Struktur Organisasi Kelas, Manfaat dan Langkah Menyusunnya

Seperti halnya sebuah negara, kelas pun memiliki sistem yang bernama struktur organisasi kelas. Hal tersebut bertujuan agar setiap murid bertanggung jawab sesuai dengan tugasnya. Struktur organisasi pada kelas akan sangat bermanfaat dalam hal koordinasi dan pengembangan karakter murid.

Dalam membuat struktur organisasi tersebut diperlukan pemahaman akan kemampuan murid yang sesuai pada tempatnya. Lantas apa sebenarnya struktur organisasi pada kelas itu sendiri? Lalu apa saja tugasnya? Dan apakah ada manfaatnya? Semua pertanyaan tersebut dapat terjawab dengan mengetahui sejumlah informasi di bawah ini.

Bacaan Lainnya

Definisi Struktur Organisasi Kelas

Berdasarkan KBBI, organisasi merupakan suatu kelompok yang bekerja secara bersama demi mencapai tujuan bersama. Selain itu, organisasi yang baik wajib memiliki susunan yang jelas dan baik. Dapat ditarik kesimpulan bahwa struktur organisasi berarti suatu susunan yang memuat beberapa unit dalam sebuah organisasi seperti kelas contohnya.

Terdapat pembagian tugas sesuai dengan posisi yang telah disepakati oleh setiap individu dalam suatu struktur organisasi. Apabila suatu kelas tidak memiliki struktur organisasi, maka dapat dipastikan kegiatan dapat menjadi tidak terlaksana dengan baik. Maka dari itu, diperlukan sebuah struktur organisasi agar kegiatan dapat berjalan lancar.

Susunan Anggota dalam Struktur Organisasi di Kelas Beserta Tugasnya

Setelah mengetahui apa itu struktur organisasi kelas, ketahui juga apa saja pembagian tugas dari tiap anggota dalam struktur organisasi di kelas. Berikut ini terdapat ulasan mengenai susunan anggota struktur organisasi beserta tugasnya masing-masing.

1. Wali Kelas

Peran wali kelas menjadi barisan yang paling atas dalam struktur organisasi di kelas. Hal tersebut disebabkan karena wali kelas adalah orang yang akan mendampingi setiap murid dalam kelas tersebut. Pada umumnya, setiap kelas akan didampingi satu orang wali kelas.

Seluruh urusan kelas, mulai dari urusan murid hingga urusan nilai menjadi tanggung jawab dari wali kelas tersebut. Bukan hanya itu, wali kelas juga mempunyai tugas untuk memberi motivasi dan pengarahan saat organisasi kelas menjumpai suatu masalah tertentu.

2. Ketua Kelas

Jabatan ini mempunyai kedudukan paling tinggi dalam struktur organisasi di kelas. Ketua kelas menjadi perwakilan murid yang mempunyai peran dalam memimpin anggota kelasnya. Dibutuhkan karakter kepemimpinan, ketegasan, dan mampu berkomunikasi dengan baik.

Seorang ketua kelas pun memiliki beberapa tugas pokok lainnya dalam memimpin kelas. Adapun tugas tersebut adalah sebagai berikut.

  • Menjembatani komunikasi antara wali kelas dan murid.
  • Memberi ide kegiatan dan pengembangan organisasi.
  • Menjadi pemimpin yang membawahi divisi dan seksi.
  • Menjadi pengambil keputusan tertinggi di ruang kelas.
  • Memberi pengarahan pada divisi organisasi kelas.
  • Memimpin jalannya rapat organisasi kelas.
  • Mengevaluasi kinerja pengurus-pengurus di bawahnya.

3. Wakil Ketua Kelas

Posisi ini merupakan pendamping dari ketua kelas. Murid yang menjabat posisi ini berperan sebagai teman diskusi ketua kelas saat mengambil keputusan. Kriteria yang diperlukan untuk menjadi wakil ketua kelas sama saja dengan ketua kelas.

Wakil ketua kelas harus mempunyai watak independen, berpandangan luas, dan bisa berkomunikasi dengan baik. Berikut adalah beberapa tugas pokoknya:

  • Mengganti tugas ketua kelas jika sedang berhalangan.
  • Memberi masukan dan saran pada ketua kelas saat mengambil keputusan.
  • Membantu ketua kelas dalam berbagai urusan atau tugas.

4. Sekretaris

Sekretaris merupakan anggota struktur organisasi kelas yang berperan dalam mengurusi semua hal yang berhubungan dengan tulis menulis. Seorang sekretaris biasanya diperintahkan guru untuk menuliskan materi pelajaran di papan tulis agar murid lain bisa menyalinnya.

Selain membantu guru, seorang sekretaris juga mempunyai tugas pokok lainnya. Uraiannya adalah sebagai berikut:

  • Mendampingi ketua kelas saat rapat atau musyawarah.
  • Mencatat hasil musyawarah.
  • Mengurusi hal surat menyurat.
  • Memberi masukan pada ketua kelas ketika mengambil keputusan.
  • Memikul tanggung jawab terhadap administrasi kelas.

5. Bendahara

Merupakan peran yang bertugas untuk mengatur anggaran dan keuangan dalam suatu ruang kelas. Posisi ini sebaiknya dipegang oleh murid yang memiliki karakter jujur, teliti, dan cermat akan masalah keuangan. Selain itu, diperlukan juga sikap tegas saat menarik iuran dari teman-teman.

Di samping itu, bendahara juga memiliki beberapa tugas pokok lainnya dalam suatu kelas. Berikut adalah ulasannya.

  • Bertanggung jawab sepenuhnya akan laporan keuangan.
  • Bertanggung jawab atas pencatatan keluar masuknya keuangan kelas.
  • Menimbang dan memperhatikan arus pemasukan dan pengeluaran keuangan bersama ketua kelas.

6. Seksi-Seksi

Dalam sebuah struktur organisasi kelas juga terdapat seksi-seksi pendukung. Hal ini bertujuan untuk mendukung keberlangsungan kelas agar lebih baik lagi. Adapun beberapa jajaran seksi sesuai bidangnya adalah sebagai berikut.

  • Seksi Kebersihan.
  • Seksi Ketertiban.
  • Kemudian Seksi Keagamaan.
  • Seksi Keamanan.
  • Seksi Pendidikan.

Manfaat dari Struktur Organisasi Kelas

Terdapat banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh pada sebuah kelas dengan adanya struktur organisasi. Berikut ini beberapa manfaatnya:

  • Salah satu contoh manfaat tersebut adalah membantu berkembangnya kemampuan koordinasi dalam suatu kelas. Dipilihnya satu murid sebagai pimpinan dan beberapa murid lainnya sebagai divisi di bawahnya, akan membantu dalam mendukung jalannya kegiatan kelas dengan baik. Selain itu, komunikasi kelas juga akan berjalan dengan baik.
  • Pembagian tugas pada setiap anggota organisasi kelas pun dilakukan sesuai dengan peran dan tugas individu masing-masing. Dengan begitu komunikasi antara anggota kelas maupun wali kelas akan berjalan dengan baik dan lancar.
  • Adanya struktur organisasi kelas akan memberi pengetahuan bagi murid bagaimana fungsi organisasi yang baik dan jelas bagi anggota kelas. Dengan begitu, murid akan lebih paham dan tahu apa saja tanggung jawab yang diperlukan dalam menjalankan sistem kelas sebagai organisasi paling kecil di lingkungan sekolah.
  • Bukan hanya itu, murid akan terbiasa dengan pengambilan keputusan secara musyawarah. Jika telah terbiasa dengan urusan berdiskusi atau mengerjakan tanggung jawab sesuai perannya di struktur organisasi, maka nantinya tidak akan kaku lagi saat terjun ke organisasi lainnya yang bahkan lebih besar.

Baca Juga: Contoh Gotong Royong di Sekolah dan Manfaatnya

Langkah-Langkah Menyusun Struktur Organisasi Kelas

Terdapat beberapa opsi yang dapat kita pilih untuk menyusun struktur organisasi yang baik. Struktur organisasi dapat kita susun dengan cara digital atau dengan tulis tangan. Kini kegiatan menyusun struktur tersebut dapat kita lakukan dengan mudah melalui Microsoft Word. Berikut adalah cara kerjanya.

  • Buka software Microsoft Word atau buka di Windows.
  • Kemudian klik tab Insert.
  • Klik opsi SmartArt.
  • Lalu klik Hierarchy, pilih template bagan organisasi.
  • Pilih shape bagan sesuka hati.
  • Kemudian isikan teks untuk menandai penanggung jawab dan jabatan.
  • Selanjutnya klik nama pada kotak Text Dialog guna menambahkan shape ke bagan.
  • Lalu, tekan tombol Shift + Tab untuk berpindah ke bagian bawah dan Tab ke bagian atas.
  • Lalu coba atur hirarki struktur organisasi pada tab SmartArt Design.
  • Atur beberapa setelan seperti pengaturan warna beserta ukuran dan jenis huruf.
  • Jika sudah selesai, simpan dokumen tersebut.

Demikian ulasan mengenai beberapa informasi seputar . Dalam membuatnya dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan. Yang terpenting adalah partisipasi dari semua anggota kelas supaya organisasi kelas bisa berjalan sesuai dengan peran dan tugasnya masing-masing.