Perbedaan Can dan Could Beserta Contoh Kalimatnya

Perbedaan Can dan Could Beserta Contoh Kalimatnya

Saat kita belajar bahasa Inggris, tentunya tidak lepas dari penggunaan can dan could. Namun, apakah Anda sudah tahu tentang perbedaan can dan could tersebut?

Bila kita berbicara secara umum, can memiliki arti “mampu, bisa, atau sanggup untuk melakukan sesuatu”. Akan tetapi, dalam beberapa kondisi tertentu, can ini juga bisa memiliki arti “mau atau bersedia”.

Kemudian, dalam sebuah kalimat, can juga kita gunakan untuk menggambarkan atau mempertanyakan kemampuan seseorang. Dalam kalimat positif maupun negatif, can memiliki arti yang sangat umum yakni “bisa”.

Dalam kalimat positif, seseorang menggunakan “can” artinya menunjukkan jika dirinya bisa atau bersedia melakukan sesuatu. Begitu pula sebaliknya, dalam kalimat negatif, penggunaan kata “can” ini berarti menunjukkan seseorang yang tidak bisa atau tidak bersedia melakukan sesuatu.

Berbeda dengan could, could sendiri merupakan kata dalam bentuk past dari can. Meskipun demikian, dalam penggunaannya, could tidak hanya sebatas pada kondisi atau keadaan lampau saja.

Selain itu, could ini juga memiliki peran yang lebih besar. Uniknya, could ini bisa menjadi bentuk yang lebih sopan daripada can.

Perbedaan Can dan Could Beserta Contoh Kalimatnya
pexels.com

Perbedaan Can dan Could dari Berbagai Konteks

Meskipun can maupun could memiliki makna atau arti yang serupa, kenyataannya, can dan could memiliki perbedaan dari berbagai segi konteks.

Tak mengherankan memang, jika sebagian orang terutama para pemula kesulitan untuk membedakan kedua kata tersebut. Bahkan, beberapa orang bisa saja keliru dalam menggunakan can dan could pada sebuah kalimat.

Pada dasarnya, baik itu can maupun could, merupakan kata yang kita gunakan untuk menunjukkan kemampuan dalam bahasa Inggris atau ability. Akan tetapi, tidak hanya sebatas untuk menyatakan kemampuan saja.

Kedua kata ini juga bisa kita gunakan untuk menunjukkan kemungkinan (possibility), permintaan (requests), penawaran (offers), izin (permission), dan juga saran (suggestions). Kemudian, selain persamaan dari kedua kata ini untuk menyatakan kemampuan, persamaan lainnya juga terletak pada rumusnya.

Rumus yang kita gunakan untuk membuat sebuah kalimat menggunakan kata can ataupun could, antara lain sebagai berikut:

Subject (S) + Can/Could + Verb 1 (V1) + Object (O)

Contoh Kalimat dengan Menggunakan Kata “Can”

Berikut ini merupakan contoh kalimat dengan menggunakan kata can yang bisa kita pelajari.

  1. I know you can finish it. (Aku tahu kamu bisa menyelesaikannya).
  2. I can do this exams on my own. (Saya bisa mengerjakan ujian ini sendiri).
  3. Can you believe the love? (Bisakah kamu percaya cinta?)
  4. How can you leave it? (Bagaimana Anda bisa meninggalkannya?)
  5. Can you watch the restaurant for me while I’m sleep? (Bisakah Anda menonton restoran untuk saya saat saya tidur?)
  6. I can take care of you. (Aku bisa menjagamu).
  7. You can learn many things from internet. (Banyak hal yang bisa dipelajari dari internet).
  8. That device can track where my father are at any time. (Perangkat itu bisa melacak keberadaan ayahku kapan saja).
  9. I can hardly wait for the my uncle. (Saya tidak sabar menunggu paman saya).
  10. Can I talk to Danu? (Bisakah saya berbicara dengan Danu?

Contoh Kalimat dengan Menggunakan Kata “Could”

Berikut ini merupakan contoh kalimat yang menggunakan kata could yang bisa kita pelajari.

  1. Maybe they could get a new bike. (Mungkin mereka bisa mendapatkan sepeda baru).
  2. The doctor thought I could not healed. (Dokter mengira saya tidak bisa sembuh).
  3. I could not understand Biology. (Saya tidak bisa mengerti Biologi).
  4. They could say she has excellent talent. (Mereka bisa mengatakan dia memiliki bakat yang sangat baik).
  5. How could he do such a thing to his own parent? (Bagaimana dia bisa melakukan hal seperti itu pada orang tuanya sendiri?)
  6. Could you please pass the suggar over there please? (Bisakah Anda memberikan gula di sana?)
  7. Could you take the paper outside please? (Bisakah Anda mengambil kertas di luar sana?)
  8. She wish you could hear yourself talking. (Dia berharap Anda bisa mendengar diri Anda berbicara).
  9. My mother could drive better than my father. (Ibu saya bisa mengemudi lebih baik daripada ayah saya).
  10. How could anyone fall a run that fast? (Bagaimana orang bisa lari secepat itu?)

Supaya kita tidak salah lagi ketika menggunakan kedua kata tersebut, berikut ini adalah perbedaan can dan could dari berbagai segi. Simak sampai selesai pemaparan ini, supaya Anda tidak setengah-setengah dalam mendapatkan materi bahasa Inggris tersebut.

1. Can dan Could untuk Memberi Perintah

Kita bisa menggunakan can untuk meminta seseorang melakukan sesuatu yang pastinya bisa ia lakukan. Dengan kata lain, can ini bisa kita gunakan untuk memberikan perintah kepada seseorang.

Misalnya saja seperti meminta seseorang untuk mengangkat barang, mengambilkan sesuatu, mengulang ucapan, dan lain sebagainya. Ketika kita menggunakan can dalam sebuah kalimat perintah, kita perlu berhati-hati.

Bukan tanpa alasan, penggunaan can dalam sebuah kalimat ini lebih informal dan terdengar kasar. Kita juga harus memperhatikan siapa atau seseorang yang kita ajak bicara.

Jika kita memberikan perintah, menyuruh atau meminta tolong kepada teman dekat atau adik, kita bisa menggunakan can. Akan tetapi, jika kita berbicara kepada orang yang lebih tua atau dihormati, ada baiknya kita menggunakan could.

Could merupakan kata yang sangat baik untuk memberikan perintah, karena sesuai dengan fungsinya yakni memerintah dengan sopan. Bila kita bandingkan dengan can, penggunaan could ini memang lebih direkomendasikan.

Dari pemaparan ini kita bisa menarik satu kesimpulan, can merupakan kata yang kita gunakan untuk memberikan perintah secara kasar atau informal, sedangkan could kata yang kita gunakan untuk memberikan perintah secara sopan dan halus. Untuk lebih jelasnya lagi, bisa kita simak contoh kalimat can dan cloud dalam kalimat perintah.

Contoh Kalimat untuk Memberikan Perintah dengan Kata “Can”

  1. Can you sing louder? I can’t hear it. (Bisakah kamu bernyanyi lebih keras? Aku tidak bisa mendengarnya).
  2. Can you pick some fruits in the garden? (Bisakah kamu memetik beberapa buah di kebun?)
  3. Can you close the window? It’s rain out there. (Bisakah kamu menutup jendela? Di luar sana sedang hujan).
  4. Can you show my sister how to fold this paper into a beautiful butterfly? (Bisakah Anda menunjukkan kepada saudara perempuan saya cara melipat kertas ini menjadi kupu-kupu yang indah?)

Contoh Kalimat untuk Memberikan Perintah dengan Kata “Cloud”

  1. Could you please to deliver me further? (Bisakah Anda mengantarkan saya lebih jauh?)
  2. Could you open the door for me? (Bisakah kamu membukakan pintu untukku?)
  3. Could you speak you something? (Bisakah Anda berbicara sesuatu?)
  4. Could you do my sister a favor? (Bisakah Anda membantu saudara perempuan saya?)

2. Can dan Could untuk Meminta Sesuatu

Perbedaan can dan could selanjutnya yakni pada kalimat untuk meminta sesuatu. Ketika kita kita ingin meminta sesuatu, izin atau permisi kepada seseorang, bisa menggunakan can atau could.

Kata can bisa menjadi awalan untuk permintaan kita. Akan tetapi, ada baiknya jika kita menggunakan could saat meminta sesuatu.

Perbedaan keduanya, can kita gunakan untuk meminta atau memberi izin secara tidak formal atau informal. Sedangkan could sebaliknya, yakni kita gunakan untuk meminta atau memberi izin secara formal atau sopan. Supaya kita bisa lebih jelas lagi untuk mengetahui perbedaannya, berikut ini adalah contoh kalimat dari masing-masing kedua kata tersebut.

Contoh Kalimat untuk Meminta Sesuatu dengan Kata “Can”

  1. Can I have the tissu? I need to wipe my hand. (Boleh minta tisunya? Saya perlu menyeka tangan saya).
  2. Can I go to library earlier? I haven’t finished my homework. (Bisakah saya pergi ke perpustakaan lebih awal? Saya belum menyelesaikan pekerjaan rumah saya).
  3. Can I follow you on this discussion? (Bisakah saya mengikuti Anda dalam diskusi ini?)
  4. Can I tell the others about our conversation? (Bisakah saya memberi tahu yang lain tentang percakapan kami?)

Contoh Kalimat untuk Meminta Sesuatu dengan Kata “Cloud”

  1. Could you please pass me the knife? (Bisakah Anda memberikan saya pisau itu?)
  2. Could you please take out the trash? (Bisa tolong buang sampahnya?)
  3. Could you please pass my sister the bread? (Bisakah Anda memberikan adik saya roti?)
  4. Could you please pass me the apple? (Bisakah Anda memberikan saya apel?)

3. Can dan Could untuk Menyatakan Kesanggupan dan Menyatakan Kemungkinan

Seperti penjelasan sebelumnya, could ini merupakan bentuk past dari can. Namun, tidak hanya sekedar itu saja, could ini juga bisa kita gunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin bisa dilakukan atau terjadi.

Dengan kata lain, dalam konteks ini, posisi kesanggupan could lebih rendah bila kita bandingkan dengan can. Kita bisa mengambil garis besarnya, jika can bisa kita gunakan untuk pernyataan umum tentang sesuatu yang mungkin terjadi.

Sedangkan could ini kita gunakan untuk sesuatu yang memungkinkan, akan tetapi tidak pasti. Supaya pemahaman kita semakin menyeluruh tentang perbedaan kedua kata tersebut berikut ini contoh kalimatnya.

Contoh Kalimat untuk Menyatakan Kesanggupan dan Menyatakan Kemungkinan dengan Kata “Can”

  1. Eat up late too much can make us sick. (Makan sampai larut malam bisa membuat kita sakit).
  2. Listening to conversation in English can improve our pronunciation. (Mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris dapat meningkatkan pengucapan kita).

Contoh Kalimat untuk Menyatakan Kesanggupan dan Menyatakan Kemungkinan dengan Kata “Cloud”

  1. Maybe I could do read it, I don’t know. (Mungkin saya bisa membacanya, saya tidak tahu).
  2. I couldn’t accept you forever. (Aku tidak bisa menerimamu selamanya).
  3. You could make up your failure by smile. (Kamu bisa menutupi kegagalanmu dengan senyuman).
  4. I bet he could give you attention he has. (Saya yakin dia bisa memberi Anda perhatian yang dia miliki).
  5. He could be the best singing in history. (Dia bisa menjadi penyanyi terbaik dalam sejarah).
  6. You could hurt my sister if you keep doing this. (Kamu bisa menyakiti adikku jika kamu terus melakukan ini).
  7. Gembul could be the largest cat in this town if you keep feeding him likewise. (Gembul bisa menjadi kucing terbesar di kota ini jika Anda terus memberinya makan).
  8. I’ll try to remember the homework as best as I could. (Saya akan mencoba mengingat pekerjaan rumah sebaik mungkin).

4. Can dan Could untuk Menyatakan Penawaran

Perbedaan can dan could selanjutnya yakni dalam konteks untuk menyatakan penawaran atau offer. Can kita gunakan untuk menawarkan bantuan secara tidak formal atau informal. Lain halnya dengan could yang kita gunakan untuk menyatakan penawaran atau bantuan secara formal atau sopan.

Contoh Kalimat untuk Menyatakan Penawaran dengan Kata “Can”

  1. Can I help you? (Dapatkah saya membantu Anda?)

Contoh Kalimat untuk Menyatakan Penawaran dengan Kata “Cloud”

  1. They would go to the dinner after work, if you like. (Mereka akan pergi makan malam setelah bekerja, jika Anda mau).

5. Can dan Could Untuk Menyatakan Saran

Baik itu, can maupun could bisa kita gunakan untuk menyatakan saran. Akan tetapi, dalam penggunaannya, could lebih sering kita gunakan untuk memberikan saran daripada can.

Contoh Kalimat untuk Menyatakan Saran dengan Kata “Cloud”

  1. You could finish your exams today so that tomorrow you’re free. (Anda bisa menyelesaikan ujian Anda hari ini sehingga besok Anda bebas.)
  2. I think they could do this together. (Saya pikir mereka bisa melakukan ini bersama-sama.)

Perbedaan Can, Could dengan Be Able To

Ternyata selain can dan could, ada pula kata be able to yang tak kalah penting untuk kita pelajari. Ketika kata tersebut memiliki arti yang sama yakni bisa atau dapat.

Bila sebelumnya kita sudah membahas panjang lebar mengenai perbedaan can dengan could, kini kita akan menyinggung sedikit perbedaannya dengan be able to. Perbedaan dengan be able to ini ini dari beberapa konteks.

Dalam tense, kata can ini merupakan auxiliary verbs atau kata bantu yang dapat memperjelas kata kerja. Selain itu, kata can juga termasuk ke dalam modal auxiliary verbs.

Akan tetapi, kata be able to ini tidak termasuk ke duanya, baik itu auxiliary verbs ataupun modal auxiliary verbs. Akan tetapi, kata be able to ini merupakan kata to infinitive yang bisa kita tambahkan pada awalan to be.

Namun, ketiga kata tersebut, kita tempatkan sebelum kata kerja sebagai kata bantuanya. Perbedaannya, kata able to harus menggunakan to be dan dapat kita gunakan ke semua jenis tense.

Kemudian, dalam sebuah kalimat yang menyatakan situasi, kata be able to ini kita gunakan untuk masa sekarang atau present. Jika kata can dan could bisa kita gunakan untuk permintaan, can permintaan informal dan could permintaan formal, maka be able to tidak untuk kedua kondisi tersebut.

Kesimpulan

Dari pemaparan materi kali ini, kita dapat menarik beberapa kesimpulan penting. Pertama, could tidak bisa kita gunakan untuk menunjukkan kemauan. Maka dari itulah, untuk menunjukkan sebuah kalimat ketulusan, ada baiknya jika kita lebih menggunakan can.

Kedua, dalam beberapa hal could terdengar lebih sopan bila kita bandingkan dengan can, terutama saat memberi perintah. Maka dari itulah, could lebih baik kita gunakan daripada can untuk kalimat perintah.

Kesimpulan ketiga, could bisa kita gunakan untuk meminta sesuatu, akan tetapi terdengar kurang pantas. Maka dari itulah, ada baiknya kita lebih menggunakan can.

Demikianlah materi tentang perbedaan can dan could dari VisitPare.com yang bisa kita pelajari bersama. Dengan materi ini, kita sudah tidak lagi bingung untuk membedakan penggunaan can dan could bukan? Selamat belajar dan semoga segera mahir berbahasa Inggris!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.