Situs Bersejarah Candi Rimbi Jombang, Peninggalan Kerajaan Majapahit

Sebelum Indonesia menjadi seperti sekarang, bertahun-tahun yang lalu pernah jaya model pemerintah kerajaan. Pada waktu itu, model bangunannya banyak dalam bentuk candi. Tidak lain sebagai tempat pemujaan pemeluk agama Hindu dan Budha. Seperti situs bersejarah Candi Rimbi.

Sejarah Penemuan Candi Rimbi

Source : https://cdn.nativeindonesia.com
Source : https://cdn.nativeindonesia.com

Sebagai masyarakat Indonesia sudah sepatutnya tahu mengenai sejarah bangsa ini. Perlu diketahui, dulu pernah jaya masa pemerintahan kerajaan. Peradaban pada masa itu terbukti ada dengan penemuan peninggalan budaya serta artefak yang tersisa.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang tak luput dari para arkeolog adalah Candi Rimbi. Saat itu yang menemukannya yaitu Alfred Russel Wallace. Di mana bangunan candi tidak utuh sepenuhnya namun masih menyisakan tanda bangunan suci kerajaan.

Sejak saat itu sampai kini kondisinya tidak berubah. Yakni berupa bangunan yang tinggal setengah seperti pernah terkena letusan gunung api atau gempa. Namun pada tahun 1994 sampai 1996, Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala telah memperkuat bagian kaki.

Sisa Bangunan dari Candi Rimbi

Candi Rimbi
Source : https://kebudayaan.kemdikbud.go.id

Jika Anda berkunjung ke Candi Rimbi, maka akan nampak bangunan tersebut hanya tinggal setengahnya saja. Persisnya seperti terbelah secara vertikal sebab menyisakan bangunan bagian utara saja. Di sekeliling bangunan utama, terdapat puing-puing yang berserakan.

Sisa-sisa tersebut sudah menjadi inang rumput liar sebab tidak terawat. Melihat kondisinya yang sekarang, diperkirakan dulunya candi tersebut lebih tinggi dan berbentuk semakin ramping di bagian atasnya. Pada bagian badan berdiri tegak meski hanya separuh.

Uniknya lagi, para ahli sejarah cukup kebingungan mengenai puncak dari candi tersebut. Bukan hanya karena sudah hilang tapi juga ada banyak spekulasi mengenai bangunan ini. Di bagian kaki Candi Rimbi nampak memiliki dua susunan yang dipisahkan oleh pelipit menonjol keluar.

Asal-usul Nama Candi Rimbi

Source : https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net
Source : https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Mengenai penamaan wisata Candi Rimbi, setidaknya ada dua spekulasi yang beredar. Kabar pertama, nama Rimbi sendiri merupakan toponim dari Desa Ngrimbi tempat candi tersebut berada. Namun apabila melihat peta daerah, Candi Rimbi berada di Desa Pulosari.

Hal ini memunculkan anggapan bahwa boleh jadi pada masa kolonial, Candi Rimbi memang berada di Desa Ngrimbi. Mengingat batas wilayah dulu dan sekarang memanglah berbeda. Sedangkan pendapat selanjutnya, nama tersebut berdasarkan tokoh wayang Dewi Arimbi.

Pasalnya di area candi pernah ada dua arca wanita yaitu Dewi Parwati dan seorang wanita bertaring. Wanita bertaring tersebut mengingatkan pada Dewi Arimbi, yakni istri dari Bima yang tinggi, besar dan bertaring.

Daya Tarik Candi Rimbi Jombang

Source : https://upload.wikimedia.org
Source : https://upload.wikimedia.org

Sebagai salah satu situs bersejarah, Candi Rimbi memiliki berbagai daya tarik yang membuat wisatawan ingin berkunjung. Selain dari sejarah dan kabar mengenai sisa bangunan yang ada. Inilah yang akan Anda temukan saat sampai di situs bersejarah Candi Rimbi.

1. Mengenal Seni dari Ukiran Relief Candi Rimbi

Sudah sepatutnya sebagai manusia yang pantang melupakan sejarah, Candi Rimbi adalah warisan budaya. Di mana memiliki kewajiban menjaga dan melestarikannya. Pada bagian dinding kaki candi, banyak terukir relief berjumlah 51 panil.

Ketika diamati ada sekitar 17 bidang relief di bagian bidang kaki utara. Di mana panil relief tersebut banyak bergambar binatang dan nilai keagamaan. Meski begitu sampai saat ini belum ada yang tahu apa cerita di balik pahatan tersebut.

2. Candi Bercorak Hindu

Perlu Anda ketahui bahwa Candi Rimbi bercorak Hindu yang kerap disebut sebagai Cungkup Pulo. Saat berkunjung kesana, pengunjung bisa melihat sendiri susunan batu andesit dengan batu bata sebagai pondasinya. Pada bagian kaki tersusun 3 berundak teras tiga.

Supaya mencapai bagian tubuh candi, hanya ada satu undakan kaki. Sedangkan penemuan arca dewi parwati pada reruntuhan, menimbulkan pernyataan tentang penganut agama Hindu. Kini, kedua arca tersebut telah berada di Museum Nasional Jakarta.

3. Panorama Alam di Lereng Gunung Anjasmoro

Candi Rimbi memang memiliki pemandangan yang indah. Hal itu tidak terlepas dari fakta bahwa lokasinya berada di kaki Gunung Anjasmoro. Oleh karenanya pengunjung akan betah berlama-lama di tempat tersebut. Pemandangannya begitu menyejukkan mata.

Saat cuaca cerah, pengunjung bisa melihat gagahnya Gunung Anjasmoro dari kejauhan. Apalagi dengan tumbuhan hijau dan rerumputan yang menambah indah suasana. Jadi, selain berwisata sejarah, wisatawan dapat menyegarkan pikiran sejenak dari berbagai aktivitas.

4. Spot Foto Keren

Salah satu daya tarik sebuah tempat wisata adalah yang dapat memberikan spot terbaik untuk berfoto. Meski bangunan candi sudah tidak utuh lagi. Tidakenutup kemungkinan bahwa background Candi Rimbi ini menjadi latar terbaik penghias sosial media.

Anda juga bisa berswafoto dengan background pemandangan alam di sekitar candi. Dengan teknik pengambilan gambar yang tepat bisa menghasilkan foto klasik dan ciamik. Tampakkan kegagahan sejarah peradaban Kerajaan Majapahit.

5. Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

Sampai saat ini belum ada yang tahu kapan tepatnya bangunan ini ada. Pasalnya catatan sejarah sangatlah minim. Padahal, untuk peninggalan sekelas Kerajaan Majapahit tertera tahun pembuatan berupa pahatan di bagian pintu candi.

Namun jika menilik gaya arsitekturnya, Candi Rimbi atai Arimbi merupakan candi peninggalan Majapahit di abad 13 sampai 15. Pernyataan tersebut mengemukakan bahwa candi dibangun mulai pertengahan abad 14 sebagai tanda hormat pada Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi.

Alamat dan Rute Menuju Candi Rimbi

Candi Rimbi
Source : https://www.gotravelly.com

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke situs sejarah Candi Rimbi bisa langsung menuju Desa Pulosari, Bareng, Jombang. Untuk lokasi tepatnya ada di tepi jalan raya sehingga tidak sulit untuk menemukannya.  Bahkan jika Anda pengunjung baru sekalipun.

Medan jalan sudah beraspal dan dalam kondisi baik. Meski begitu jalanan mungkin cukup berkelok dengan tanjakan dan turunan. Pastikan untuk berhati-hati saat berkendara. Apabila kesulitan, Anda bisa akses jalan melalui Google map.

Sebagai salah satu candi peninggalan Kerajaan Majapahit, Candi Rimbi memang masih memerlukan kajian lebih lanjut. Apalagi dengan ukiran di bagian kaki candi yang menggambarkan makhluk mitologi alih-alih hewan normal lainnya.

Harga Tiket Masuk Candi Rimbi

Source : https://sikidang.com
Source : https://sikidang.com

Untuk masuk ke Candi Arimbi pengunjung cukup membayar Rp 5000 per orang. Sedangkan pembawa ke daraan pribadi harus rela menambah ongkos parkir sebesar Rp 3000 untuk motor dan Rp 5000 bagi pengendara mobil.

Setelah sampai, Anda akan melihat bagaimana candi tersebut tepat di kaki Gunung Anjasmoro. Dalam sejarah, candi yang berada di lereng gunung kebanyakan mengikuti konsep Meru. Di mana arwah yang dihormati dalam bentuk candi bisa bergabung dengan para dewa.

Lebih dari pada itu, lokasi candi juga bisa merupakan wasiat atau permintaan orang terkait. Kalau pada masa sekarang seperti wasiat pemakaman. Kendati demikian tidak ada hal pasti mengenai pendapat tersebut mengingat catatan sejarah yang kurang.

Itulah beberapa hal mengenai situs bersejarah Candi Rimbi yang berada di Desa Pulosari. Sejarah merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu sedah sepatutnya sebagai masyarakat ikut menjaga dan tidak melupakannya begitu saja.