Pesona Keindahan dan Wisata Religi di Gua Maria Pohsarang Kediri

Sesuai dengan namanya, Gua Maria Pohsarang ini masih berada di dalam satu kompleks Gereja Pohsarang. Lokasinya berada di Desa Pohsarang, Kec. Semen, Kab. Kediri Jawa Timur. Tempat wisata ini ramai oleh wisatawan baik di hari biasa atau hari libur.

Informasi Umum

Informasi Umum
Source : https://www.superradio.id/

Banyak pengunjung mengaku bahwa tempat ini memang sangat indah. Bahkan akan memberikan sensasi yang berbeda dari kegiatan sehari-hari. Wisata Gua Maria Pohsarang  ini mempunyai pesona alam sangat menarik. Apabila hendak berkunjung ke sini, maka bisa melihat beberapa informasi berikut

Bacaan Lainnya

1. Lokasi Gua Maria Pohsarang

Sesuai penjelasan sebelumnya, Gua Maria ini masih berada di dalam satu kompleks Gereja Puhsarang. Jadi Anda bisa berkunjung dan berwisata ke dua tempat sekaligus. Terlebih jika memang ingin berwisata religi di gereja untuk mengetahui sejarah berdirinya bangunan tersebut.

Lokasi tepatnya berada di Desa Puhsarang, Semen, Kab. Kediri, Jawa Timur. Apabila Anda masih bingung dimana lokasinya, maka bisa langsung saja mengandalkan Google Maps untuk mencarinya. Jika ragu-ragu, tanya saja kepada warga setempat tentang lokasi tempat Gua Maria tersebut.

2. Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk
Source : https://cdn.idntimes.com/

Lokasi gua ini kurang lebih sekitar 10 kilometer apabila Anda berangkat dari pusat Kota Kediri. Memasuki wisata religi bagi umat Katolik di Kediri ini, pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir saja alias HTM gratis.

Untuk mobil cukup membayar Rp 5 ribu dan sepeda motor Rp 3 ribu. Pada umumnya, pengunjung yang berdatangan ke sini adalah kalangan umat Katolik. Bukan hanya berkunjung dan berkeliling, namun mereka juga memiliki tujuan lain seperti berziarah.

3. Daya Tarik Goa Maria Pohsarang

Tempat wisata religi ini adalah objek wisata yang patut untuk Anda kunjungi karena keindahannya memang tidak ada duanya. Warga lokal Kediri pun juga sangat ramah terhadap para pengunjung lokal atau asing. Gua Maria ini adalah tempat ziarah Katolik berada di Kompleks Gereja Puhsarang.

Gua Maria ini berada di ketinggian 400 meter sehingga udaranya masih sejuk. Dinamakan Maria Lourdes karena didalamnya ada tiruan Gua Lourdes yan ada di Prancis meski bentuknya kecil. Terdapat juga tulisan menggunakan bahasa Jawa di atas logam kuningan dalam ejaan Belanda.

4. Fasilitas di dalam Goa Maria Pohsarang

Fasilitas di dalam Goa Maria Pohsarang
Source : https://www.pegipegi.com/

Fasilitas yang tersedia di Gua Maria Pohsarang pun tergolong cukup lengkap. Untuk itu, Anda bisa dengan nyaman selama berwisata dan  berkeliling di sini. Pihak pengelola telah menyediakannya demi kenyamanan bagi para pengunjung. Berikut sarana di wisata tersebut antara lain:

  • Area parkir yang luas
  • Area istirahat
  • Kamar mandi dan toilet
  • Kantin

5. Transportasi

Bagi wisatawan yang berasal dari Kediri, tentu sudah tidak lagi kebingungan untuk berkunjung ke Goa Maria Pohsarang. Namun pengunjung dari luar kota atau bahkan luar negeri, tidak perlu bingung. Ada banyak jenis sarana transportasi tersedia baik memakai motor dan mobil pribadi atau kendaraan umum.

Anda bisa minta panduan arah ke Goa Pohsarang Kediri dengan memanfaatkan Google Maps. Lebih menyenangkan dengan kendaraan pribadi saja. namun tidak masalah jika memakai transportasi umum seperti bus umum dan angkot karena bisa berhenti di Desa Semen kemudian menggunakan jasa ojek.

Sejarah Berdirinya Gua Maria Pohsarang Kediri

Sejarah Berdirinya Gua Maria Pohsarang Kediri
Source : https://awsimages.detik.net.id/

Menurut sejarah, ajaran Katolik masuk ke Kediri di awal tahun 1925. Penyebaran ini awalnya adalah pelayanan oleh Prefektur Apostolik di Surabaya. Sampai akhirnya sebagian warga di Gunung Wilis ikut menganut kepercayaan tersebut. Pemrakarsanya adalah Pastor Jan Wolters CM, mendirikan gereja.

1. Patung Kecil di Dalam Goa Maria Pohsarang

Letak gua memang sangat dekat dengan area gereja. Di dalam gua tersebut, ada sebuah patung kecil dengan tulisan di atas kuningan menggunakan bahasa Jawa. Arti dari tulisan tersebut adalah “Bunda Maria yang terkandung tanpa noda dosa asal, doakanlah aku yang datang berlindung KepadaMu”.

Gua kecil ini berada sangat dekat di Gedung Serba Guna. Banyak umat Katolik berdatangan di sini. Sampai akhirnya membuat lokasi yang sempit semakin dipenuhi oleh pengunjung di sekitar tempat tersebut. Umat beragama yang awalnya hanya berkunjung ternyata juga ikut melakukan ritual ibadah.

2. Pembangunan Goa

Pembangunan Goa
Source : https://4.bp.blogspot.com/

Pengunjung yang terus berdatangan ke sekitar goa untuk melakukan ibadah membuat lahan terasa semakin sempit. Maka dari itu, pihak pengelola akhirnya mebangun sebuah gua. Lokasinya tidak jauh dari Gereja Puhsarang. Mereka mengawalinya di tahun 1998 dan bertahan sampai saat ini.

Sebagai pembuka dari awal pembangunan, Uskup Surabaya yakni pada saat itu adalah Monseignor Johannes Sudiarna telah mengadakan upacara peletakan batu pertama kali. Desain dari gua ini adalah hasil dari replika Gua Maria Lourdes di Perancis.

3. Bahan Material Goa

Gua Maria Pohsarang terbuat dari semen dan ada patung Bunda Maria di dalamnya yang dianggap agung oleh umat Katolik. Mereka datang ke sini untuk memohon doa kepada Bunda Maria. Patung tersebut memiliki ketinggian sekitar 3,5 meter sehingga melebihi tinggi dari ukuran aslinya.

Patung Bunda Maria yang asli hanya memiliki ketinggian sekitar 1,75 sehingga bisa mencapai 2 kali lipatnya. Pembuatan patung lebih tinggi daripada ukuran aslinya memang bertujuan untuk menyesuaikan besarnya gua yang mempunyai ketinggian mencapai 18 meter.

Gua Maria Pohsarang yang Tidak Hanya Berupa Goa Saja

Gua Maria Pohsarang yang Tidak Hanya Berupa Goa Saja
Source : https://3.bp.blogspot.com/

Kawasan wisata religi bagi umat Katolik ini ternyata tidak hanya berupa goa saja yang bisa Anda telusuri. Gereja di area ini memang sangat unik karena mempunyai arsitek perpaduan antara budaya Hindu dan Jawa. Gereja ini dibangun pertama kali pada tahun 1934 dan termasuk di dalam peninggalan sejarah.

1. Arca Bunda Maria dan Tuhan Yesus

Ketika pengunjung memasuki area Gua Maria Pohsarang, maka akan langsung menjumpai arca Bunda Maria dan Tuhan Yesus. Keduanya terlihat dalam kondisi tangan terbuka. Hal ini seakan-akan sedang menyambut para umat Katolik.

Namun hal tersebut hanya perkiraan saja dari pengunjung. Untuk tujuan aslinya yakni tentunya diketahui oleh pembuat arca sendiri. Mengingat bahwa setiap bagian dan detail dari pembuatan patung mempunyai filosofi tersendiri.

2. Gapura Batu Alam

Ketika Anda memasuki area pendopo, akan melihat gapura dari batu alam. Disini ada juga menara lonceng untuk memberikan penghormatan kepada Santo. Nama menara tersebut adalah Santo Hendrikus. Di bagian atasnya, ada juga ayam bertengger berguna sebagai penunjuk mata angin.

Area ini ternyata juga memiliki kawasan pemakaman umum bagi umat Katolik dan pastor keuskupan agung Surabaya. Selain itu Anda bisa menemukan hidangan kana serta Gedung Serba Guna. Biasanya orang-orang akan berhenti di sini untuk beristirahat.

Sebagai salah satu situs bersejarah dan wisata religi di Kota Kediri, Anda bisa berkunjung dan berkeliling di Gua Maria Pohsarang. Ada banyak hal menarik tentang goa tersebut karena masih berada di dalam satu kompleks bersama Gereja Puhsarang.