Cara Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris Saat Interview, Lengkap dengan Contohnya

Tahukah kamu bahwa cara perkenalan diri dalam bahasa Inggris saat interview akan sangat berpengaruh pada penilaian perekrut terhadap dirimu sebagai seorang kandidat? Pengenalan diri ini sangat penting karena tidak hanya memungkinkan pewawancara melihat kepribadian dan keterampilan presentasimu, tetapi juga memberi kamu kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan pemberi kerja. 

Di artikel ini, kamu akan mendapatkan informasi tentang cara melakukan interview yang baik dan benar. Tanpa basa-basi,  yuk, cek satu persatu. 

Bacaan Lainnya
  • Sapa Pewawancara dengan Sopan

Cara Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris Saat Interview Bisa dengan Menyapa Terlebih Dahulu

Menyapa pewawancara adalah hal terbaik yang bisa kamu lakukan dalam sesi perkenalan diri. 

Lanjutkan dengan ungkapkan rasa terima kasih kamu kepada pewawancara karena telah memanggil kamu untuk wawancara kerja tersebut. 

Bagian pertama dari pengenalan diri kamu harus berisi tentang siapa kamu dan di mana kamu tinggal. Misalnya, kamu dapat mengatakan,

“My name is Radhika, I am from Surabaya ”.

  • Ceritakan Mengenai Latar Belakang Pendidikan

Setelah tahap pertama selesai, kamu bisa langsung berbicara mengenai latar belakang pendidikan kamu, ceritakan apakah kamu adalah lulusan baru atau bukan. 

Beri tahu pewawancara tentang nama sekolah, perguruan tinggi/universitas, dan gelar akademik yang kamu miliki. Informasikan juga tentang Nilai Rata-Rata Kumulatif (CGPA) kamu jika menurut kamu layak disebutkan; jika tidak, jangan membahas nilai. 

Ceritakan juga tentang proyek yang telah kamu selesaikan, dan sertifikasi yang kamu peroleh terkait dengan posisi yang kamu lamar.

  • Ceritakan Pencapaian yang Telah Kamu Capai 

Jangan ragu untuk mengungkapkan statistik menarik tentang pencapaian pekerjaan kamu, namun pastikan untuk mendukung klaim kamu dengan bukti.

Kamu dapat mengatakan bahwa kamu berperan penting dalam mendorong peningkatan 38 persen untuk layanan klien selama 12 bulan. Hal ini  jauh lebih baik daripada hanya menyatakan bahwa Anda adalah pemecah masalah. 

Sampaikan pencapaian kamu dengan antusias, tetapi jangan menyombongkan diri. Selain itu, ingatlah untuk membuat daftar pencapaian yang singkat dan padat agar pewawancara tidak bosan.

  • Ceritakan Tentang Hobimu

Jangan ragu untuk mendiskusikan minat dan hobi kamu. Jika kamu seorang lulusan baru, kamu dapat menceritakan kegiatan ko-kurikuler yang kamu ikuti. Pewawancara biasanya tertarik untuk mempelajari minat dan hobi seseorang. Pasalnya, minat dan hobi mencerminkan kepribadian seseorang.

  • Berikan Closing Statement 

Pernyataan penutup ini sangat penting karena menunjukkan niat kamu. Dalam pernyataan penutup kamu, jelaskan dengan singkat apa yang memotivasi kamu untuk melamar pekerjaan dan bagaimana kamu yakin peran tersebut sejalan dengan tujuan karir kamu. Bicarakan juga tentang betapa menariknya pekerjaan itu buat kamu. 

Selanjutnya, beri tahu pewawancara tentang keterampilan inti yang kamu miliki dan bagaimana kamu bisa menerapkannya dalam pekerjaan tersebut. 

Pernyataan penutup ini harus mengesankan pewawancara. Kamu bisa mengakhiri pengenalan diri Anda dengan mengatakan, “That’s all about me, thank you.”

Contoh Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris Saat Interview 

Kumpulan Cara Perkenalan Diri dalam Bahasa Inggris Saat Interview

Di bawah ini adalah contoh perkenalan diri dalam bahasa inggris saat interview.

Contoh 1 : “Good morning Ma’am, I am Kartika Sari. I have completed B. Tech in Biotechnology from Tunas Harapan University. I conducted all of the experiments for my dissertation on microbiological methods and bacterial fermentation, exclusively following the instructions of my advisor. 

I did a good job of understanding the new approaches, and I want to continue developing my abilities. In light of this, I would like to apply for the role of Microbiological Project Assistant.”

Contoh 2:Hello Ma’am/Sir, I am so grateful that you consider my application for an interview. I am Novita Sanusi, an M. Tech. in Microbiology from Tunas Harapan University. 

I have received practical experience through my internships in addition to working independently on my dissertation projects. My area of expertise has been antibiotic resistance, where I discovered intriguing findings reported in a peer-reviewed journal. I also took a specialist course in virology because I am interested in it.”

Nah, setelah membaca artikel ini, apakah kamu sudah siap untuk melakukan jadwal wawancara kamu? Jangan lupa lakukan langkah-langkah di atas dan berikan kesan yang mendalam untuk pewawancara kamu. Gunakan cara speaking Bahasa Inggris saat interview yang baik dan benar, agar Anda mendapatkan hasil interview yang optimal.