Wisata Religi di Museum Tumenggung Jayengrono Ponorogo

Ponorogo memiliki berbagai macam destinasi wisata mulai dari curug, gunung, bukit hingga museum. Museum tumenggung jayengrono menjadi salah satu tempat yang memiliki banyak tradisi, bahkan masih kental pada lapisan masyarakat Jawa khususnya kota Ponorogo.

Sejarah Museum Tumenggung Jayengrono

Sejarah Tumenggung Jayengrono
Source : https://jaringansantri.com/

Tumenggung jayengrono menjadi salah satu daerah wisata edukasi yang selalu mencuri perhatian masyarakat baik dari dalam maupun luar kota. Museum edukasi tumenggung jayengrono berdiri sejak tahun 1780.

Bacaan Lainnya

Museum ini berisi tentang sejarah yang berhubungan dengan jayengrono. Jayengrono pernah menjabat sebagai bupati kabupaten Ponorogo serta mendapatkan gelar Tumenggung pada tahun 1745. Beragam benda koleksi bisa pengunjung lihat saat mengunjungi museum tersebut.

Pengunjung bisa mengisi waktu liburan sekaligus mencari ilmu pengetahuan sejarah yang pernah terjadi di Ponorogo. Akses menuju museum juga cukup mudah, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir saat mengisi liburan ke tumenggung jayengrono.

Mengenal Museum Tumenggung Jayengrono

Mengenal Lebih Dekat Tumenggung Jayengrono
Source : https://3.bp.blogspot.com/

Masyarakat Jawa pasti mengetahui tentang unggah ungguh pamitan, tradisi ini menjadi salah satu tradisi turun menurun. Tradisi pamitan menjadi salah satu agenda yang sering masyarakat Jawa lakukan untuk melakukan suatu kegiatan penting.

Tradisi pamitan biasanya masyarakat lakukan kepada tokoh-tokoh penting baik yang masih hidup atau telah meninggal dunia. Museum tumenggung jayengrono merupakan salah satu tempat yang sering masyarakat gunakan untuk melakukan tradisi pamitan dengan berbagai tujuan.

Museum ini menjadi pilihan masyarakat yang akan melakukan kegiatan penting sebab, tokoh-tokoh penting banyak bersemayam ke tempat tersebut. Juru kunci museum bisa pengunjung manfaatkan untuk mendapatkan berbagai macam informasi penting terkait sejarah Ponorogo.

Informasi Museum Tumenggung Jayengrono

Informasi Tambahan
Source : https://i.ytimg.com/

Pengunjung yang berasal dari luar kota mungkin masih kebingungan untuk menemukan lokasi musim tersebut. Beragam daya tarik yang terdapat pada museum mampu membuat pengunjung merasa penasaran, sebelum Anda mengunjungi tumenggung jayengrono perhatikan informasi ini:

  • Alamat: Ds. Pulung Merdiko, Kec. Pulung, Kab.Ponorogo
  • Jam Operasional: Buka setiap hari mulai pukul 08:00-16:00 WIB
  • Harga Tiket : Gratis

Rute Menuju Museum Tumenggung Jayengrono

Rute Menuju Tumenggung Jayengrono
Source : https://i.ytimg.com/

Waktu yang pengunjung perlukan untuk menuju museum sekitar 45 menit dari alun-alun kota Ponorogo. Lokasi yang cukup jauh tidak membuat semacam pengunjung luntur untuk mengunjugi museum tersebut. Masyarakat sekitar mempercayai adanya keberkahan dari museum ini.

Pengunjung biasanya mengunjungi makam untuk melakukan tradisi pamitan atau hanya sekedar liburan. Masyarakat sekitar mempercayai bahwa banyak hajat yang bisa terwujud setelah pengunjung mengunjugi museum tumenggung jayengrono.

Baca Juga : Rekomendasi Tempat Wisata di Ponorogo Yang Lagi Hits 2023

Akses menuju museum terbilang cukup mudah, sehingga pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung juga bisa bertanya kepada juru kunci terkait sejarah dan juga tradisi yang sering masyarakat lakukan saat mengunjungi tumenggung jayengrono.

Pantangan Museum Tumenggung Jayengrono

Pantangan Tumenggung Jayengrono
Source : https://radarmadiun.jawapos.com/

Tempat wisata tentu saja memiliki beberapa pantangan yang harus pengunjung patuhi. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kejadian kurang menyenangkan.Pengunjung harus menjaga sikap dan juga ucapan saat berada pada area museum.

Pengunjung juga tidak boleh mengambil barang yang terdapat pada area makam. Tujuannya agar barang-barang yang terdapat pada daerah museum tetap terjaga dengan baik. Pantangan ini harus pengunjung patuhi dengan baik agar tidak mengganggu kegiatan yang terdapat pada museum.

Pantangan ini bermaksud untuk menjaga pengunjung terhadap hal-hal buruk, sebab banyak mitos tersebar dengan luas. Beragam pantangan telah menjadi kebijakan museum ini untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa tidak menyenangkan atau bahkan malapetaka.

Fakta Unik Museum Tumenggung Jayengrono

Fakta Unik Museum
Source : https://elzhito.files.wordpress.com/

Wisatawan yang datang dari luar daerah kebanyakan tertarik untuk datang lantaran melihat ulasan dari sosial media dan situs tertentu. Museum Tumenggung Jayengrono Ponorogo banyak mendapatkan pengunjung dengan tujuan pariwisata religi. Fakta Unik museum meliputi hal berikut:

1. Menjunjung Adab

Pengunjung yang datang mayoritas akan mendapatkan petunjuk dan arahan dari juru kunci. Serangkaian kegiatan dan aktivitas kunjungan harus menjunjung Adab dan unggah-ungguh. Menariknya peraturan ini menyelamatkan pengunjung dari kejadian tidak terduga.

Baca Juga : Kintamani Waterpark Ponorogo

Bentuk adab dan unggah-ungguh mulai Anda lihat saat pengunjung yang memasuki area pemakaman harus menunduk dan mengucapkan salam. Mayoritas pengunjung museum beragama Islam lantaran kaitan wisata ini erat dengan  penyebaran keyakinan tersebut.

2. Jalan Dodok

Anda yang melakukan kunjungan pada museum Tumenggung pasti akan mendapatkan peziarah berjalan dodol. Tujuan berjalan dodok yakni menghormati jasa dari Tumenggung Jayengrono. Tidak hanya itu, cara berjalan dodok terlihat lebih sopan dan memiliki unggah-ungguh tersendiri.

Pengunjung yang akan menuju makam akan berjalan dengan dodok dari tangga hingga pusara. Kemajuan zaman tradisi mulai lekang dan hampir jarang terdapat wisatawan yang melakukan hal tersebut.  Jalan Dodok sendiri sebenarnya juga bermanfaat bagi kesehatan dan kelenturan otot.

3. Keramaian Menjelang Momen Tertentu

Museum akan padat rombongan caleg tertentu saat menjelang pilkada. Tujuan utama kunjungan yaitu sekedar ziarah dan doa bersama agar pemilihan kepala daerah dapat berjalan lancar. Caleg yang datang kebanyakan akan membawa rombongan sehingga acara doa bersama lebih berkah.

Kehadiran caleg terkadang menimbulkan keuntungan bagi warga sekitar salah satunya menyediakan layanan peminjaman tempat istirahat dan sebagainya. Keramaian itu juga membuat kotak amal area pemakaman bertambah banyak.

4. Mustajab

Menurut pengakuan dari warga sekitar museum Tumenggung Jayengrono yang terletak di kabupaten Ponorogo ini mustajab. Tidak heran lagi jika terdapat banyak kunjungan dengan tujuan berdoa bersama menjelang momen tertentu seperti ujian Nasional, rekruitmen CPNS dan masih banyak lagi.

Kunjungan dengan tujuan tersebut kebanyakan membuat para wisatawan melakukan doa bersama agar hajat terkabulkan. Mayoritas pengunjung datang membawa travel berupa bus panjang agar mengangkut penumpang dalam jumlah banyak.

5. Mitos Beredar

Pengunjung kebanyakan mengulas lebih detail terkait mitos Beredar. Menurut pengakuan warga sekitar jika terdapat orang yang meninggal kemudian jenazah di kuburkan pada area museum akan pindah tempat. Hal ini lantaran terdapat macan yang menggali jenazah baru tersebut.

Hal itu tidak berlaku jika yang meninggal merupakan keturunan dari Tumenggung Jayengrono. Mitos Beredar itu belum ada pembuktian secara akurat sehingga keberadaannya masih menjadi misteri. Konon hal ini membuat warga tidak ada yang berani memakamkan sanak saudara di area tersebut.

6. Keramat

Museum Tumenggung sering menjadi perbincangan lantaran kisah mistis dan keberadaan mendapatkan anggapan keramat. Banyak kejadian mistis yang terjadi pada area museum saat sore ataupun malam hari. Hal ini tentu hanya akan orang alami jika mempunyai niat dan tujuan jahat.

Baca Juga : Hutan Wisata Kucur Ponorogo

Tindakan pencurian baik pohon ataupun unsur yang terdapat pada area makam membuat pelaku stres bahkan gila. Kejadian pencurian kotak amal juga pernah membuat pelaku hanya berputar-putar pada area pemakaman. Beragam tindakan itu membuat Anda harus menjaga adab dan kesopanan.

Kegiatan Pengunjung Museum 

Kegiatan Pengunjung
Source : https://assets-a1.kompasiana.com/

Memiliki cerita sejarah menarik membuat museum kerap mendapatkan kunjungan dari warga luar daerah. Tidak tanggung-tanggung pengunjung akan membawa rombongan agar acara berjalan lebih lancar. Berikut ini beberapa kegiatan yang mungkin Anda temukan di area museum:

  • Berdoa
  • Penelitian
  • Kunjungan religi

Penjelasan singkat tadi memberikan pengunjung arahan dan petunjuk bahwa saat tiba di lokasi harus mengutamakan adab. Kebanyakan wisatawan akan padat jika menjelang pilkada dan momen tertentu hal ini berkaitan dengan anggapan mustajab dari museum Tumenggung Jayengrono.