Gaji Analis Kesehatan dan Prospek Karirnya

Apakah Anda mengetahui bahwa gaji analis kesehatan termasuk tinggi di Indonesia? Analis kesehatan itu sendiri merupakan pekerjaan yang bertugas mengumpulkan dan menyiapkan sampel. Maksud dari sampel ini bisa berupa apa saja tergantung kebutuhan dokter, misalnya darah, tubuh, atau jaringan.

Mengenal Pekerjaan dan Gaji Analis Kesehatan

Analis kesehatan berbeda dengan profesi dokter, apoteker, atau suster pada umumnya. Pekerjaan ini memiliki tugas khusus yaitu melakukan pengumpulan dan pemeriksaan terhadap sampel. Sampel ini dapat merujuk ke berbagai hal, misal seperti DNA manusia, darah, jaringan otot, atau yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Mengenal Pekerjaan dan Gaji Analis Kesehatan

Gaji seorang analis kesehatan tentunya tinggi karena bidang pekerjaannya pun terbilang berat. Data mengatakan bahwa pada 2023 ini gaji pada profesi analis kesehatan sekitar 2.5 juta hingga 8 juta per bulan. Pendapatan ini bisa terlihat besar apabila di hitung dengan tambahan tunjangan.

Profesi analis kesehatan juga mendapatkan biaya tunjangan sebagaimana pada profesi medis lainnya. Tunjangan itu meliputi uang intensif atau lembur, tunjangan kesehatan, dan berbagai pilihan tunjangan lain. Namun biasanya tunjangan ini hanya akan berlaku di pekerja PNS.

Tugas Pekerjaan Gaji Analis Kesehatan

Ketika sudah mengetahui gaji seorang analis kesehatan di atas maka kini waktunya memahami berbagai tugas kerja. Ingatlah bahwa pendapatan sebanding lurus dengan tugas atau beban kerja. Artinya semakin besar gaji maka semakin berat pula tugasnya, seperti uraian berikut.

Baca juga : Gaji Detektif

Tugas Pekerjaan Gaji Analis Kesehatan

1. Hematologi

Hematologi merupakan cabang ilmu biologi yang di dalamnya fokus membahas atau mempelajari tentang darah dan organ pembentuk darah. Artinya seorang analis kesehatan perlu mengumpulkan dan memeriksa sampel darah dari pasien atau sesuai permintaan dokter.

Adapun pemeriksaannya meliputi apakah darah itu memiliki kelainan, perubahan, atau reaksi terhadap zat tertentu. Tes darah ini biasa di lakukan untuk berbagai jenis penyakit, misalnya seperti kencing manis, gagal ginjal, kanker, dan lain sebagainya. Berdasarkan tugas ini maka seorang analis keseatan tidak boleh fobia darah.

2. Imunoserologi

Imunoserologi adalah suatu proses pemeriksaan darah yang tujuannya untuk mendeteksi penyakit. Selain itu pemeriksaan ini juga bertujuan untuk memperkirakan status imun serta pemantauan respon pasca vaksinasi. Biasanya tes imunologi dilakukan ketika terjadi wabah massal atau menjangkit individu.

Sama seperti poin sebelumnya, tugas ini berkaitan erat dengan darah sehingga analis kesehatan tidak boleh fobia darah. Selain itu mereka juga harus jeli melihat hasil uji coba, apakah terdapat kejanggalan atau tidak. Di sisi lain juga harus menggunakan sistem APD yang ketat, khawatir terpapar penyakit yang ada.

3. Mikrobiologi

Mikrobiologi merupakan suatu cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang mikroorganisme. Mikroorganisme ini mencakup semua makhluk hidup yang sangat kecil sehingga cara melihatnya hanya bisa melalui mikroskop. Misalnya seperti bakteri, fungi, alga mikroskopis, protozoa, dan lainnya.

Peran mikrobiologi dalam pengobatan aau dunia medis manusia ini sangat banyak. Ada yang bisa menimbulkan penyakit, ada juga yang bisa menjadi metode pengobatan baru. Maka dari itulah analis kesehatan berperan untuk mengetahui segala hal mengenai mikrobiologi ini.

4. Toksikologi

Toksikologi berasal dari kata inti toxic yang berarti racun, artinya tugas satu ini adalah mempelajari dan menemukan racun. Seorang analis kesehatan perlu meneliti setiap darah atau sampel yang dokter berikan, apakah terdapat racun di dalamnya atau tidak.

Melihat beratnya tugas ini maka seorang analis kesehatan sudah pasti harus mengetahui segala bentuk racun yang ada di dunia dan tubuh manusia. Racun itu sendiri bisa berasal dari bahan kimia, atau perpaduan zat alami yang salah hingga berubah menjadi racun.

5. Kimia Makanan

Tugas kimia makanan ini berarti analis kesehatan harus mengetahui berbagai proses kimia dan interaksinya terhadap makanan. Unsur makanan itu sendiri terbagi menjadi bahan pangan biologis dan nonbiologis. Tujuannya ialah untuk menghindari terciptanya racun ketika makanan bergabung dengan bahan kimia.

Tidak hanya itu, analis kesehatan juga perlu memikirkan berbagai enzim yang ada di tubuh manusia. Apakah makanan dengan bahan kimia ini akan bereaksi buruk ketika bertemu dengan enzim alami di dalam tubuh manusia? Jadi pada akhirnya jangan sampai orang yang memakan makanan itu menjadi sakit atau bahkan teracuni.

6. Kimia Air

Sama seperti poin sebelumnya, tugas kali ini adalah bertanggung jawab atas bahan kimia yang tersedia di alam air. Maksudnya seorang analis kesehatan perlu mengambil sampel dan memeriksa air, apakah di dalamnya terdapat bahan kimia atau tidak. Jika pun ada, apakah iu berbahaya bagi tubuh atau tidak.

Biasanya ini tugas ini akan ada pada kasus kesehatan yang melibatkan air. Misalnya seperti seorang wanita yang tiba tiba meninggal setelah minum segelas air putih. Mungkin bagi orang awam itu merupakan hal aneh, namun bagi analis kesehatan ini adalah sebuah kemungkinan bahwa di dalamnya terdapat zat berbahaya.

7. Patologi Anatomi

Gaji analis kesehatan juga meliputi pekerjaan atau tugas sebagai patologi anatomi. Ini merupakan cabang ilmu dari kedokteran yang mempelajari diagnosis penyakit melalui pemeriksaan spesimen cairan, sel, atau jaringan dan organ. Biasanya ilmu ini akan berfungsi untuk mendiagnosis penyakit tumor.

Selain itu patologi anatomi juga di butuhkan ketika dokter menginginkan eksplorasi penyakit lebih lanjut. Tentu tujuannya untuk menemukan cara rekomendasi guna menyembuhkan penyakit itu. Metode tes patologi anatomi ini bisa berbeda-beda tergantung jenis penyakitnya, misal melalui tes darah, urin, dan lainnya.

8. Biologi Molekuler

Biologi molekuler adalah pembelajaran mengenai dasar-dasar molekuler. Dasar – dasar ini meliputi proses replikasi, transkripsi, dan terjemahan materi genetik. Secara lebih singkat, biologi molekuler ini merupakan ilmu yang mempelajari tentang kehidupan dalam skala molekul. 

Tugas biologi molekuler dalam ranah gaji analis kesehatan ini adalah mendeteksi adanya kehidupan yang berpotensi berdampak buruk pada organ, sel, sistem organ, atau individu itu sendiri. Jadi bisa dikatakan bahwa ini merupakan cara dini untuk mendeteksi penyakit di tubuh manusia.

Peran Analis Kesehatan di Dunia Medis

Sebelumnya sudah membahas tentang tugas analis kesehatan, kini perlu mengetahui tentang perannya. Analis kesehatan memiliki banyak peran dalam pekerjaan mereka yaitu sebagai pelaksana teknik operasional, peneliti, dan penyuluh. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai peran analis kesehatan.

Peran Analis

1. Peneliti

Seorang analis kesehatan bisa menjadi peneliti di dunia medis. Tugasnya ialah meneliti setiap potensi penyakit atau penyakit yang berasal dari banyak hal. Misalnya dari mikroorganisme, darah, penyakit, atau bahan kimia lainnya. Hasil penelitian bisa berbentuk dokumen deskriptif, obat, penawar dan lain sebagainya.

Apabila hasil penelitian berbentuk non dokumen dan dapat membantu dunia kedokteran atau kesehatan maka Anda dapat mendaftarkan hak paten. Hak paten inilah yang kemudian menjadi keuntungan atau pendapatan di masa mendatang. 

2. Membantu Identifikasi Penyakit

Gaji analis kesehatan juga akan berperan untuk membantu dokter mengidentifikasi jenis penyakit. Tentunya proses identifikasi ini melalui berbagai langkah perawatan yang tepat dan berdasarkan prosedur kesehatan. Namun untuk bisa bekerja bersama dokter, analis kesehatan perlu sertifikasi ahli.

Sertifikasi atau kualifikasi ini datang dari bidang teknologi Laboratorium Medis. Pengambilan sertifikasi bisa langsung melalui organisasi yang berwenang di bidangnya. Bukti kualifikasi ini akan menjadikan keahlian Anda lebih terpercaya dan bisa menarik minat banyak dokter untuk bekerja sama.

3. Penyuluh Laboratorium Kesehatan

Peran lainnya yang bisa analis kesehatan jalani ialah sebagai penyuluh laboratorium kesehatan. Tugasnya ialah menjalani sistem operasional klinik, mulai dari tata alat, pemeriksaan pasien, dan identifikasi penyakit. Penyuluh laboratorium kesehatan bisa bekerja di mana saja selagi tersedia laboratorium.

Artinya seorang analis kesehatan yang ingin menjadi penyuluh lab kesehatan bisa bekerja di rumah sakit, puskesmas, atau lab kesehatan pribadi. Namun jangan lupa untuk memiliki izin praktek lebih dulu jika memang ingin membuka laboratorium pribadi.

4. Promosi Kesehatan Laboratorium

Fungsi utama dari kesehatan laboratorium adalah untuk melakukan analisis dan pengujian dalam bidang promosi kesehatan. Peran ini bertugas untuk mempelajari berbagai cara mengenai peningkatan kesadaran dan pemahaman masyarakat perihal kesehatan.

Tentunya agenda penyuluhan ini juga lengkap dengan cara-cara sederhana dan rekomendasi untuk mencegah penyakit. Harapannya masyarakat jadi lebih mandiri untuk melakukan penolongan pertama sebelum di bawa ke pusat medis. Apabila penyuluhan ini berhasil maka angka kesehatan di masyarakat pun meningkat.

Prospek Kerja Gaji Analis Kesehatan

Bekerja di bidang gaji analis kesehatan tidak hanya selamanya membantu dokter untuk mengidentifikasi penyakit. Ada beberapa pilihan atau prospek karir yang mungkin akan Anda sukai. Misalnya seperti teknisi laboratorium kimia, teknisi alat kesehatan, dan ahli patologi.

Prospek

1. Teknisi Laboratorium Klinis

Seorang teknisi laboratorium klinis memiliki tugas utama memeriksa suatu penyakit. Tentunya hasil harus lebih akurat dari diagnosis awal dokter sehingga bisa menentukan metode penyembuhan yang tepat. Objek penelitian bisa dari mana saja, seperti darah, feses, sel, atau sampel lainnya.

Gaji seorang teknisi laboratorium klinis ini sekitar 3 juta – 6 juta per bulan, cukup besar ya. Indonesia juga sudah memiliki jenjang pendidikan yang bagus untuk profesi ini yaitu D3 dan D4. Kedua jenjang ini memiliki fokus pembelajaran secara praktek sebagaimana yang akan terjadi pada dunia kerja mereka.

2. Teknisi Alat Kesehatan

Selain teknisi laboratorium klinis, ada juga karir teknisi alat kesehatan. Sebagaimana yang Anda ketahui, alat kesehatan itu sendiri ada banyak dan hampir sebagian besar memiliki cara penggunaan yang rumit. Bahkan ada beberapa alat yang membutuhkan keahlian khusus, bila tidak bisa menjadi bahaya.

Itulah tugas seorang teknisi alat kesehatan, mengoperasikan segala alat atau mesin kesehatan di bawah perintah dokter. Misalnya seperti ventilator, peralatan dialisis atau cuci darah, mesin bypass, dan masih banyak lagi. Selama proses penggunaan, teknisi harus siap siaga mengambil peran penting di dalamnya.

3. Ahli Patologi

Ahli patologi adalah profesi dimana tugas utamanya adalah bertanggung jawab dalam pemeriksaan perubahan jaringan. Perubahan ini meliputi dara, cairan tubuh, feses, dan lain sebagainya yang diberikan oleh dokter sebagai sampel.

Tujuan utamanya tentu untuk mendiagnosis penyakit atau penyakit yang ada di dalam sampel. Kemudian ia bekerja sama dengan dokter untuk menemukan metode pengobatan rekomendasi untuk pasien. Gaji seorang analis kesehatan patologi juga terbilang besar, mulai dari 3 – 6 juta per bulan.

Demikian tentang gaji analis kesehatan yang mungkin belum banyak orang yang mengetahuinya. Semoga dapat menjadi informasi bermanfaat atau sebagai tambahan pertimbangan karir.