Selain tempat wisata alam dan modern, di Gudo Jombang terdapat obyek wisata religi Klenteng Tri Dharma Hong San Kiong yang jadi bukti peradaban rakyat Cina di tanah Jawa. Di mana bangunan tersebut juga lengkap dengan ornamen yang menarik untuk dibahas.

Klenteng Tri Dharma Hong San Kiong

Klenteng Tri Dharma Hong San Kiong
https://berita7.online/wp-content

Ketika menjelajah daerah Jombang, Anda bisa melipir sejenak ke tempat ibadah umat Konghucu yaitu Klenteng Hong San Kiong. Lokasinya berada di daerah Gudo, Jombang. Klenteng tersebut memiliki arsitektur yang menarik tinimbang bangunan pada umumnya.

Bagaimana Tidak, klenteng ini digadang-gadang sebagai klenteng tertua di Jombang. Sudah ada sejak abad ke 17, klenteng tersebut banyak dikagumi karena gaya bangunannya. Meski belum dapat diketahui secara pasti kapan berdirinya sebab tidak adanya jejak tertulis.

Baca juga : Berkunjung ke Kawasan Klenteng Hok Siang Kiong Mojokerto

Namun telah ada catatan kepengurusan klenteng terhitung dari tahun 1928. Tempat ini juga menyimpan sejarah peradaban umat Tionghoa yang berada di Indonesia. Bahkan dulunya di daerah tersebut juga ada pabrik gula dengan masyarakat China sebagai pegawainya.

Bangunan Arsitektur yang Masih Terjaga

Bangunan Arsitektur yang Masih Terjaga
Source : https://awsimages.detik.net.id

Hasil kebudayaan masyarakat Tionghoa di tanah Jawa dapat Anda ketahui melalui bangunan peninggalan mereka yaitu Klentheng. Di mana di wilayah Jombang sendiri, bangunan tersebut tersebar dalam tiga titik yaitu, Gudo, Jombang, dan Mojoagung.

Di kawasan Gudo terdapat Klenteng Hong San Kiong yang masuk jajaran klenteng tertua. Sampai saat ini pun arsitektur dan ornamen bangunannya masih tetap terjaga. Saat berkunjung kesana Anda akan menemukan akulturasi antara budaya Jawa dan China.

Banyak sekali motif fauna, flora, dan alam. Dari segi arsitektur klenteng yang satu ini menyimpan makna hubungan antara manusia dan Dzat yang disembah. Sedangkan nilai ornamen di sini menyiratkan keselarasan kehidupan antara manusia dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya.

Berdirinya Klenteng Tri Dharma Hong San Kiong

Sejarah Berdirinya
Source : https://cdn.timesmedia.co.id

Menilik sejarah berdirinya Klenteng Tri Dharma Hong San Kiong tentu tidak terlepas dari jejak runtuhnya Dinasti Ming. Di mana pada saat itu banyak warga Tionghoa yang memutuskan merantau ke berbagai negara, salah satunya Indonesia. Sebagian perantau kemudian berakhir di Gudo.

Kebanyakan dari mereka adalah masyarakat China Selatan dengan mata pencaharian sebagai pedagang. Saat menaiki kapal, ada salah seorang yang membawa patung Dewa Kong Tik Tjoen Ong. Keberadaannya dipercaya sebagai Dewa Keselamatan.

Bahkan sampai saat ini pun dewa tersebut adalah dewa utama umat Tri Dharma. Sampai di tanah Gudo, pendatang tersebut mulai berencana mendirikan tempat ibadah. Tentunya masih syarat dengan gaya arsitektur masyarakat China asli.

Makna Gaya Bangunan Kelenteng 

Makna Gaya Bangunan
Source : https://s3.ap-southeast-1.amazonaws.com

Perlu Anda ketahui bahwa sebelum berdirinya kelenteng Hong San Kiong. Patung dewa tersebut hanya tersimpan dalam kotak blek atau seng. Itulah mengapa  dulu sebutan untuk area tersebut adalah Omah Blek. Namun ketika mendapatkan tanah, barulah tempat ibadah itu mulai mereka bangun.

Kelenteng Hong San Kiong menghadap ke arah Utara. Bangunannya memiliki cat berwarna merah dan kuning keemasan. Di mana sangat identik dengan klenteng pada umumnya. Dalam masyarakat Tionghoa, warna merah memiliki arti kebahagiaan dan kemakmuran.

Sedangkan kuning keemasan berarti keagungan. Di mana warna tersebut dulunya hanya boleh digunakan oleh keluarga kerajaan. Banyak sekali ornamen khas masyarakat China yang akan pengunjung temukan di tempat ini. Tentunya masih dengan maknanya sendiri.

Ada Apa di Kelenteng Hong San Kiong

Ada Apa di Kelenteng Hong San Kiong
Source : https://direktoriwisatajombanghome.files.wordpress.com

Menjadi salah satu kelenteng tertua di Jombang, Hong San Kiong memang memiliki keunikan tersendiri. Di mana hal itu bisa Anda lihat langsung saat berkunjung ke wisata religi tersebut. Ini dia hal yang ada di Kelenteng Hong San Kiong.

1. Patung Qilin

Seperti kelenteng biasanya, di bagian depan bangunan. Tepatnya di sisi gerbang terdapat dua patung Qilin. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, patung tersebut akan membawa pertanda baik. Sebenarnya Qilin sendiri merupakan makhluk mitologi.

Selain memberikan kebaikan, Qilin juga dipercaya dapat memberikan kemakmuran. Tentunya kepercayaan tersebut sudah sepatutnya dihormati. Sampai saat ini patung tersebut masih ada dan terawat seperti bangunannya.

2. Patung Naga dan Phoenix

Kedua patung hewan mitologi seperti naga dan Phoenix juga nampak menghiasi area luar kelenteng. Keudanya memiliki kesinambungan seperti unsur Yin dan Yang di mana memberikan keseimbangan dalam kehidupan.

Selain itu terdapat pula tiga dewa utama yang disembah di dalam kelenteng tersebut. Mulai dari Dewa Kong Tik Tjoen Ong, Dewa Hian Thian Siang Tee dan Dewa Hok Tik Tjien Sien. Di depan terlihat megah dengan gaya bangunan kuno khas abad itu.

3. Menganut Tri Dharma

Dalam masyarakat china maksud dari Tri Dharma adalah Budha, Konghucu, dan Taosis. Artinya tempat tersebut bisa untuk berbagai umat dari agama tersebut. Fakta lain dari kelenteng ini adalah biasa sebagai tempat pengobatan bagi masyarakat sekitar.

4. Berswafoto

Ciri khas bangunan China kuno ini memang menarik banyak wisatawan. Di mana mereka ingin melihat hasil peradaban di masa itu selain untuk beribadah. Bahkan ada pula yang bukan umat Tri Dharma berkunjung kesini hanya untuk berwisata religi.

Tidak heran jika mereka hanya datang melihat dan mengagumi gaya arsitekturnya. Anda bisa mengambil beberapa spot tanpa menghilangkan rasa hormat terhadap tempat ibadah tersebut.

Harga Tiket Masuk Menuju Kelenteng Hong San Kiong

Harga Tiket Masuk Menuju Kelenteng Hong San Kiong
Source : https://cdn.timesmedia.co.id

Termasuk kelenteng tertua banyak yang kemudian penasaran akan kelenteng di Gudo tersebut. Tempat ini juga terbuka untuk umum sehingga siapapun bisa masuk selama jam operasional. Kelenteng Hong San Kiong buka mulai jam 05.00 sampai 22.00.

Tidak ada hari libur sehingga Anda bisa datang kapanpun. Cocok sekali untuk wisata religi bersama keluarga sambil memperkenalkan ragam agama di Indonesia. Hong San Kiong juga tidak dapat terlepas dari peran Keluarga Tan.

Di mana merekalah yang mulanya melakukan pemujaan terhadap Kong Co Kong Tik Cun Ong. Jadilah bangunan peribadatan setelah masyarakat China mendapat tanah di Gudo. Tidak ada biaya masuk bagi mereka yang ingin berkunjung alias gratis.

Rute Menuju Klentheng Hong San Kiong

Rute Menuju Klentheng Hong San Kiong
Source : https://mediapetisi.net

Bagi Anda yang ingin pergi berwisata ke Klenteng Hong San Kiong hanya perlu menuju alamat Dusun Tukangan, Gudo, Kecamatan Gudo, Jombang. Letaknya cukup strategis yakni di samping kanan Polsek Gudo. Tepat sekali berada di dekat pertigaan arah Kediri dan Jombang.

Apabila berkendara dari pusat Kota Jombang, pengunjung perlu menempuh perjalanan sejauh 12,5 km. Waktu tempuhnya rata-rata 22 menit saja. Kondisi jalan beraspal dan masih bagus sehingga tidak terlalu menguras tenaga. Melalui Ringin Contong ambil arah ke Selatan.

Setelah berjumpa pertigaan arah Malang, ambil jalur kiri. Selanjutnya Anda harus belok ke Kanan menuju Kediri atau Gudo. Lurus saja menuju pasar Gudo sampai menemukan Klenteng. Anda juga bisa bertanya ke penduduk sekitar mengenai lokasi tepatnya.

Baca juga :  Rekomendasi 37 Tempat Wisata di Jombang Paling Hits Dan Populer

Itulah berbagai hal mengenai Klenteng Tri Dharma Hong San Kiong yang merupakan peninggalan masyarakat China. Dengan arsitektur dan ornamen khas warga Tionghoa, membuat klenteng tersebut makin otentik.

Bagikan: