Wirausaha Pemula Dan Cara Mendirikan Usaha Yang Benar

Wirausaha Pemula Dan Cara Mendirikan Usaha Yang Benar

Apakah Anda wirausaha pemula dan sedang mencari bagaimana cara mendirikan usaha? maka artikel ini adalah pilihan tepat untuk Anda.

Tentunya menjadi seorang wirausahawan bukanlah sesuatu yang mudah. Anda tidak boleh asal mendirikan usaha tanpa memiliki persiapan yang matang. Jika Anda melakukan hal tersebut tanpa adanya persiapan yang matang, tentunya Anda harus siap menerima kegagalan. Dan hal itu akan banyak memakan waktu dan modal Anda.

Baiklah tanpa panjang lebar, kami akan memberitahukan Anda bagaimana cara seorang wirausaha pemula mendirikan usaha dengan baik dan efektif. Namun, sebelum itu pahami dulu apa wirausaha dan apakah Anda cocok menjadi seorang wirausaha?

Persiapan Seorang Wirausaha Pemula

Persiapan Seorang Wirausaha Pemula dalam wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha

Wirausaha adalah kegiatan seseorang yang melakukan pengembangan produk atau jasa kemudian menawarkannya kepada konsumen untuk mendapatkan profit sebesar-besarnya.

seorang wirausaha wajib memiliki visi dan misi yang dapat mendeskripsikan tujuan dari usaha yang ia kembangkan. Pertanyaannya, Apakah yakin cocok menjadi seorang wirausahawan ?

Menjadi wirausahan membutuhkan mental yang kuat, kemampuan menganalisa, modal yang cukup, dan koneksi yang kuat.

1. Mental Baja

Seorang wirausaha haruslah bermental baja. Jika Anda memiliki mental yang lemah dan bukan seseorang yang suka bekerja hingga larut malam. Mungkin Anda tidak cocok untuk menjadi seorang wirausaha.

Jika Anda sering melihat orang-orang sukses, mereka memiliki banyak waktu luang dan uang.Bukan berarti itu adalah patokan Anda menjadi seorang wirausaha saat ini. Karena pastinya mereka mengalami hal yang pahit, proses yang panjang, dan rintangan sebelum mencapai titik mereka saat ini.

Sehingga jika Anda adalah orang yang beranggapan jika melakukan wirausaha akan dengan mudah dan cepat mendapatkan uang. Maka Anda tidak cocok menjadi seorang wirausaha. Anda harus siap bekerja 24 jam sehari hingga Anda mencapai titik sukses Anda.

Anda harus siap mendapatkan penolakan dari konsumen, Anda harus siap lelah untuk berpikir, dan Anda pun harus siap untuk lelah mendapatkan hasil yang amat pas-pasan. Tentunya semua ini adalah suatu proses sebelum Anda menemukan titik kesuksesan Anda.

Terlebih kita tidak dapat mengetahui seberapa cepat kita akan menuju titik kesuksesan dan berapa lama kita dalam kondisi yang sulit dalam usaha. Oleh sebab itu, jika Anda ingin menjadi seorang wirausahawan, maka Anda harus memiliki mental baja.

2. Kemampuan Analisa

Menjadi seorang wirausahawan, Anda harus dapat menemukan peluang-peluang dan juga solusi-solusi dari berbagai masalah konsumen. Ketika Anda menjual suatu barang, secara filosofi Anda tidak menjual fisik barang tersebut. Yang Anda jual adalah manfaat atau solusi terhadap masalah konsumen.

Oleh sebab itu, seorang wirausaha harus bisa menganalisa situasi, menganalisa produk, dan menganalisa keinginan konsumen.

Anda harus coba untuk berpikir sistematis, terstruktur, terbiasa menggunakan data, kritis dalam pengambilan keputusan, dan Anda berani untuk mengambil resiko berdasarkan data yang ada.

Kami bilang untuk mengambil resiko berdasarkan data. Tidak secara sembarangan. Karena banyak orang yang menyarankan jika menjadi seorang wirausahawan harus berani mengambil resiko tanpa memberitahukan kepada para wirausaha pemula untuk memperhatikan data lapangan.

Anda pun harus bisa menganalisa apakah resiko yang Anda ambil dapat Anda tanggulangi dengan kemampuan Anda saat ini. Tentunya bukan berdasarkan perasaan namun berdasarkan data fakta lapangan.

3. Modal

Selanjutnya dalam artikel wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha. Anda harus mempersiapkan modal. Usaha tanpa modal tidak akan berjalan dengan baik. Bukan berarti produk yang Anda jual itu membutuhkan biaya produksi.

Tidak semuanya membutuhkan biaya produksi, contohnya seperti produk jasa. Tetapi dalam mendistribusikan layanan tersebut Anda akan membutuhkan biaya. 

Untuk membuat artikel saya tidak membutuhkan modal, tetapi dalam pendistribusian jasa tersebut tentunya saya membutuhkan biaya.

Jika Anda cermati, ternyata saya membutuhkan modal untuk mempunyai komputer, modal dari listrik, modal dari kuota internet, dan juga promosi untuk membuat orang tertarik membeli artikel yang saya buat.

Walaupun jika Anda memang menawarkan jasa, maka modal yang dibutuhkan dapat berkurang. Tetapi tetap ada. Oleh sebab itu, apapun usahanya Anda memerlukan modal untuk tetap berjalan.

Nah, jika Anda saat ini adalah seorang karyawan maka kumpulkanlah modal yang cukup sebelum Anda terjun 100% ke dunia wirausaha. Tetapi bukan berarti Anda terus mengumpulkan uang modal ditempat pekerjaan Anda. Ketika modal yang Anda kumpulkan dirasa cukup, Anda harus keluar dan mengurusi usaha Anda 100%. Karena ketika Anda tidak bisa mendedikasikan 100% kepada usaha Anda, usaha yang Anda kelola akan lama atau tidak bertumbuh sama sekali.

Dan mungkin tidak akan pernah bisa melebihi penghasilan dari pekerjaanmu. Oleh sebab itu, Anda harus dapat memilih menjadi wirausaha sepenuhnya atau menjadi tetap mempertahankan status pegawai Anda.

4. Koneksi

Seorang wirausahawan harus mempunyai banyak koneksi, artinya Anda harus mempunyai banyak teman yang dapat membeli produk Anda dan merekomendasikan produk Anda. Tentunya semakin banyak koneksi yang Anda punya dan berkualitas, maka semakin mudah untuk Anda mendistribusikan produk yang Anda tawarkan.

Seorang wirausahawan pemula, jika ia tidak mempunyai koneksi maka perlu mengumpulkan koneksi dari sekarang. Baik ketika dia berjualan atau sebelum dia berjualan, karena hal ini akan sangat bermanfaat untuk bisnis dan produknya.

Misalnya, ketika Anda menjual produk dalam kemasan dan membutuhkan beberapa bahan baku untuk membuatnya. Anda bisa mengecek apakah kolega Anda dapat mengsuplai bahan baku tersebut. Jika ada, maka Anda akan lebih mudah bernegosiasi, lebih mudah mendapatkan harga dibawah pasaran, dan Anda pun akan mendapatkan pelayanan yang prioritas. Selain itu, kolega tersebut pun dapat memberikan Anda saran terkait produk Anda.

Dan hal ini berlaku sebaliknya jika Anda tidak memiliki sama sekali koneksi berkualitas. Anda jua dapat membaca artikel Pengertian dan Sifat Seorang Wirausaha Sukses yang Harus Dimiliki.

Anda sudah mengetahui hal apa saja yang perlu Anda persiapkan sebelum terjun ke dunia wirausaha. Maka, Anda sudah siap untuk mendirikan usaha Anda sendiri. Inilah artikel inti mengenai wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha. Simak baik-baik ya !

Wirausaha Pemula Dan Cara Mendirikan Usaha

wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha

1. Analisa Peluang Pasar

Yang pertama adalah analisa peluang. Sebelum Anda menjual suatu produk, Anda perlu menganalisa peluang apa yang dapat Anda tawarkan kepada para konsumen untuk menyelesaikan masalahnya.

Hal ini tentunya memiliki cakupan yang sangat luas. Anda dapat mempersempit pandangan tersebut dengan memikirkan dimana tempat Anda akan berjualan atau bagaimana cara Anda nantinya akan berjualan.

Misalnya Anda sudah berniat untuk menjual produk makanan/minuman di dekat rumah Anda. Anda perlu melihat di tempat tinggal Anda, produk apa yang banyak peminatnya namun masih sedikit pesaingnya. contohnya

Ketika Anda melihat banyak orang yang menjual sayuran, ayam, dan telur. Namun, Anda tidak melihat seorang pun yang menjual beras maka Anda dapat membuka usaha beras. Atau ketika Anda melihat banyak sekali orang yang menjual makanan seperti kebab, ayam goreng, dimsum, dan banyak makanan lainnya. Kemudian Anda tidak melihat orang yang menjual minuman kekinian, maka Anda dapat membuka usaha minuman kekinian.

Atau contoh lainnya, Anda melihat di daerah Anda tinggal banyak orang yang kesulitan untuk mencari tempat cukur rambut. Anda dapat membuka tempat cukur rambut.

Intinya seorang wirausaha harus dapat mencari peluang berdasarkan data di lapangan. Kemudian karena adanya data tersebut, wirausahawan berani ambil resiko untuk mendirikan usahanya. Tapi tahan dulu pada proses ini, lanjut pada tahap kedua untuk memperkuat pendirian usaha Anda.

2. Analisa Target Pasar

Tahapan kedua dari wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha, yaitu analisa target pasar. Anda saat ini sudah mengetahui peluang pasar yang ada, maka selanjutnya Anda harus memikirkan konsumen tipe apa yang akan membeli produk Anda. Misalnya, Anda ingin memasuki usaha minuman kekinian.

Mengapa Anda perlu menentukan target pasar ? hal tersebut agar Anda dapat menyesuaikan produk yang Anda jual dan juga cara promosinya. Contohnya, jika Anda menargetkan orang tua untuk usaha minuman Anda, maka minuman hangat akan menjadi salah satu favorit mereka. Seperti minuman dari jahe.

Tetapi jika Anda menargetkan anak muda, maka minuman seperti boba, minuman coklat, minuman rasa Green Tea dan lainnya akan menjadi favorit mereka. Oleh sebab itu, Anda perlu menargetkan siapakah konsumen yang akan membeli produk yang Anda tawarkan.

Anda dapat menggunakan ilmu segmentasi yaitu bagaimana cara Anda untuk mengelompokkan beberapa konsumen yang bisa berdasarkan wilayahnya, kondisi geografisnya, bagaimana perilaku pembeliannya, berdasarkan usianya, dan banyak hal lainnya.

Ketika Anda sudah membagi beberapa tipe kelompok konsumen, Anda dapat menargetkan (targeting) 1 kelompok yang akan Anda layani. Terakhir, pikirkanlah pesan yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen dan apa yang Anda harapkan dari konsumen ketika memikirkan produk Anda. (positioning)

Contohnya, ketika Anda ingin menjual minuman kekinian. Ada beberapa kelompok yang dapat Anda pilih, yaitu remaja sekolah umur 15-17 tahun, dewasa awal umur 18-20 tahun, dan dewasa 21+.

Anda memilih kelompok remaja sekolah umur 15-17 tahun karena lokasi Anda berjualan banyak di lalui oleh para remaja sekolah. Kemudian Anda mengetahui tren di kalangan remaja saat ini adalah sesuatu hal yang berbau romantis dan Anda mengharapkan para remaja tersebut memikirkan bahwa produk yang Anda jual memberikan kesan romantis.

Anda dapat memberikan pesan yang romantis pada kemasan atau pada judul produk, agar para remaja tertarik untuk membeli produk yang Anda jual.

3. Analisa Produk

Tahapan ke-3 adalah proses analisa produk. Ketika Anda sudah mengetahui target pasar Anda, maka Anda perlu membuat produk yang sesuai dan memastikan produk tersebut layak dipasarkan.

Selain itu, Anda harus mengecek kekuatan dari produk, kekurangan dari produk, bagaimana kesempatan produk Anda untuk berkembang, dan apa saja ancaman yang dapat menghancurkan bisnis Anda atau produk Anda.

Untuk mempermudah proses ini, Anda dapat menganalisa dengan menggunakan teknik SWOT.

4. Analisa Pesaing

Selanjutnya dalam artikel wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha adalah Anda perlu menganalisa pesaing produk sejenis. Tentunya, ketika Anda mendirikan usaha akan selalu ada pesaing yang muncul.

Di dunia ini tidak ada satu pun produk yang tidak memiliki pesaing. Bahkan mobil listrik Tesla, mobil terbang, baterai nuklir, dan pom bensin sekali pun masih memiliki pesaing.

Bagaimana analisa pesaing ini? dan apa saja yang perlu Anda cek ? Anda dapat melakukan analisa SWOT yaitu kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman.

Ketika Anda mengetahui data-data tersebut. Anda dapat mengetahui apakah produk Anda dapat mengungguli mereka. Karena potensi mereka untuk mencuri konsumen Anda sangatlah besar.

Contohnya pada minuman kekinian di atas, Anda dapat membandingkan dari harga pesaing dan produk Anda. Karena ketika Anda menjual produk ke para remaja, tentunya mereka tidak mempunyai kocek yang besar seperti para pria dewasa. Oleh sebab itu, harga akan menjadi salah satu poin yang cukup kritis.

Jika Anda menargetkan remaja maka sebisa mungkin Anda mempunyai harga yang sama ataupun di bawah mereka. Kemudian, bandingkanlah rasa dan varian. Jika produk Anda memiliki rasa yang lebih enak dan varian yang lebih banyak daripada kompetitor tentunya hal itu menjadi nilai lebih untuk Anda.

Bahkan jika Anda memiliki harga yang lebih mahal, namun tidak signifikan dan masih terjangkau remaja. Tentunya para remaja tersebut akan tetap memilih Anda.

Kemudian untuk mendongkrak nilai lebih dari pesaing, Anda dapat memunculkan brand image dengan menambahkan tagline pada usaha Anda seperti minuman romantis para remaja.

Remaja saat ini, tentunya paham mengenai apa itu merek atau brand. Sehingga mereka pun mempunyai gengsi untuk memilih produk Anda. Oleh sebab itu, Anda harus menunjukkan merek Anda memiliki nilai lebih dan juga menarik dimata konsumen. Anda harus menciptakan image tersendiri untuk produk yang Anda jual.

5. Anggaran

anggaran wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha

Setelah Anda telah melakukan berbagai analisa, saatnya Anda menghitung anggaran yang Anda butuhkan. Misalnya ketika Anda akan membuat minuman kekinian, maka Anda membutuhkan gerobak/ tempat jualan, alat-alat membuat minuman tersebut, atau pun bahan bakunya.

Anda perlu merincikan kebutuhan modal Anda dengan detail. Jangan lupa untuk menambahkan anggaran promosi produk.

Jangan langsung mendirikan usaha tanpa menghitung anggaran secara rinci, karena akan sangat beresiko jika Anda mendirikan usaha setengah-setengah. Misalnya, Anda tidak mempunyai alokasi dana untuk promosi. Hal itu akan berefek buruk pada pertumbuhan usaha Anda.

Oleh sebab itu, buatlah anggaran usaha. Kemudian, dirikanlah usaha impian Anda.

6. Promosi Produk

Saat ini Anda sudah mendirikan usaha Anda. Kemudian yang perlu Anda lakukan adalah bagaimana cara target konsumen Anda mengetahui bahwa Anda menjual produk tersebut. Cara yang paling tepat adalah Anda melakukan promosi seperti memasang banner ataupun melakukan promo khusus seperti promo pembukaan diskon 50%.

Pada tahap ini yang Anda fokuskan bukanlah untuk mencari untung. Tetapi bagaimana konsumen mengetahui manfaat dari produk yang Anda tawarkan. Jika mereka tidak mengetahui kelebihan dari produk Anda daripada pesaing, maka Anda akan kesulitan untuk menjual produk tersebut. Tetapi berbeda jika mereka sudah mengetahui produk Anda dan menilai bahwa produk Anda lebih baik dari pesaing.

Kemungkinan mereka akan membeli kembali dan peluang mereka merekomendasikan ke teman-temannya akan sangat besar. Oleh sebab itu, tugas Anda adalah menarik konsumen untuk mau mencoba produk yang Anda tawarkan. Jika Anda mengalami kegagalan usaha ? maka Anda dapat mengatasinya dengan Cara Mengatasi Kegagalan Dalam Berwirausaha Dengan Cepat.

Itulah akhir dari artikel kami mengenai wirausaha pemula dan cara mendirikan usaha. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para wirausahawan pemula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *