). Bukan hanya itu, pramuniaga juga harus tanggap apabila melihat pelanggan sedang bingung dengan produk-produk yang tersedia pada rak penjualan. 

5. Memahami Info Seputar Promosi

Tugas kelima pramuniaga selain memahami kebutuhan konsumen yaitu paham akan informasi seputar promosi. Alasannya karena umumnya pelanggan sangat tertarik pada promosi yang sedang ada pada tanggal atau hari itu. 

6. Melayani Konsumen dengan Baik

Tugas keenam ini sangat utama dari seorang pramuniaga, di mana melakukan pelayanan dengan baik kepada para konsumen. Mulai dari memberikan informasi yang tepat, mengarahkan, membantu konsumen apabila kebingungan, mengecek label harga, hingga pelayanan lainnya. Pelayanan yang baik akan mempengaruhi citra unit usaha.

7. Membuat Laporan Penjualan

Tugas terakhir dari seorang pramuniaga yaitu membuat laporan penjualan terkait produk atau hal-hal penting. Di sini pramuniaga tidak boleh asal-asalan dalam menuliskan setiap detail agar mencegah kekeliruan. Karena apabila ada satu saja yang salah maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi masalah di kemudian hari.

Wewenang Pramuniaga

Seorang karyawan yang bekerja di dunia dagang juga memiliki wewenang untuk mendukung setiap pekerjaannya. Mulai dari meminta petunjuk dan nasehat dari rekan yang sudah lebih dahulu bekerja atau kepada atasan. Tujuannya agar saat bekerja nanti, tidak terjadi kesalahan yang berakibat pada kerugian unit usaha.

Selain petunjuk dan nasehat, pramuniaga dapat pula meminta pembaharuan sistem kerja serta meminta fasilitas yang memadai. Alasannya karena fasilitas yang mendukung akan membuat penerapan pekerjaan bisa lebih optimal begitu pun dengan tanggung jawab. Apabila pekerjaan secara maksimal terlaksana maka tidak menutup kemungkinan unit usaha akan berumur panjang. 

Larangan Pramuniaga

Dalam melaksanakan pekerjaannya, pramuniaga memiliki berbagai macam larangan yang penting untuk kita ketahui. Berikut ini beberapa poin terkait apa-apa saja yang menjadi larangan sebagai pramuniaga:

  • Pramuniaga tidak boleh bertengkar dengan para konsumen apapun masalahnya;
  • Pramuniaga dilarang mengobrol dalam waktu yang lama kepada sesama rekan saat bekerja;
  • Selanjutnya pramuniaga tidak boleh membuat konsumen menunggu terlalu lama apabila sedang dibutuhkan;
  • Pramuniaga dilarang melakukan transaksi jual-beli di luar tempat pembayaran yang ditentukan;
  • Pramuniaga tidak boleh menaruh tangan di sisi belakang dari punggung atau saku waktu melakukan pelayanan;
  • Kemudian pramuniaga dilarang menerima panggilan saat berada di kasa terlebih saat ada konsumen;
  • dan pramuniaga tidak boleh berlaku kurang sopan kepada konsumen seperti menguap, bertopang dagu, dll.

Hal Penting bagi Calon Pramuniaga

Setelah mengetahui pengertian pramuniaga beserta tugas dan larangan dalam bekerja akan jauh lebih baik apabila calon memahami hal penting lainnya. Pertama, seorang pramuniaga baik itu pria maupun wanita wajib memiliki wawasan tentang bagaimana memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggan. Termasuk standar kualitas, kebutuhan, dan evaluasi kepuasan.

Kedua, seorang pramuniaga harus memiliki kecakapan dalam berbahasa asing (khususnya Inggris) mulai dari struktur, arti, tata bahasa yang berkaitan dengan transaksi. Alasannya karena bisa saja konsumen yang berkunjung ke unit usaha bukan berasal dari negara domisili sehingga akan sulit apabila kurang mampu berkomunikasi. 

Ketiga, seorang pramuniaga memiliki tuntutan untuk mengetahui lebih terkait cara dalam melakukan pendekatan kepada konsumen. Mulai dari menawarkan produk, demonstrasi, strategi marketing, dan mengatur penjualan. Keempat, pramuniaga harus selalu fokus terhadap para pelanggan yang datang ke unit usaha.

Kelima, pramuniaga harus mampu memanajemen waktu individu sebab pola yang ada di setiap unit usaha berbeda-beda. Di mana toko ritel biasanya memakan waktu kerja lebih lama yaitu pagi sampai malam hari. Selain itu, ada juga yang memiliki aturan tetap bekerja saat hari libur atau weekend karena banyak pelanggan berbelanja.

Jenjang Karir Seorang Pramuniaga

Tentu dalam hidup seseorang terlebih yang fokus terhadap kemajuan pekerjaan, jenjang karir sangatlah perlu. Seorang pramuniaga sendiri adalah penggerak utama dalam pencapaian target penjualan produk, dengan inilah posisi lebih tinggi cukup terbuka. Namun, patut kita ingat bahwa untuk mencapai posisi tersebut harus kita barengi pemenuhan kualifikasi unit usaha.

Jenjang karir yang bisa seorang pramuniaga dapatkan yaitu merchandiser (pengatur strategi penjualan), asisten kepala unit (koordinator), kepala unit, dan supervisor. Ini artinya pramuniaga tidak hanya terus menjadi karyawan unit usaha atau perusahaan ritel. Ketekunan yang diikuti kegigihan dapat membawa karier yang semakin sukses kedepannya.

Demikian rangkuman tentang profesi karyawan dagang termasuk pengertian pramuniaga sampai dengan jenjang karirnya. Jadilah pramuniaga yang memberikan pelayanan se-maksimal mungkin kepada para konsumen demi kemajuan unit usaha tempat bekerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.