Mengenal Perbedaan Sistem Pendidikan di Inggris dan Indonesia

Mengenal Perbedaan Sistem Pendidikan di Inggris dan Indonesia

Banyak orang yang mencari perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia untuk mengetahui sistem pendidikan mana yang lebih baik. Pendidikan adalah hal yang penting untuk dijalani. Semua orang juga memiliki hak yang sama untuk dapat mengenyam pendidikan. Di setiap negara pastinya memiliki sistem pendidikan tersendiri yang pastinya berbeda dengan sistem di negara lainnya.

Misalnya sistem pendidikan Indonesia berbeda dengan Inggris, Amerika, Jepang, Belanda, dan berbagai negara lainnya. Akan tetapi tentunya tujuannya sama yaitu untuk menciptakan generasi baru yang cerdas namun dengan jalan yang berbeda-beda.

Perbedaan Sistem Pendidikan di Inggris dan Indonesia
unsplash.comsis

Pengertian dan Perbedaan Sistem Pendidikan di Inggris dan Indonesia

Sebelum membahas lebih lanjut tentang perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia sebelumnya kita akan membahas tentang apa itu sistem pendidikan terlebih dahulu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sistem adalah perangkat unsur yang saling teratur dan saling mengikat sampai akhirnya melahirkan suatu totalitas.

Sementara itu, pendidikan menurut KBBI yaitu proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan dengan upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, serta perbuatan mendidik. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa sistem pendidikan merupakan kepaduan segenap kegiatan pendidikan yang berkaitan antara satu sama lain untuk mencapai tujuan pendidikan.

Istilah sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu systema yang berarti himpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur yang merupakan suatu keseluruhan. Dengan ini maka secara sederhana sistem pendidikan adalah suatu keseluruhan yang terwujud dari bagian yang memiliki hubungan fungsional dalam mengubah masukan menjadi hasil yang diharapkan.

Dalam pengertian umum sistem pendidikan adalah suatu cara atau strategi yang akan digunakan dalam melakukan proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan agar para pelajar mampu secara aktif mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya untuk dirinya sendiri maupun masyarakat. Setiap sistem memiliki suatu tujuan dan semua komponen atau kegiatannya diarahkan untuk mencapai tujuan tersebut.

Sistem pendidikan memiliki 3 unsur pokok seperti berikut:

1. Unsur Usaha

Merupakan proses pendidikan yang terkait dengan berbagai hal seperti gedung sekolah, buku, kurikulum, pendidik, metode belajar, dan lain sebagainya.

2. Unsur Hasil Usaha

Unsur ini merupakan hasil pendidikan yang meliputi hasil belajar berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik setelah selesainya proses belajar mengajar.

3. Unsur Masukan

Merupakan peserta didik dengan berbagai ciri-ciri yang ada pada diri peserta didik tersebut meliputi minat, kemampuan, bakat dan keadaan jasmani.

Tingkatan Jenjang Pendidikan di Inggris

Perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia yang pertama dapat dilihat dari jenjang pendidikannya. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai sistem pendidikan di Inggris yang umumnya terbagi menjadi beberapa jenjang berdasarkan usianya. Berikut ini adalah beberapa jenjang tersebut:

  1. Pendidikan Pra-Primer (Pre-primary Education)

Jenjang pendidikan yang pertama ini sejak anak anak berusia 3 sampai 4 tahun.

  1. Pendidikan Primer (Primary Education)

Setelah jenjang pendidikan pra-primer, selanjutnya anak-anak akan melanjutkan pendidikan ke jenjang primer saat berusia 4 sampai 11 tahun.

  1. Pendidikan Sekunder (Secondary Education)

Jenjang selanjutnya yaitu pendidikan sekunder yang diikuti oleh anak berusia 11 hingga 16 tahun.

  1. Pendidikan Lanjutan (Further Education)

Jenjang ini untuk siswa usia 16 sampai 18 tahun. Setelah menyelesaikan pendidikan sekunder yaitu usia 16 tahun, siswa lalu mengambil ujian General Certificate of Secondary Education (GCSE) untuk kemudian melanjutkan ke jenjang pendidikan lanjutan selama dua tahun.

Umumnya setelah mendapatkan nilai CGSE, siswa mengambil kualifikasi AS (Advanced Subsidiary) Level kemudian dilanjutkan dengan A-Level yang dapat diambil di sekolah yang sama, further education college, atau sixth form college.

Selain A-Level siswa juga dapat memilih beberapa opsi lain seperti kualifikasi Cambridge Pre-U, International Baccalaureate (IB),  Business and Technology Education Council (BTEC), dan lain sebagainya termasuk melanjutkan ke sekolah tinggi kejuruan.

Pendidikan kejuruan ini biasanya diambil oleh siswa yang ingin memasuki lapangan kerja dengan lebih cepat. Contohnya yaitu pendidikan untuk mendapatkan sertifikat National Vocational Qualification (NVQ). Pemegangnya memiliki peluang untuk meneruskan ke jenjang perguruan tinggi setelah melengkapi beberapa ketentuan akademis.

  1. Pendidikan Tinggi (Higher Education)

Pendidikan ini merupakan jenjang untuk usia lebih dari 18 tahun. High education ini umumnya membutuhkan waktu selama tiga tahun pendidikan setinggi sarjana atau bachelor’s degree. Lalu pendidikan pascasarjana mulai dengan pendidikan tingkat master yang biasanya membutuhkan waktu satu tahun. Kemudian tingkat pendidikan tertinggi yaitu pendidikan tingkat master yang membutuhkan waktu setidaknya selama tiga tahun.

Tingkatan Jenjang Pendidikan di Indonesia

Setelah mengetahui jenjang pendidikan di Inggris kini saatnya membahas tentang jenjang pendidikan di Indonesia untuk mengetahui perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia. Sama dengan Inggris, jenjang pendidikan di Indonesia juga didasarkan dengan usia anak.

  1. Jenjang Anak Usia Dini (PAUD)

PAUD untuk anak berusia 3-5 tahun. Metode belajarnya tidak jauh-jauh dari permainan individu ataupun kelompok, tetapi bukan permainan sembarangan melainkan permainan yang berdasarkan materi pembelajaran.

  1. Jenjang Taman Kanak-Kanak

Jenjang selanjutnya yaitu untuk anak-anak usia 5-6 tahun. Di jenjang ini anak akan mulai diajarkan untuk membaca, menulis, dan keterampilan lainnya sebagai persiapan untuk jenjang pendidikan yang sesungguhnya yaitu SD.

Meskipun begitu pembelajarannya juga dengan aneka permainan yang dapat mengasah kemampuan motorik anak.

  1. Jenjang Sekolah Dasar atau SD

Setelah menyelesaikan jenjang TK selanjutnya yaitu Sekolah Dasar untuk usia 7 sampai 12 tahun. Anak yang telah berusia 7 tahun sudah dianggap mampu dan siap dengan suasana dan peraturan di sekolah. Jenjang SD ini berlangsung selama 6 tahun dengan mengikuti standar Dinas Pendidikan sehingga kegiatannya lebih serius.

  1. Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Jenjang ini merupakan jenjang pendidikan yang wajib ditempuh setelah Sekolah Dasar. Masa belajarnya selama 3 tahun.

  1. SMA (Sekolah Menengah Atas) atau SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)

Setelah selesai jenjang SMP maka selanjutnya siswa harus melanjutkan ke jenjang SMA atau SMK yang membutuhkan waktu selama tiga tahun.

SMA biasanya diikuti oleh siswa yang ingin melanjutkan ke tingkat pendidikan tinggi sedangkan untuk siswa yang ingin segera terjun ke dunia kerja maka lebih memilih ke jenjang SMK. Hal ini karena SMK juga mengajarkan pelajaran yang bersifat keterampilan untuk bekal masuk ke dunia kerja.

  1. Perguruan Tinggi

Jenjang pendidikan tertinggi ini dapat diikuti oleh siswa yang telah lulus sekolah menengah atas. untuk menempuh Jenjang S1 dibutuhkan waktu sekitar 4 tahun, S2 sekitar 2 tahun dan S3 sekitar 3 tahun.

Perbedaan Sistem Pendidikan di Inggris dan Indonesia

Berikut ini adalah perbandingan dan perbedaan antara sistem pendidikan di Inggris dan di Indonesia:

  1. Penyelenggaraan pendidikan dasar di Inggris lebih menekankan pada praktek daripada teori. Sedangkan di Indonesia lebih menekankan teori daripada praktek.
  2. Sekolah dasar di Inggris untuk anak usia 5 sampai 11 tahun selama kurun waktu 6 tahun. Sedangkan di Indonesia untuk anak usia 7 sampai 12 tahun selama 6 tahun yaitu jenjang kelas 1 sampai 6.
  3. Dalam sistem Inggris tidak ada sistem ujian untuk ke kelas selanjutnya dan ujian kemampuan di Inggris juga hanya 1 kali ketika berusia 7 tahun. Sedangkan di Indonesia terdapat ujian kenaikan kelas untuk naik ke kelas selanjutnya yang pelaksanaannya setiap akhir semester kedua.

Selain itu, di Indonesia juga terdapat Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan. Jika siswa tidak lulus pada Ujian Nasional tahap 1 maka harus mengikuti tahap 2 dan jika tidak lulus juga maka harus mengikuti program kejar paket.

  1. Kurikulum yang diajarkan di Inggris yaitu mata pelajaran matematika, IPA, IPS bahasa Spanyol, pelatihan musik, estetika, kerajinan tangan, seni, dan pelajaran olahraga. Sementara itu, kurikulum yang diajarkan di Indonesia yaitu mata pelajaran PKN, IPA, IPS matematika, bahasa Indonesia, agama, seni budaya dan keterampilan, olahraga, dan muatan lokal.

Kelebihan Sistem Pendidikan di Indonesia

Kelebihan sistem pendidikan di Indonesia ini mungkin juga dapat menjadi perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia. Berikut ini adalah kelebihannya:

  1. Sistem Pendidikan yang Transparan

Saat ini sistem pendidikan dapat berjalan secara transparan. Hal ini karena para wali murid yang dapat mengawasi sistem pembelajaran dengan jelas dan mudah. Orang tua dan wali murid bahkan juga bisa membantu mengembangkan kecerdasan dan keterampilan murid berdasarkan dengan proses pembelajaran yang ada.

  1. Penyusunan Kurikulum Langsung oleh Para Ahli

Sistem pendidikan saat ini sudah melibatkan guru dalam menyusun kurikulum baru. Hal ini tentunya menjadi kelebihan mengingat guru adalah orang yang langsung terjun mengajari siswa sehingga menjadi harapan dapat mengetahui materi-materi untuk menggali bakat peserta didik. Sehingga kurikulum yang tercipta dapat benar-benar bekerja dan memberikan efek yang baik.

  1. Sistem Edukasi yang Beragam

Indonesia memiliki keberagaman budaya maka sistem pendidikan dibuat dan disesuaikan dengan kekayaan bangsa Indonesia. Adapun jenjang yang dapat peserta didik pilih yaitu formal, nonformal, dan informal.

  1. Menanamkan Moral yang Baik

Dalam sistem pendidikan di Indonesia terdapat mata pelajaran agama dan pendidikan kewarganegaraan yang memiliki tujuan untuk melahirkan warga negara yang memiliki moral yang baik. Selain itu, terdapat pula mata pelajaran muatan lokal yang dapat membantu melestarikan budaya dalam Indonesia.

Kelebihan Sistem Pendidikan di Inggris

Berikut ini adalah kelebihan sistem pendidikan di Inggris sebagai perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia. Sistem pendidikan di Inggris menggunakan pola press schematic yang artinya mata pelajarannya tidak terlalu banyak yang siswa pelajari dan siswa akan lebih fokus sehingga dapat memahami dan memaknai pelajaran.

Sekolah juga tidak akan menekan siswa sehingga anak tidak akan merasa tertekan selama bersekolah. Bagi siswa sekolah adalah tempat untuk berkreasi, berdiskusi, dan bermain. Lama waktu belajar di sana juga lebih singkat daripada di Indonesia. Sedangkan urusan biaya sekolah sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah, tenaga pendidiknya juga sangat kompeten dalam menjalankan tugasnya.

Kualifikasi pendidikan di Inggris juga telah dikenal dan diakui secara internasional sehingga dapat dikatakan sebagai salah satu yang terbaik di dunia. Metode pengajarannya bertujuan untuk mempersiapkan murid dengan keterampilan di pasar global.

Inggris sendiri adalah salah satu rumah universitas yang banyak dicari di dunia, yaitu Oxford University. Selain itu, terdapat sebanyak 7 universitas terbaik di Inggris dan memiliki 26 universitas terbaik di dunia berbasis di Inggris.

Kekurangan Sistem Pendidikan di Indonesia

Selain memiliki kelebihan tentunya sistem pendidikan di Indonesia juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangannya:

  1. Sarana Pendidikan yang Tidak Tersebar Merata

Seperti pengetahuan umumnya bahwa Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau. Hal ini menjadi faktor penyebab tidak meratanya sarana pendidikan bahkan sarana dan prasarana lainnya, seperti listrik, jembatan, jalan, dan lain sebagainya.

Banyak daerah terpencil dan terpelosok yang belum terjamah oleh pendidikan yang berkualitas. Bahkan banyak anak-anak yang tidak bisa mengecap bangku pendidikan. Para guru dan juga murid juga kekurangan sarana belajar dan fasilitas kebutuhan sekolah.

Banyak sekolah terpencil yang bahkan kekurangan meja dan kursi untuk siswanya. Selain itu, terkadang bangunan sekolah juga tampak tidak layak, namun karena keterbatasan dana sehingga proses renovasi sekolah tidak dapat berjalan.

  1. Tenaga Pendidik yang Belum Tersebar Merata

Selain sarana pendidikan yang belum merata, tenaga pendidik juga masih belum merata. Kebanyakan pengajar bekerja di daerah perkotaan dan pada daerah yang terpencil kebanyakan masih kekurangan jumlah guru sehingga proses belajar tidak bisa berjalan semestinya.

  1. Menggunakan Kurikulum yang Masih Bersifat Teoritis

Pendidikan di Indonesia kebanyakan masih mengandalkan teori saja. Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya sarana dan prasarana. Jika membandingkan dengan sistem pendidikan dari negara-negara maju lainnya, pastinya pendidikan di Indonesia dalam beberapa aspek masih tertinggal.

Masih banyak sekolah yang tidak melakukan praktikum karena terbatasnya fasilitas maupun karena tenaga pendidiknya yang kurang membekali siswa dengan hard skill dan soft skill yang mumpuni.

Untuk mengatasi kekurangan sistem pendidikan ini terdapat beberapa solusi seperti membentuk badan pengawas di setiap daerah apalagi di daerah yang terpencil agar terpantau dan dapat menciptakan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, pemerintah juga harus menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk daerah-daerah yang terpencil sekalipun.

Penutup

Setelah mengetahui tentang beberapa perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia meliputi perbedaan jenjang pendidikan, kelebihan dan lainnya yang telah kami paparkan di atas pastinya akan membuat Anda lebih memahami tentang bagaimana sistem pendidikan di Inggris dan bagaimana sistem pendidikan di Indonesia.

Keduanya memiliki perbedaan yang cukup banyak. Anda pastinya juga dapat menentukan sistem pendidikan mana yang lebih baik antara keduanya. Hal ini mungkin juga dapat menjadi faktor untuk menempuh pendidikan di Inggris bagi sebagian orang dengan melihat keunggulannya. Akan tetapi selama menempuh pendidikan di Inggris, pastinya Anda dapat menemui kesulitan tersendiri.

Misalnya yaitu bahasa, Anda mau tidak mau harus menggunakan dan belajar bahasa Inggris. Hal ini karena nantinya selama di Inggris Anda hanya dapat menggunakan bahasa Inggris, pelajaran juga hanya menggunakan bahasa Inggris. Jika Anda tidak dapat berbahasa Inggris atau kesulitan dalam mempelajarinya hal ini nantinya akan menjadi masalah yang cukup berat.

Selain itu, terdapat pula masalah finansial. Sekolah memang dibiayai oleh pemerintah akan tetapi untuk membiayai kehidupan sehari-hari tentunya dengan uang sendiri. Karena itu Anda harus menyiapkan bekal uang yang banyak. Hal ini mengingat juga bahwa nilai mata uang yang berlaku di sana lebih besar sehingga dapat saja bekal uang yang Anda bawa lebih cepat habis.

Solusi yang dapat Anda lakukan yaitu cermat dalam mengelola uang dan bila memungkinkan bekerjalah paruh waktu untuk mendapat penghasilan. Ada banyak pilihan pekerjaan part time yang dapat dilakukan oleh pelajar luar negeri. Demikianlah pembahasan tentang perbedaan sistem pendidikan di Inggris dan Indonesia dari VisitPare.com. Dengan ini semoga dapat menambah pengetahuan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.