Pengertian Spoof Text, Ciri-ciri, Tujuan, Generic Structure, dan Contohnya

Pengertian Spoof Text, Ciri-ciri, Tujuan, Generic Structure, dan Contohnya

Pastinya, Anda pernah menyaksikan program komedi pada sebuah acara televisi, bukan? Ya, rangkaian sebuah cerita yang diawali dengan suatu kejadian atau adegan yang biasa. Selanjutnya pada saat menjelang akhir, terdapat sebuah adegan atau kejadian yang tidak terduga sehingga menjadikan cerita tersebut lucu. Nah, jalan cerita lucu inilah yang sebetulnya merupakan salah satu ciri dari sebuah spoof text. Spoof text sendiri termasuk ke dalam jenis text Bahasa Inggris. Pada kesempatan kali ini, admin hendak membahas mengenai pengertian spoof text, ciri, tujuan, generic structure, juga contohnya. Yuk, mari kita simak bersama-sama!

pengertian spoof text
pixabay.com

Apakah Pengertian Spoof Text Itu?

Di dalam belajar bahasa asing, termasuk bahasa Inggris ini, Anda memang perlu mempelajari berbagai macam kemampuan berbahasa, seperti membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Nah, salah satu kunci sukses supaya Anda mampu menguasai bahasa Inggris yaitu dengan terus mempraktikkan empat kemampuan itu di dalam keseharian.

Sebagai contohnya yaitu dengan melakukan percakapan dalam bahasa Inggris dengan orang asing. Walaupun topik pembicaraan yang Anda angkat sangatlah banyak, namun kemungkinan Anda takut percakapannya garing juga tidak membawa Anda kemana-mana.

Jangan salah! Pasalnya ada, lho topik yang bisa menjadikan pembicaraan Anda menarik. Ya, dengan cerita lucu. Tentunya Anda harus banyak-banyak membaca teks lucu supaya bisa terinspirasi untuk membuat lelucon yang menarik. Nah, di dalam bahasa Inggris, teks lucu ini bernama spoof text. Apa, sih pengertian spoof text itu?

Pada dasarnya, spoof text ini masuk ke dalam golongan narasi, seperti recount text juga narrative text. Ketiga jenis teks tersebut sama-sama menceritakan peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Akan tetapi, spoof text ini adalah cerita yang punya keunikan tersendiri.

Ya, pada spoof text tersebut lebih menonjolkan kisah lucu atau komedi, tanpa menunjukkan hikmah serta amanat di dalam alur ceritanya. Lain halnya dengan cerita lainnya, spoof text ini pasti mempunyai twist yang mampu membuat seseorang tertawa, bahkan sampai terpingkal-pingkal.

Definisi Teks Spoof

Mengutip dari buku yang berjudul ‘Supersmart Book Bahasa Inggris’ (2016) karya Diyah Nur Hidayati, pengertian spoof text ini merupakan cerita dengan ending atau akhir lucu yang tak terduga atau tak bisa diprediksi.  Selain itu, pengertian spoof text yang lainnya yaitu sebuah tulisan yang berisikan kisah lucu. Titik kelucuan tersebut, biasanya terletak di bagian akhir dari cerita dan tidak gampang ditebak oleh para pembacanya.

Contoh nyata dari spoof text ini yaitu naskah yang dibuat oleh para stand up komedian. Ya, sebelum menampilkan aksinya di atas panggung, biasanya mereka terlebih dahulu membuat naskah cerita lucu alias spoof text ini. Sedangkan isi dari spoof text tersebut juga sangat beragam, mulai dari pengalaman pribadinya sampai dengan kejadian lucu yang dialami oleh orang lain.

Tujuan Spoof Text

Setelah mengetahui pengertian spoof text, lantas apa, sih tujuan dari teks spoof ini? Tujuan dari teks spoof ini tak lain adalah untuk menghibur orang lain dengan sebuah cerita lucu. Ya, pembuatan spoof text ini secara umum memang semata-mata untuk menghibur para pembacanya.

Seperti yang Anda tahu pengertian spoof text ini memang tulisan yang bisa menceritakan suatu kejadian dengan cara melibatkan puntiran atau twist humor di dalamnya, sehingga mampu memberikan hiburan untuk pendengar maupun pembaca.

Biasanya, teks spoof ini adalah kisah nyata yang terjadi pada masa lampau dengan ending yang tak terduga juga humor. Teks spoof sendiri tidak punya jenis-jenis yang berbeda. Akan tetapi kejutan atau twist yang terdapat di dalam spoof text ini ada beberapa macamnya, yakni seperti berikut ini:

Humorous Twist

Pengertian spoof text untuk kejutan humorous twist ini yaitu cerita di dalam bahasa Inggris yang mengandung twist dengan ending yang menyenangkan, menyejukkan hati, dan mengharukan. Ya, tipe humorous tersebut merupakan tipe yang ending ceritanya lucu. Terkadang juga disebut sebagai lighthearted twist.

Ironic Twist

Walaupun sangat banyak ending cerita di dalam bahasa Inggris berupa hal yang menjadikan Anda merasa bahagia juga terasa menyejukkan di hati, ternyata tidak semuanya seperti itu, lho. Pasanya, ada juga spoof text yang berupa ironis twist, yakni biasanya yang memperlihatkan sisi gelap dari sifat alami seorang manusia.

Misconception Twist

Nah, selain twist yang menjadikan ending cerita lucu dan ironis, ada juga tipe miskonsepsi. Pengertian spoof text untuk tipe misconception twist ini yakni pada saat narator mempunyai informasi salah yang dibangun semenjak mulainya cerita tersebut. Dengan demikian terbentuklah sebuah pemahaman atau persepsi (pandangan) yang keliru sepanjang cerita itu berjalan.

Hingga pada akhirnya memberikan ending yang tak terduga. Sebagai contoh misalnya spoof text tentang hantu yang tak tahu bahwa dirinya ternyata sudah mati.

Struktur Teks Spoof

Sesudah mengetahui pengertian spoof text dan tujuannya, kini saatnya beralih ke struktur dari teks spoof alias generic structure of spoof text. Sama halnya dengan narasi yang lain, teks spoof juga memiliki struktur nya sendiri.

Ya, struktur ini dibuat supaya ceritanya dapat disampaikan dengan runtut dan di akhir kisah (ending) Anda mampu menyampaikan unsur yang tak terduga. Sehingga bisa membuat orang lain yang membaca atau mendengar tertawa. Nah, di bawah ini merupakan generic structure of spoof text yang dapat Anda pelajari.

Orientation

Orientasi atau orientation di dalam sebuah spoof text ini ditulis sebagai pembuka. Pada bagian ini merupakan paragraf yang berisikan mengenai informasi siapa saja yang terdapat di dalam ceritanya. Selain itu, di dalam orientasi ini juga ada informasi sehubungan dengan dimana  dan kapan cerita tersebut berlangsung. Dengan demikian, pembaca bakal mengetahui siapa saja tokohnya (yang terlibat), tempat kejadian, juga kapan waktu peristiwa itu terjadi. Intinya pada bagian orientation ini Anda diminta untuk memperkenalkan cerita Anda.

Events

Pengertian event di dalam sebuah spoof text yaitu bagian atau paragraf yang ditulis guna memaparkan inti atau kejadian dari peristiwa tersebut. Ya, bagian ini akan membicarakan mengenai apa saja hal yang telah terjadi. Apa saja yang telah dilakukan oleh si tokoh yang ada di dalam cerita. Hal-hal yang terjadi di dalam teks spoof biasanya bakal disampaikan secara berurutan sesuai waktu kejadiannya.

Akan tetapi pada bagian event ini, sebaiknya Anda menuliskannya seolah peristiwa terjadi sesuai dengan keinginan Anda dan berjalan wajar. Tujuannya adalah supaya pembacanya tidak bisa memperkirakan atau menebak apa yang sebenarnya terjadi.

Twist

Nah, sekarang kita masuk pada hal yang membuat tulisan tersebut jadi teks spoof yakni bagian twist. Twist adalah bagian yang seharusnya tak bisa ditebak oleh pembaca juga mampu membuat mereka tertawa. Ya, twist ini ditempatkan pada bagian ending (terakhir) supaya menimbulkan efek shock yang tak terduga) yang humor untuk para pembacanya. Keadaan atau kejadian ini haruslah berupa sesuatu yang tak disangka-sangak atau diketahui sebelumnya oleh pembaca.

Berdasarkan pengertian spoof text dan struktur tersebut, mungkin Anda berpikir bahwa teks spoof ini memiliki kemiripan dengan recount text. Hal ini karena kedua jenis teks di dalam bahasa Inggris tersebut sama-sama punya bagian orientation juga bagian event. Bukan hanya itu saja, spoof text dan recount text, keduanya juga mengeksplorasi cerita atau peristiwa yang telah terjadi di masa lampau, yang bisa berupa cerita nyata maupun cerita imajinatif.

Akan tetapi, Anda bisa membedakan recount text dengan spoof text dari tujuan juga generic structurenya. Recount text sendiri punya tujuan untuk memberi informasi tentang sebuah peristiwa atau kejadian terhadap pembacanya atau menghibur pembaca. Namun, pada paragraf yang terakhir berupa reorientation atau rangkuman serta kesimpulan dari keseluruhan cerita tersebut.

Sementara itu, untuk teks spoof ini, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, yaitu mempunyai tujuan hanya semata-mata untuk menghibur para pembacanya. Pada paragraf terakhir teksnya berupa twist atau kejutan yang tidak disangka pembaca.

Kaidah Kebahasaan Teks Spoof (Language Features of Spoof Text)

Setelah membahas pengertian spoof text, tujuan, juga generic structurenya, mari kita lanjut pada kaidah kebahasaan dari teks spoof ini.  Ciri-ciri kebahasaan atau language features di dalam sebuah teks berbahasa Inggris sudah tentu bakal jadi cara yang paling gampang untuk membedakan antara satu jenis teks dengan yang lainnya.

Sementara itu, untuk kaidah kebahasaan pada teks spoof ini adalah sebagai berikut:

1. Focusing on people, animals or certain things

Lantaran jenis teks di dalam bahasa Inggris, spoof text ini mengisahkan tentang sebuah kejadian yang humor, maka hal tersebut berhubungan erat dengan orang (manusia), hewan, maupun objek lain yang menjadi karakternya.

2. Using action verb

Pengertian action verb di dalam spoof text ini merupakan kata kerja yang menandakan suatu tindakan yang dapat Anda lakukan juga tampak oleh orang lain.

3. Using adverb of time

Language features of spoof text berikutnya yaitu menggunakan adverb of time. Adverb of time sendiri merupakan kata keterangan yang menunjukkan waktu. Biasanya di dalam teks spoof adverb of time yang umumnya Anda ketahui yaitu dengan menggunakan at nine, early morning, yesterday, late, weeks ago, dan lain sebagainya.

4. Using simple past tense

Karena teks spoof ini mengisahkan peristiwa atau sebuah kejadian, maka di dalam kalimat spoof textnya ada yang menggunakan simple past tense. Simple past tense mempunyai rumus yaitu subject + verb 2 + complement atau subject + be + complement.

5. Using chronological connective

Salah satu ciri teks spoof, sebagaimana pengertian spoof text sebelumnya yaitu mengisahkan kejadian secara runtut sesuai urutan waktu kejadiannya. Oleh sebab itu, di dalam teks spoof terdapat kata-kata hubung kronologis yang menyatakan urutan peristiwa tersebut terjadi. Contoh chronological connectives ini antara lain, next, after, then, dan lain sebagainya.

Contoh dari Pengertian Spoof Text 1

One day there was a group of students who found it difficult to concentrate on studying. The reason is that the weather at that time was snowing very thickly. So, the students just sat and stayed still while waiting for the announcement of the long holiday.

Until they didn’t realize that the loudspeaker located in the corner of the classroom rang. It can be seen from the principal who said ‘attention to all students, because of the very heavy snowfall today, the learning activities in sekoalh will only last for half a day’.

Suddenly all the d students in the class cheered happily because they felt happy. However, after the cheers of all the shivas stopped for a moment, the Principal again continued his announcement. The principal said, “You will continue learning activities at this school in the afternoon”.

Artinya :

Pada suatu hari terdapat sekelompok siswa yang merasa susah untuk berkonsentrasi dalam belajar. Pasalnya, cuaca ketika itu sedang turun salju dengan sangat tebal. Sehingga, para siswa hanya duduk dan diam sambil menunggu pengumuman libur panjang.

Hingga tanpa mereka sadari pengeras suara yang terletak di pojok kelas berbunyi. Kelihatannya dari kepala sekolah yang mengatakan ‘perhatian kepada semua siswa, karena hujan salju yang sangat tebal hari ini, maka kegiatan pembelajaran di sekolah hanya akan berlangsung selama setengah hari saja’.

Sontak semua siswa d dalam kelas bersorak gembira karena merasa senang. Akan tetapi, sesudah sorakan semua siwa sesaat berhenti, Kepala Sekolah tersebut kembali meneruskan pengumumannya. Kepala sekolah itu mengatakan, “Kalian akan melanjutkan kegiatan belajar di sekolah ini sore nanti”.

Contoh Spoof Text 2

Last week I took my five-year-old son Evan to a musical instrument store in my town. I was about to buy him a set of junior drums. Because the drum teacher at his school suggested my kepda to buy him one. Evan loved listening to quite a lot of music. He was also happy to ask me the whole thing he wanted to know. Even questions from Evan sometimes look precocious for a child his age. Yes, he is very curious about everything.

We drove there. While on the way, we saw policeman standing by traffic light. The police arranged passing cars and other vehicles. The policeman was seen blowing his whistle while regulating traffic.

Watching the police blow his whistle, Evan llau asked me, “Dad, why do the police wear whistles, not drums?”

Hearing the unexpected question, I reluctantly replied, “Because he is not Phil Collins!”

Artinya :

Pekan lalu saya mengajak anak saya yang berumur lima tahun, Evan ke toko alat musik yang berada di kota saya. Saya hendak memberikannya satu set drum junior. Pasalnya guru drum di sekolahnya, menyarankan kepada saya untuk membelikannya satu. Evan gemar mendengarkan cukup banyak musik. Dia juga senang menanyakan kepada saya seluruh hal yang ingin diketahui. Bahkan pertanyaan dari Evan terkadang terlihat dewasa sebelum waktunya untuk anak seumurannya. Ya, dia sangat ingin tahu segala hal.

Kami pergi kesana dengan mengendarai mobil. Selama di perjalanan, kami telah melihat polisi yang berdiri dekat lampu lalu lintas. Polisi tersebut  mengatur mobil yang lewat juga kendaraan lainnya. Polisi itu terlihat meniup peluitnya saat mengatur lalu lintas.

Menyaksikan polisi meniup peluitnya, Evan lalu bertanya kepada saya, “Ayah, mengapa polisi memakai peluit, bukan drum?”

Mendengar pertanyaan yang tak terduga tersebut, dengan enggan saya menjawab, “Karena dia bukan Phil Collins!”

Contoh Spoof Text 3

At one time there was an old man standing at the bus stop. He seemed to be looking forward to something. Then, he asked the woman who was beside him. “Excuse me, what time is the bus schedule going to Solo?”

“Ten more minutes,” replied the woman. “What about the bus to Surabaya?” the old man asked again. “About 15 minutes away,” the woman replied shortly. “Where is Ada going, sir?”

“I just want to cross this road. I’m afraid the buses will hit me,” said the old man, who stepped away across the street.

Artinya :

Pada suatu ketika ada seorang lelaki tua yang berdiri di halte bus. Dia terlihat tengah menantikan sesuatu. Lalu, dia bertanya kepada wanita yang berada di sampingnya. “Permisi, jam berapakah jadwal bus yang menuju ke Solo?”

“Sepuluh menit lagi,” jawab si wanita itu. “Bagaimana dengan bus ke Surabaya?” tanya lelaki tua itu lagi. “Sekitar 15 menit lagi,” jawab si wanita tersebut dengan singkat. “Kemana Ada akan pergi, Pak?”

“Aku hanya ingin menyeberangi jalan ini. Aku takut bus-bus tersebut bakal menabrakku,” ucap lelaki tua itu lali melangkah pergi menyeberangi jalan.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian spoof text, struktur, tujuan, ciri kaidah kebahasaan, serta contohnya. Peristiwa pada teks ini disampaikan secara kronologis, namun akhir ceritanya memang tak dapat ditebak. Jenis teks semacam ini banyak disukai oleh pembaca lantaran sifatnya yang menghibur.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.