Cara Mudah untuk Berbicara dengan Aksen British

Meskipun kebanyakan sekolah di Indonesia mengajarkan bahasa Inggris dengan kiblat Amerika, tidak sedikit yang tertarik dengan aksen British English. Bagi sebagian orang, aksen dalam British English ini lebih elegan.

Cara Berbicara dengan Aksen British

Tidak hanya perbedaan kosa kata, berbicara dengan aksen British English pun cukup berbeda dari cara pengucapan American English. Apakah Anda tertarik untuk mempelajari cara berbicara dengan aksen British? Berikut beberapa cara mudah agar Anda fasih dengan pengucapan ala orang Inggris.

aksen british english

Gunakan Kata “Mate”

Sebelum Anda belajar pengucapan dengan aksen British English, tentu Anda harus tahu slang maupun kata umum yang biasa masyarakat Inggris gunakan. Akan aneh jika Anda menggunakan aksen Negara Albion tersebut namun dengan kosa kata American English.

Kosa kata yang berbeda dan paling mungkin Anda temukan dalam British English adalah kata “mate”. Mungkin Anda terbiasa menggunakan kata “friend” sebelumnya, maka mulai sekarang coba gunakan “mate” saat Anda berbicara dengan aksen British English.

Namun ingat bahwa penggunaan kata ini bersifat informal atau kasual. Bisa Anda ucapkan pada teman dekat, seperti ketika menyapa, “Hey, Mate! How you doing?” untuk menanyakan kabar.

Menariknya, orang Australia juga menggunakan kata “mate” saat ingin menyebutkan “teman”. Akan tetapi Anda harus hati-hati jika menggunakan kata ini saat berbicara ke American. Sebab bagi mereka kata ini mengandung konotasi romantis.

Samarkan Huruf “R”

Saat Anda menonton film berbahasa Inggris, Anda akan langsung bisa menyadari bahwa film tersebut merupakan film dari negara Inggris dari cara tokoh melakukan pelafalan huruf “R”.  Dalam banyak kosa kata, huruf R aksen British English tersamarkan atau bahkan tidak terdengar sama sekali.

Sebenarnya, di Inggris sendiri setiap daerah memiliki cara yang berbeda saat mengucapkan huruf “R”. Ada yang secara jelas melafalkan huruf tersebut dan ada yang sebaliknya. Namun secara umum, masyarakat Inggris menyamarkan pelafalan huruf R atau bisa disebut non-rhotic.

Setidaknya terdapat tiga aturan umum terkait pelamahan huruf R dalam aksen British English. Pertama, huruf R tetap Anda lafalkan secara jelas apabila berada di awal kata. Misalnya rain, red, run, dan, read.

Kedua, apabila huruf R berada di tengah kata maka Anda harus menyamarkannya. Huruf R harus terdengar kurang jelas atau terdengar secara tipis. Contohnya adalah hurry, garage, dan clearly. Ketiga, apa bila huruf R berada di akhir kata seperti fear, sheer, dan water, maka tidak perlu Anda baca.

Samarkan Huruf T

Cara berbicara dengan aksen British selanjutnya adalah dengan menyamarkan pengucapan huruf T. Berbeda dengan American English yang secara jelas melafalkan huruf T, kamu harus menganggap bahwa huruf T dalam sebuah kata seolah tidak ada.

Misalnya, “butter” menjadi “buh-er”, “start” terdengar “star”, dan “little” seperti “lil-el”. Anda akan terbiasa dengan tidak terdengarnya huruf T apabila sering menonton film Inggris.

Namun akan berbeda jika huruf T bertemu dengan huruf H, misalnya “this” dan “the”. Dalam aksen British English, penyebutan TH harus Anda ucapkan dengan posisi lidah menyentuh gigi bagian atas. Di dunia bahasa, hal ini disebut konsonan dental.

Dalam aplikasinya, Anda akan mendengar beberapa jenis orang Inggris saat mengucapkan huruf TH. Sebagian ada yang mengucapkannya seolah sebagai huruf “D”, huruf “Z”, huruf “S”, huruf “V”, bahkan huruf “F”. Hal ini menjadikan banyak orang yang bingung saat mulai belajar aksen dalam British English.

Huruf “O” Dibaca Biasa

Cara mudah berikutnya untuk terlihat fasih dalam aksen British English ialah dengan memperhatikan pengucapan huruf O. Apabila sebelumnya Anda terbiasa mengucapkan huruf “O” seolah menjadi “A” dalam American English, maka jangan lakukan hal tersebut saat mengucapkan kata dalam aksen British.

Dalam aksen ini, Anda harus mengucapkan huruf O seperti dalam bahasa Indonesia. Misalnya hospital, dalam aksen British English terdengar \ˈhɒs.pɪ.təl\, berbeda dengan aksen American English yaitu  \ ˈhä-(ˌ)spi-tᵊl\.

Baca Biasa Huruf “A”

Pada beberapa kosa kata tertentu, huruf “A” harus Anda baca seperti huruf A pada bahasa Indonesia. Biasanya cara baca seperti ini digunakan untuk membaca kosa kata dengan suku kata tunggal seperti fast, spark, dan dance yang mana menjadi /fɑːst/, /spɑːk/, dan /dɑːns.

Namun ada pula kata dengan suku kata tunggal yang harus Anda baca dengan pelafalan “æ”, misalnya back menjadi /bæk/ dan fat yaitu /fæt/. Sekilas “æ” akan terdengar seperti pelafalan huruf A biasa, namun sebenarnya berbeda. Ada teknik yang harus Anda lakukan untuk membedakannya dari pelafalan huruf A.

Letakkan lidah Anda dekat dengan bagian bawah mulut dan ujung lidah berada di belakang gigi depan bagian bawah. Anda bisa berlatih melafalkan “æ” aksen British English untuk membaca kata grammar, fashion, dan cat.

Pelafalan Huruf  “U”

Dalam aksen British English, pelafalan huruf “U” terbilang cukup sulit karena terdapat beberapa jenis pelafalan. Ada pelafalan “ju” seperti university, stupid, dan usually yaitu /ˌjuː.nɪˈvɜː.sə.ti/ /ˈstjuː.pɪd/, dan /ˈjuː.ʒu.ə.li/.

Selain itu ada pelafalan “ʊ” yang terdengar seperti “uh”. Contohnya adalah put jadi /pʊt/ dan should yaitu /ʃʊd/. Menariknya “ʊ” tidak hanya untuk kata yang mengandung huruf “u” namun juga bisa “o” maupun double O seperti woman dan cook.

Berikutnya ada pelafalan U dengan cara baca “uː” yang menyerupai pelafalan “U” pada bahasa Indonesia. Pelafalan ini dapat Anda gunakan untuk membaca kata group, include, moon, dan masih banyak lainnya.

Pengucapan Tanggal

Pengucapan tanggal dalam aksen British English menggunakan ordinal number. Seperti first untuk tanggal satu dan third untuk tanggal tiga. Urutan pengucapan dari tanggal satu sampai dua belas adalah first, second, third, fourth, fifth, sixth, seventh, eight, ninth, tenth, eleventh, dan twelfth.

Untuk tanggal 13 hingga 19 gunakan angka dalam bahasa Inggris biasa lalu tambahkan “th” pada bagian akhirnya. Untuk selanjutnya gunakan perpaduan angka biasa dengan angka ordinal. Seperti misalnya 26 adalah twenty-sixth dan tanggal 31 adalah thirty-first.

Saat mengucapkannya dalam kalimat, Anda bisa menyebutkan tanggal maupun bulannya terlebih dahulu. Misalnya “It’s the fifth of February” atau “It’s February fifth”. Penggunaan kalimat kedua lebih kasual.

Siap Menggunakan Aksen British English?

Demikian cara mudah untuk mulai mempelajari aksen British English. Film-film seperti Harry Potter, Sherlock Homes, dan The Chronicles of Narnia biasanya menjadi rekomendasi untuk orang yang ingin terbiasa mendengarkan aksen ini.

Pengucapan aksen yang benar akan menguntungkan Anda saat mengerjakan tes kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS. Selain itu juga tentu akan memudahkan Anda untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang menggunakan aksen British English.

Namun di luar itu, Anda tidak perlu malu menggunakan aksen Anda sendiri, bahkan di forum internasional. Hal yang terpenting adalah lawan bicara Anda paham apa yang Anda bicarakan dan tidak terjadi kesalahpahaman. Sebagai referensi lain belajar British English, Anda bisa membaca artikel perbedaan British English dan American English berikut. Selamat belajar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *