Gaji Baby Sitter dan Tugas Kerjanya

Tahukah Anda bahwa ternyata gaji baby sitter bisa sama dengan kerja kantoran selama 1 bulan? Banyak yang tidak mengetahui hal ini sehingga sebagian besar masyarakat pun mencemooh pekerjaan satu itu. Padahal bila sudah berpengalaman bisa memiliki pendapatan lebih tinggi lagi.

Mengenal Pekerjaan Gaji Baby Sitter dan Job Descnya

Mengenal Pekerjaan Gaji Baby Sitter dan Job Descnya

Bacaan Lainnya

Baby sitter adalah orang yang bertugas merawat anak kecil, terutama bayi hingga usia balita. Pekerjaan merawat bayi ini juga termasuk memberikan makan, menjaga dan mengajaknya bermain, serta mengganti popok. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai berbagai job desc untuk babysitter.

Baca juga : Gaji Lulusan Sastra Indonesia

1. Memandikan dan Membersihkan Bayi

Seorang baby sitter sudah pasti bertugas memandikan dan membersihkan bayi. Membersihkan bayi itu sendiri juga termasuk menggantikannya popok dan menjaganya tetap nyaman. Berdasarkan hal ini maka pengasuh atau baby sitter harus mengetahui cara untuk memandikan bayi.

Bayi itu sendiri memiliki tahapan pertumbuhan yang cepat, setiap pertumbuhannya pun bisa saja memiliki cara mandi yang berbeda. Misalnya pada bayi baru lahir, tidak boleh langsung masuk ke dalam bak air dingin. Ada juga peraturan permandian bayi lainya yang baby sitter perlu ketahui secara ahli.

2. Membersihkan Kamar Bayi

Tugas lain dari seorang baby sitter adalah membersihkan kamar bayi sebagaimana kamar sendiri. Biasanya di dalam kamar bayi tersedia tempat tidur dan tempat mengganti popok. Kemudian ada pula sudut khusus bermain atau melatih berbagai kemampuan bayi.

Baby sitter harus membersihkan dan menjaga kamar batu agar tetap rapi. Kebersihan itu sendiri juga akan berpengaruh untuk kesehatan bayi. Terlebih lagi jika mengingat bayi memiliki kondisi imun tubuh yang masih rentan. Maka jangan sampai terdapat kotoran debu yang menumpuk atau ruangan terlalu lembab.

3. Mengajaknya Bermain

Bayi juga membutuhkan hiburan dan baby sitter harus menyediakannya. Hiburan untuk bayi itu sendiri bukan berarti bisa Anda berikan tontonan. Ada beberapa permainan bayi yang tidak hanya menghibur namun juga bisa untuk melatih kemampuannya. Misal seperti mengajaknya berbicara atau memainkan cengkraman tangannya,

Mengetahui tugas satu ini maka pengasuh bayi juga harus menjadi orang yang kreatif. Baby sitter perlu andai dalam mencari permainan yang bagus untuk bayi. Tidak hanya menghibur namun juga membuatnya menjadi pintar. Melalui hal itu maka bayi juga akan tumbuh lebih pintar daripada anak seusianya yang lain.

4. Merawat dan Menjaga

Merawat dan menjaga sudah pasti menjadi tugas seorang baby sitter yang utama. Bayi memiliki jam tidur dan aktivitasnya sendiri. Baby sitter harus memastikan ia memiliki pola hidup yang baik dan tidak terbalik. Selain itu juga harus mendampingi bayi, baik saat tidur maupun beraktifitas.

Perlu diketahui bahwa bayi itu memiliki tummy time atau waktu tengkurap. Inilah fungsi baby sitter menunggu bayi yang sedang tidur atau bangun. Anda perlu membalikkan badan bayi menjadi tengkurap guna melatih otot perut. Selain itu tummy time ini juga memancing bayi untuk merangkak.

5. Menentukan dan Melakukan Pola Asuh yang Baik

Sedari kecil, seorang bayi harus mendapatkan pola asuh yang baik sehingga akan tumbuh dengan baik pula. Pola asuh bayi ini meliputi banyak hal, mulai dari makanan, waktu makan, jam tidur, asupan hiburan, dan banyak hal lainnya. Selain itu pengasuh juga harus ketat setiap kali berbicara dan di beraktifitas di depan bayi.

Pasalnya bayi akan dengan mudah menyerap apa yang ia lihat kemudian mempraktekannya. Maka dari itu jika ingin menerapkan pola asuh yang baik maka baby sitter pun perlu fokus selama jam kerjanya. Hal ini pun berarti seorang pengasuh bayi tidak boleh atau harus meminimalisir hal-hal yang buruk sebagai konsumsi bayi.

6. Mengajarkan Etika dan Sopan Santun Dasar

Sebelumnya penulis telah menyampaikan bahwa bayi mudah sekali melihat dan meniru apa yang orang lain lakukan. Artinya perkembangan otak baik sedang dalam masa terbaiknya sehingga orang tua atau pengasuh perlu mengajarkan etika serta sopan santun dasar. 

Adapun contoh ajaran yang bisa baby sitter lakukan ialah dengan menyampaikan berbagai kata-kata sopan. Misalnya seperti salam setiap kali bertemu, memberikan afirmasi positif, dan lain sebagainya. Tujuan dari poin tugas ini adalah untuk menstimulasi otak anak mengenai sopan santun serta etika. bn

7. Mengajarkan Berbagai Hal Baik

Otak dan diri seorang bayii serpa dengan flashdisk baru, artinya kualitas isi file di dalamnya ditentukan langsung oleh pengasuh. Apabila menginginkan hal baik, maka ia juga harus  mengajarkan atau memberikan hal baik. Maka dari itu tidak jarang orang tua yang sangat selektif dalam memilih baby sitter untuk bayi mereka.

Berdasarkan hal inilah seorang baby sitter juga harus mengetahui cara mengajarkan berbagai hal baik pada bayi. Misalnya seperti mengajarkan rasa bersyukur secara sederhana atas ASI atau makanan yang sudah ia dapatkan. Selain itu ajarkan pula cara memperlakukan orang lain dengan baik dan sopan.

8. Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Kesehatan Bayi

Bayi memiliki masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat. Baby sitter harus menyadari, memantau, dan menjaga tumbuh serta perkembangan kesehatan bayi. Terlebih lagi imun bayi yang belum terbentuk secara sempurna sehingga bisa lebih rentan.

Apabila bayi menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang menurun, bahkan hal kecil sekalipun, baiknya langsung informasikan pada orang tua. Selain itu, baby sitter juga harus mengetahui berbagai cara terbaik penanganan pertama untuk segala jenis penyakit bayi. 

Gaji Baby Sitter di Indonesia dan Luar Negeri

Standar bekerja di Indonesia tentu berbeda dengan luar negri, demikian pula dengan standar gajinya. Untuk Indonesia sendiri biasanya berkisar 2.5 juta – 3 juta per bulan. Nominal ini bisa bertambah apabila mendapatkan atasan yang baik serta peningkatan kemampuan atau pengalaman kerja baby sitter itu sendiri.

Gaji Baby Sitter di Indonesia dan Luar Negeri

Seorang baby sitter juga bisa berkarir di luar negeri, bahkan bisa mendapatkan gaji lebih tinggi. Pasalnya perhitungan gaji pekerja di luar negeri biasanya per jam. Tentu pembayaran gaji menggunakan mata uang dollar. Perihal nominalnya bisa mencapai 35 – 40 juta per bulan, sangat tinggi bukan?

Walaupun gaji baby sitter ini terlihat tinggi atau paling tidak sama dengan kerja kantoran, namun ingat juga tanggung jawabnya. Seorang baby sitter memiliki tanggung jawab seorang bayi yang harus mereka asuh. Ini tidak hanya mengenai menjaga bayi saat bermain namun juga menanamkan pola asuh yang terbaik.  

Keahlian yang Wajib Dimiliki Pekerja Gaji Baby Sitter

Setelah mengetahui nominal pasti gaji babysitter di Indonesia dan luar negeri kini saatnya memahami keahliannya. Melihat dari tugas dan tanggung jawab seorang baby sitter, tentu ada banyak keahlian yang harus ia miliki. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai keahlian yang di maksud.

Keahlian yang Wajib Dimiliki Baby Sitter

1. Skill Bernegosiasi

Kemampuan bernegosiasi bukan berarti negosiasi gaji dengan atasan. Keahlian ini akan sangat berguna ketika baby sitter menghadapi anak kecil seperti balita atau beberapa tahun di atasnya. Anda pun pasti mengetahui bahwa anak kecil memiliki keinginan yang kuat, tidak peduli itu benar atau salah.

Apabila keinginannya berada pada jalur yang salah maka baby sitter harus bisa bernegosiasi. Apabila hasil negosiasinya berhasil maka anak akan mendapat pemahaman baru secara baik dan tidak jadi melakukan niatnya. Sebagai contoh, mengulur waktu tidur hanya untuk bermain lebih lama.

2. Kesabaran dan Pengetahuan Pola Asuh

Baby sitter sudah jelas harus memiliki rasa kesabaran yang tiada tara mengingat anak kecil juga masih polos dan tidak bisa menerima amarah orang. Amarah atau perasaan marah ini bisa menjadi dampak buruk terhadap perilakunya. Maka dari itu pastikan Anda memiliki tingkat sabar yang tinggi untuk pekerjaan ini.

Pengetahuan mengenai pola asuh juga sangat penting, pastikan baby sitter sudah pandai akan hal ini. Pola asuh yang baik tentu akan menghasilkan anak yang baik pula di masa depan. Selain itu pengetahuan tentang pola asuh anak juga bisa membuat atasan sangat berterima kasih dan memberikan kenaikan gaji.

3. Kreatif dan Fokus

Anak kecil, termasuk bayi, sangat menyukai bermain namun bukan serta merta memberikan permainan tanpa ilmu di dalamnya. Maka dari itu seorang baby sitter harus memiliki daya pikir yang kreatif guna menciptakan permainan bermanfaat untuk tumbuh kembang si anak.

Selain itu baby sitter juga perlu memiliki tingkat fokus yang tinggi. Jangan sampai lengah sedikitpun pada saat bersama anak asuh. Pasalnya anak kecil bisa berada dalam bahaya sedetik kemudian ketika baby sitter lengah. Misalnya seperti tersedak krayon, memakan racun, atau kecelakaan kecil yang fatal lainnya.

4. Pemecahan Masalah

Setiap agenda atau pekerja mengasuh anak orang lain tentu akan bertemu dengan berbagai konflik. Misalnya seperti anak bertanya tentang hal-hal baru di luar yang baby sitter ajarkan. Ini bisa menjadi masalah apabila Anda tidak paham cara menjawabnya dengan baik.

Berdasarkan contoh itu maka seorang baby sitter harus memiliki kemampuan pemecahan masalah. Baby sitter juga tidak mungkin selalu menghubungi orang tua anak asuh ketika mendapat masalah. Sebagai contoh seperti keadaan popok yang habis, anak menangis tanpa henti, dan lainnya.

5. Manajemen Waktu

Ingatlah bahwa pekerjaan seorang baby sitter tidak hanya duduk diam dan melihat anak tidur atau bermain. Ada berbagai kegiatan lainnya yang mungkin akan terjadi secara tidak terduga. Misalnya seperti membuatkan anak makan, snack, memandikan, atau ganti popok. 

Apabila baby sitter tidak pandai mengatur waktu maka jadwal harian anak juga bisa berantakan. Jadwal yang berantakan ini pun dapat berlangsung lama yang mana artinya dampak buruk. Maka dari itu baby sitter harus bisa mengatur waktu dengan baik dan akrab dengan jadwal si anak.

6. Kemampuan Merawat Bayi atau Anak Kecil dengan Telaten

Poin ini masih berhubungan dengan pengetahuan pola asuh. Merawat bayi atau anak kecil itu sendiri membutuhkan ketelatenan yang tinggi. Telaten dalam artian sabar, komitmen, dan rutin, ketiga hal itu akan menghasilkan karakter anak yang baik. 

Baby sitter yang telaten juga lebih disukai oleh para orang tua. Melalui sifat telaten ini maka orang tua akan merasa aman dan nyaman menitipkan anaknya pada Anda ketika sedang bekerja.

Demikian tentang gaji baby sitter, tugas tanggung jawab, dan kemampuannya. Semoga dapat bermanfaat untuk orang banyak dan menjadi tambahan pengetahuan umum.