Expressing Obligation dalam Bahasa Inggris dan Contoh Kalimatnya

Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa kewajiban atau keharusan yang perlu kamu lakukan. Jadi, pastinya kamu harus tahu bagaimana cara mengungkapkannya ke dalam sebuah kalimat. Begitupun di dalam bahasa Inggris. Ungkapan tersebut akan kamu kenal dengan istilah expressing obligation.

Berbagai macam materi seperti Expressing Feelings mapun Materi Expressing Likes and Dislikes dalam Bahasa Inggris juga sering dipakai, namun materi expressing obligation itu sangat esensial. Sebab, kamu akan sering menggunakan beragam jenis ekspresi ini di hampir setiap hari.

Apa Itu Expressing Obligation?

Expressing Obligation

Bagi kamu yang belum tahu tentang apa itu expressing obligation, itu adalah ekspresi atau ungkapan tentang keharusan. Hal ini selaras dengan kata “expressing” yang memiliki arti “mengekspresikan” atau “mengungkapkan”. Kemudian, kata “obligation” yang berarti “sesuatu yang harus kamu patuhi”.

Misalnya, “sebagai seorang siswa kamu perlu belajar”. Itu adalah salah satu contoh expressing obligation di dalam bahasa Indonesia. Kemudian, bagaimana cara mengungkapkan ekspresi tersebut di dalam bahasa Inggris? Di dalam bahasa Inggris, kalimat tersebut berarti “As a student you need to study”. 

Kata “need to” yang berarti “perlu” dalam kalimat tersebut adalah salah satu kata kunci yang menjadi ciri dari ekspresi keharusan. Fungsi dan tujuannya yaitu untuk mengungkap keharusan, kewajiban, atau sesuatu yang harus kamu patuhi. 

Kata Kunci

Expressing Obligation

Tidak jauh berbeda dengan ekspresi atau ungkapan lain, ungkapan keharusan juga memiliki beberapa kata kunci yang perlu kamu hafal. Seperti contoh di atas, kata kunci ini adalah salah satu ciri yang dapat menunjukkan jika kalimat tersebut adalah obligation atau keharusan.

Supaya lebih jelas, berikut adalah beberapa kata kunci yang dapat kamu pakai untuk mengekspresikan keharusan.

1. Must

Ketika mempelajari materi expressing obligation kelas 8, salah satu kata yang perlu kamu tahu adalah kata “must” atau harus. Fungsinya adalah untuk mengekspresikan keharusan yang berasal dari diri kamu sendiri. Artinya, tidak ada tekanan atau faktor luar yang menuntut kamu untuk melakukan hal tersebut.

Misalnya, kamu harus pergi ke supermarket karena kamu ingin membeli makanan ringan yang kamu suka. Atau, ketika kamu harus mandi karena kamu ingin melakukannya. Dalam bahasa Inggris, kamu dapat mengungkapkannya dengan berucap:

  • I’m craving for snack, so I must go to the supermarket after this (Aku ingin makan makanan ringan, jadi aku harus pergi ke supermarket setelah ini).
  • I must take a shower. (Aku harus mandi).

Kalimat negatif dari expressing obligation must adalah “must not” yang berarti “tidak harus” atau “tidak boleh”. Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut!

  • I must not eat this chocolate, it is my sister’s. (Aku tidak boleh makan coklat ini, ini coklat milik saudaraku).
  • You must not go to the party, if you feel kind of sick. (Kamu tidak boleh pergi ke pesta kalau kamu merasa tidak enak badan). 

2. Need to

Selain must, kata kunci lain yang perlu kamu pelajari adalah “need to” atau “perlu”. Pada umumnya, ada faktor luar yang memengaruhinya, sehingga kamu lebih “wajib” untuk melakukannya daripada kata “must”.

Misalnya, kamu harus pergi untuk menjemput kakak. Atau, kamu harus belajar agar dapat nilai bagus. Dua kalimat tersebut dapat kamu ungkapkan seperti berikut:

  • I need to go, my sister is waiting for me to pick her up. (Aku harus pergi, kakakku sedang menungguku untuk menjemputnya).
  • You need to study hard so you can graduate with a good grade. (Kamu harus belajar dengan giat agar bisa lulus dengan nilai yang bagus).

Kalimat negatif dari expressing obligation need to adalah “don’t need to” yang berarti “tidak perlu”. Pada umumnya, kata ini kamu gunakan saat kamu bisa melakukan suatu hal namun tidak perlu melakukannya. Contohnya seperti kalimat berikut!

  • You don’t need to take me home, I can take care of myself. (Kamu tidak perlu mengantarkan aku pulang, aku bisa menjaga diri sendiri).
  • Safa is already going home, you don’t need to visit her in the hospital anymore. (Safa sudah pulang, kamu tidak perlu mengunjunginya di rumah sakit lagi). 

3. Have to

Kemudian, ada juga kata “have to” yang berarti “wajib”. Biasanya, kamu sangat wajib mematuhi keharusan ini jika dalam kalimat tersebut terdapat kata “have to”. Misalnya seperti memakai helm pada saat kamu naik sepeda motor atau wajib suntik vaksin untuk menghindari berbagai penyakit. 

Berikut adalah contoh expressing obligation have to yang berasal dari dua kalimat tersebut!

  • You have to wear a helmet when riding a motorcycle. (Kamu wajib memakai helm pada saat naik motor). 
  • As far as I know, you have to do a vaccine injection so you could avoid the disease. (Sejauh yang aku tahu, kamu wajib suntik vaksin untuk menghindari penyakit ini).

Bentuk negatifnya adalah “don’t have to” atau “doesn’t have to” yang berarti “tidak wajib” atau “tidak perlu”. Misalnya seperti:

  • You don’t have to do it, I can do it alone. (Kamu tidak perlu melakukannya, aku bisa sendiri).
  • Tell Karin that she doesn’t have to come here. (Beritahu Karin kalau dia tidak perlu datang ke sini).

4. Should

Selanjutnya, ada should yang berarti “harus”. Pada umumnya, orang-orang menggunakan kata “should” dalam konteks “lebih baik”. Misalnya seperti “lebih baik kamu pergi sekarang” atau “lebih baik kamu makan lebih banyak sayuran”. 

Dalam bahasa Inggris, kamu dapat mengungkapkan ekspresi di atas seperti berikut!

  • I think you should go now before it’s too late. (Aku pikir kamu harus pergi sekarang sebelum terlambat).
  • You should eat more vegetables, it’s healthy. (Kamu harus makan lebih banyak sayuran, itu menyehatkan). 

Kalimat negatif dari expressing obligation should adalah “shouldn’t” atau “should not” yang berarti “seharusnya tidak”. Misalnya seperti:

  • You should not spend all your time gaming. (Kamu seharusnya tidak membuang semua waktumu untuk bermain game).
  • I should not do it, it’s a terrible idea. (Aku seharusnya tidak melakukan itu, itu adalah ide yang sangat buruk).

Penggunaan Expressing Obligation

Expressing Obligation

Setelah tahu apa saja kata kunci dan bagaimana contoh kalimat expressing obligation, kamu pun perlu tahu bagaimana cara penggunaan ekspresi jenis ini. Sebab, ungkapan keharusan dapat kamu gunakan di masa lampau, masa depan, dan juga masa depan. 

Berikut adalah rumus expressing obligation yang dapat kamu gunakan!

  • Past: subject + had to/needed to + verb1 + keterangan (jika perlu)
  • Present: subject + must/have to/need to/ + verb1 + keterangan (jika perlu)
  • Future: subject + will have to/ will need to/should + verb1 + keterangan (jika perlu)

Kemudian, perlu kamu tahu juga jika ada beberapa kata kunci lain yang biasanya ada pada expressing obligation. Misalnya seperti duty, expected to, necessary, obligatory, dan lain sebagainya. Hanya saja, penggunaannya memang tidak sesering kata kunci yang sudah dijelaskan di atas. Nah, semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar