Ungkapan Asking for Repetition dalam English Conversation

Kalau tidak mengerti tentang perkataan seseorang, pasti kamu akan meminta dia mengulanginya lagi, bukan? Nah, dalam bahasa Inggris, ungkapan permintaan itu disebut dengan asking for repetition.

Kamu akan membutuhkan ungkapan ini ketika ada pernyataan yang kurang jelas dalam sebuah percakapan. Bisa juga mengenai sebuah informasi penting yang terlupakan. 

Bacaan Lainnya

Dengan meminta orang tersebut mengulangi pembicaraannya lagi,kamu bisa lebih paham dan mengingatnya. Yuk kita belajar asking for repetition. yang termasuk materi bahasa inggris kelas 9 ini.

Beragam Ungkapan untuk Meminta Pengulangan

asking for repetition

Ungkapan meminta pengulangan cukup banyak ragamnya. Kamu tidak hanya bisa memakai satu jenis ekspresi, namun bisa beberapa sekaligus.

Namun perlu kamu ketahui bahwa kalimat permintaan pengulangan bisa berbentuk ragam cakapan tertentu, sesuai dengan konteks percakapannya. Misalnya dalam bentuk formal yang harus mengandung nilai kesopanan tinggi dan nonformal, yang lebih kasual.

1. Bentuk Formal

Biasanya kita belajar asking for repetition menggunakan modal auxiliary. Nah, kata would dan could bisa kamu pakai dalam percakapan formal. Ada pula model ungkapan lain yang menjadi pilihan alternatif. 

Agar lebih paham, kamu bisa melihat contohnya seperti dalam tabel berikut!

Asking for Repetition Artinya
Would you mind repeating that? Apakah Anda keberatan untuk mengulanginya lagi?
Would you mind saying that again? Apakah Anda keberatan untuk mengatakannya lagi?
I wonder if you could say that in a different way? Apakah Anda bisa mengatakannya lagi dengan cara berbeda?
Do you think you could repeat it once again, please? Apakah Anda bisa mengulanginya sekali lagi?
Could you slow down please? Bisakah Anda agak pelan (bicaranya)?
Could you repeat it please? Bisa tolong Anda ulangi?

2. Bentuk Nonformal

Pada materi asking for repetition ini, kamu juga patut mengenal ragam ungkapan nonformal. Model ungkapan ini bisa kamu gunakan dalam percakapan kasual sehari-hari, misalnya saat bersama teman sekolah, teman bermain, atau saudara.

Asking for Repetition Artinya
Say it again. Ulangi lagi dong.
I can’t hear you. Aku nggak ngerti maksudmu.

Aku nggak bisa mendengarmu.

What did you say? Tadi kamu ngomong apa?
What?

Huh?

Sorry?

Apa tadi?
Again, please? Ulangi lagi dong.
Can you explain? Bisakah kamu jelaskan?
Speak louder please. Tolong bicara lebih keras.

(minta pernyataannya diulangi karena kurang jelas)

Sorry I am confused. Maaf aku bingung.

(ungkapan ini agak punya arti terselubung tetapi mengharapkan lawan bicara segera mengulangi pernyataannya)

Sorry, what you say recently? Maaf, apa yang barusan kamu katakan?
What you say? Bilang apa kamu tadi?

Ungkapan Asking for Repetition dengan Permohonan

asking for repetition

Asking for repetition adalah ungkapan-ungkapan tentang meminta pengulangan. Ketika melakukan ini, maka ada pernyataan dari seseorang yang tidak kamu pahami dengan baik.

Sebelum mengajukan ungkapan tersebut, sebaiknya kamu memahami basic manner supaya terkesan sopan. Jangan sampai lawan bicara menganggapmu tidak sopan karena tidak menyimak apa yang mereka sampaikan.

Salah satu manner yang dapat kamu lakukan sebelum meminta seseorang mengulangi pernyataannya, yaitu memakai ungkapan permohonan sopan (Expressing Politeness). Bagaimana caranya?

  1. Ucapkan kata maaf terlebih dahulu. Contoh asking for repetition seperti menggunakan pardon me, sorry dan excuse me.
  2. Tambahkan kata please dalam kalimat tersebut. Tujuannya adalah untuk menambahkan nilai kesopanan.

Biasanya kita menggunakan adab di atas ketika menyampaikan ungkapan asking for repetition secara formal. Apalagi ketika kamu berbicara kepada orang tua atau dalam acara penting. Berikut contoh cara meminta pengulangan pakai ungkapan permohonan.

Asking for Repetition Artinya
I beg you pardon?

Excuse me?

Maaf, aku tidak mengerti maksudmu.
I beg you pardon but I don’t quite follow/understand. Maaf, tapi aku tidak terlalu mengikuti/mengerti.
Sorry, what is your saying about? Maaf, apa yang kamu bicarakan?
Sorry but I am not sure I am following you. Maaf, tapi aku tidak mengerti apa yang kamu katakan.

 Contoh Dialog tentang Meminta Pengulangan

asking for repetition

Supaya pemahaman kamu semakin baik, maka pelajari juga bentuk dialog asking for repetition. Namun, akan lebih bagus dan efektif kalau kamu mengajak partner untuk berlatih publik speaking.

Selain mengetahui berbagai macam jenis ungkapan tersebut, kamu juga bisa mengucapkannya secara tepat. Jadi kedengarannya seperti native speaker. Cobalah dua contoh model conversation singkat berikut!

  • Mrs. Diana’s Class

Teacher        : Okay. Do you have any questions before I close the meeting? (Oke. Apa kalian punya pertanyaan sebelum saya mengakhiri kelas ini?)

Dina             : Excuse me, Maam. Could you please explain to me again about the last part? (Permisi Bu. Bisakah Anda menjelaskan lagi tentang bagian terakhir?)

Teacher        : You mean about the damages of global warming? (Maksudmu tentang efek buruk pemanasan global?)

Dina             : Yes, Maam. (Ya benar Bu)

Teacher        : Sure (Tentu saja)

  • A New Neighbor

Lisa              : Good morning. I am Lisa. I heard that you just moved from Sumba last week. (Selamat pagi. Saya Lisa. Saya dengar kamu baru pindah dari Sumba minggu kemarin)

Nona            : Hello. I am Nona. Yes you are right! Nice to meet you. So I am your new neighbor. (Halo. Aku Nona. Ya kamu benar! Senang bertemu denganmu. Jadi aku ini tetangga barumu)

Lisa              : So what do you think? (Jadi bagaimana menurutmu?)

Nona            : Em, sorry but I am confused. I don’t quite understand what you are talking about. (Em, maaf tapi aku bingung. Aku tidak mengerti apa yang sedang kamu bicarakan)

Lisa              : Oh yes. What do you think about this place? Are you happy and comfortable? (Oh ya. Apa pendapatmu tentang tempat ini. Apa kamu senang dan nyaman?)

Nona            : I see. Absolutely! (Aku mengerti. Tentu saja!)

Penutup

Asking for repetition hampir selalu muncul dalam percakapan sehari-hari. Apalagi kalau ada informasi penting yang didalamnya berisi penjelasan panjang. Nah, di situlah kamu akan menggunakannya untuk meminta orang lain mengulangi sebuah pernyataan karena dianggap kurang jelas. Selamat mencoba dalam conversation!