Contoh Perkenalan bahasa Inggris untuk Anak SD

Salah satu materi penting yang perlu diperkenalkan pada anak-anak saat belajar bahasa Inggris adalah perkenalan atau introduction. Lalu, seperti contoh perkenalan bahasa Inggris untuk anak SD agar bisaberkomunikasi yang baik dan benar?

Kalau kamu bertemu orang asing, pasti tidak langsung mengobrol panjang lebar, kan? Harus ada sapa salam terlebih dahulu, kemudian baru penyampaian tujuan. Adanya topik pembicaraan tertentu bisa obrolan semakin menarik.

Terlebih, jika kita belum mengenal orang tersebut sehingga harus melakukan perkenalan diri terlebih dahulu. Introduction yang mengandung tata krama wajib dilakukan ketika pertama kali berkenalan. Di dalamnya, juga harus terdapat struktur percakapan supaya terkesan menghargai partner bicara.

Lalu, apa saja yang harus diperhatikan saat berkenalan dalam bahasa Inggris? Sebelumnya, kamu harus tahu struktur kalimat yang harus ada pada introduction.

Mengenal Struktur Teks Introduction

Bagaimana cara memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris yang tepat? Salah satunya, kamu wajib memperhatikan struktur kalimatnya. Hal ini bertujuan supaya anak-anak mengetahui poin apa saja yang harus disampaikan.

Jangan sampai  mereka langsung membahas tentang hal yang lebih privacy, misalnya alamat rumah, padahal belum saling bertukar nama atau informasi dasar lainnya. Oleh sebab itulah kamu sebaiknya menyampaikan materi penting ini kepada anak-anak.

Adapun struktur yang harus ada dalam teks introduction yaitu:

1. Greeting atau Salam Pembuka

Pertama-tama ucapkan salam kepada partner bicaramu, baik itu kenalan ataupun orang baru. Fungsi salam pembuka adalah sebagai bentuk rasa hormat kepada orang tersebut.

Sapa terlebih dahulu sambil tersenyum supaya mereka lebih nyaman dan tidak merasa terancam. Kemudian percakapan intens akan terbentuk dengan sendirinya.

Banyak cara menyenangkan, mulai dari sapaan formal sampai nonformal. Anak-anak dapat mengucapkan greeting secara umum seperti ‘Hello. Good Morning!’ atau singkatnya berkata ‘Hi’.

Alternatif lain dapat kamu contohkan kepada anak-anak. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

  • Good morning/afternoon/evening
  • Hi. How are you?
  • How do you do?

2. Menyampaikan Tujuan

Bagian kedua yaitu menyampaikan maksud percakapan supaya terasa sopan. Misalnya dengan berkata “Let me introduce myself.” Dari sini kamu meminta izin kepada orang tersebut untuk meminta waktunya sebentar.

3. Perkenalkan Nama

Selanjutnya adalah mulai memperkenalkan nama. Jadi lawan bicara kita bisa tahu dengan siapa dirinya berbicara. Memberikan informasi penting berupa nama akan membuat mereka percaya kalau kamu tidak berniat jahat.

Biasanya kalimatnya dimulai dengan “My name is ……..”. Kamu juga dapat mencontohkan penggunaan nickname atau nama panggilan. Boleh juga memberitahu full name atau nama lengkap sesuai kebutuhan saja.

4. Penutup

Bagian terakhir perkenalan bahasa Inggris singkat adalah salam penutup untuk mengakhiri percakapan. Kita tidak boleh langsung pergi begitu saja karena terkesan kurang sopan. Ucapkan salah satu dari contoh berikut.

  • Thank you
  • Nice to meet you
  • Please to meet you
  • See you later, my friend!
  • Good bye!

Jenis-Jenis Introduction Menurut Situasinya

Saat mengajarkan perkenalan dalam bahasa Inggris untuk anak SD, maka kamu harus memilahnya menjadi dua jenis, yaitu formal dan nonformal.

1. Introduction Formal

Introduction Formal

Perkenalan yang harus dikenalkan pertama adalah introduction formal. Fungsinya, agar percakapan lebih lebih sopan dan memiliki tata krama.

Situasi formal ini biasanya adalah saat anak-anak berhadapan dengan orang tua seperti guru, kepala sekolah, orang asing, atau kerabat maupun orang yang lebih tua.

Selain itu, kalimat formal juga berlaku untuk acara khusus. Misalnya, saat membacakan pidato atau berbicara di muka umum. Orang-orang yang hadir dalam acara tersebut memiliki usia beragam, namun terutama adalah termasuk orang-orang dewasa.

Berbagai kosakata ucapan introduction formal perlu kamu kenalkan pada anak-anak dalam situasi ini. Adapun contohnya seperti gambar berikut!

formal introduction

Nah, supaya anak-anak lebih mengenal variasi kalimat perkenalan bahasa Inggris, kamu bisa berikan berbagai contoh terlebih dahulu sebelum meminta mereka mempraktikkannya di kelas.

2. Introduction Nonformal

Kalimat introduction bahasa Inggris juga bisa diterapkan dalam situasi nonformal. Jenis ini banyak digunakan dalam pertemuan atau percakapan santai, namun tetap sopan. Situasi yang mendukung percakapan nonformal ini misalnya ketika anak-anak bertemu teman sebaya.

Atau, bisa juga dipergunakan saat mereka memperkenalkan diri di depan kelas. Simak berbagai variasi ucapan perkenalan dalam situasi nonformal berikut ini.

Introduction Nonformal

Yang penting untuk kamu jelaskan pada anak-anak, bahwa penggunaan bahasa informal ini boleh saja dipraktikkan, namun harus sesuai dengan situasinya. Jangan sampai anak-anak mengucapkannya kepada orang dewasa apalagi yang berusia jauh lebih tua darinya.

Beberapa contoh ucapan di atas berkesan santai, bahkan bisa jadi dianggap kurang sopan jika salah menerapkannya. Apalagi jika memasukkannya dalam teks acara penting seperti pembukaan pidato atau perkenalan diri di tengah podium.

Ada pula jenis slang language di kalangan anak-anak muda perkotaan. Contohnya memakai ‘What’s up Bro! How are you doing, guys!’.

Agar anak SD mudah mengerti contoh penerapan informal introduction maka perhatikan gambar berikut!

Introduction Nonformal

Jenis Introduction Berdasarkan Jenis Komunikasinya

Berdasarkan jenis komunikasinya, introduction dibagi menjadi dua yaitu monolog dan dialog. Pelajari ciri keduanya di sini.

1. Perkenalan Diri Monolog

Seperti apa kalimat introduction my self alias memperkenalkan diri sendiri di depan seseorang atau banyak orang? Jenis perkenalan diri ini umumnya disebut  bentuk monolog.

Introduction monolog sifatnya lebih singkat, padat, dan jelas. Biasanya kamu gunakan ketika mempresentasikan sesuatu di depan umum. Syaratnya hanya satu, yaitu tidak ada feedback dari lawan bicara alias bukan berbentuk percakapan dua arah.

Bentuk ini memang lebih kaku karena tidak ada timbal balik langsung dari pendengar. Itulah sebabnya kenapa seringkali tidak ada pembicaraan intens dan lanjutan setelahnya.

Hal penting lain pada perkenalan monolog yaitu adanya topik pembicaraan lain setelahnya. Kamu hanya memperkenalkan diri serta memberikan informasi singkat. Misalnya dimulai dari nama lengkap, nama panggilan, asal tinggal, usia, bidang atau instansi pekerjaan.

Teks monolog introduction untuk anak-anak SD harus lebih simple, namun tetap mengandung kalimat greeting, tujuan, serta penutup, yang disampaikan secara singkat. Kosakatanya pun harus sederhana supaya mereka cepat paham sekaligus mengingat vocabulary baru.

Perkenalan Diri Monolog introduction

2. Perkenalan Diri dalam Percakapan Langsung (Dialog)

Jenis introduction atau perkenalan bahasa Inggris singkat selanjutnya adalah bentuk dialog. Percakapan ini harus dua arah di mana anak-anak mempunyai partner berbicara secara langsung.

Nanti akan ada feedback dari lawan bicara sehingga terbentuk komunikasi utuh. Adapun contoh percakapan menarik seperti berikut ini.

Karen           : Hello. How are you?

Frank           : Oh, Hi! Fine, thanks.

Karen           : Allow me to introduce myself first. I am Karen from Class B.

Frank           : I am Frank, then.

Karen           : I am a little bit confused about this place. Could you please help me?

Frank           : Of course.

Karen           : Thank you, Frank.

Olivia           : Hi. I’m Olivia. What’s your name?

Brandon       : Hi, Olivia. I am Brandon.

Olivia           : How old are you?

Brandon       : I am 8 years old, and you?

Olivia           : I am seven. Let’s be friends!

Nana            : Excuse me, Sir. Let me introduce myself, please.

Stranger       : Yes, please.

Nana            : My name is Nana. I am a new visitor in this city. Could you please help me to read the map?

Stranger       : Oh, my pleasure. Let me help you, little girl.

Nana            : Thank you very much, Sir!

Stranger       : You’re welcome.

Perkenalan diri pada teks dialog akan menimbulkan komunikasi yang lebih intens. Tidak mengherankan kalau sifatnya fleksibel karena mengikuti topik pembicaraan. Kondisi juga sangat memengaruhi apalagi kalau partnernya memberikan feedback bagus.

Selain itu penyampaian introduction secara dialog akan lebih ekspresif. Kamu dapat memperlihatkan ekspresi wajah seperti tersenyum atau mengangguk dan berbagai gesture tubuh. Bahkan intonasi suara ketika mengucapkan kalimat pun dapat kamu atur sendiri.

Misalnya, ketika seseorang sedang menanyakan arah jalan kepada orang asing. Tentu mereka akan menggunakan ekspresi wajah dan intonasi suara ramah. Kemudian lawan bicara akan memberikan balasan secara langsung sehingga terkesan komunikatif dan hidup.

Hal ini juga menyebabkan orang asing yang baru saling mengenal dapat berteman baik. Perkenalan diri singkat kemudian membahas berbagai topik conversation menarik.

Tips Mengajarkan Materi Introduction pada Anak SD

Tips Mengajarkan Materi Introduction pada Anak SD

Nah, cukup mudah kan, materi bahasa Inggris introduction SD? Agar materi bisa tersampaikan dengan baik dan anak-anak lebih mudah mempraktikkannya, ada sejumlah tips yang bisa kamu terapkan. Berikut beberapa tips mengajarkan introduction pada anak-anak:

1. Kenalkan Teori, Baru Praktik

Sebelum memberi contoh dan praktik, kamu harus menjelaskan teori dasarnya terlebih dahulu agar anak-anak mudah mengerti. Misalnya pengertian teks introduction, jenis kalimatnya, fungsin, struktur, serta variasi kosakatanya. Kalau kamu langsung memberikan contoh nyata, bisa jadi mereka kesulitan.

2. Berikan Banyak Contoh

Anak-anak lebih mudah belajar dan mencerna dari contoh. Karenanya, kamu bisa memberi mereka contoh introduction, mulai dari bentuk formal hingga informal, dan untuk percakapan (dialog) maupun monolog.

Semakin sering intensitasnya dan makin beragam contoh yang kamu berikan, maka proses belajar anak-anak pun makin efektif. Anak cenderung menghafalkan informasi yang mereka dapatkan., kemudian mempraktikkan sendiri secara langsung.

3. Manfaatkan Beragam Media Pembelajaran

Kamu bisa memanfaatkan beragam media pembelajaran kekinian, seperti video di YouTube, film anak-anak, atau animasi. Temukan potongan-potongan percakapan introduction, lalu tunjukkan kepada anak contoh perkenalan bahasa Inggris agar mereka tertarik.

Penggunaan metode belajar yang menyenangkan bisa meningkatkan minat belajar anak-anak. Selain itu, anak-anak cenderung lebih mudah bosan kalau pengajar bahasa Inggris yang hanya berbekal textbook. Lakukan strategi baru demi menciptakan suasana belajar yang nyaman.

4. Berikan Feedback

Jangan lupa memperbaiki kesalahan ketika anak-anak mempraktikannya kalimat introduction. Beberapa masalah sering muncul seperti kesalahan pengucapan kosakata tertentu (pronunciation). Misalnya pada kata-kata cukup panjang seperti introduction, allow me, introduce, my pleasure, dsb.

Agar tidak mengulangi kesalahan tersebut maka kamu harus memberi contoh terlebih dahulu, kemudian mintalah mereka mengulang tiap kalimatnya. Lakukan berulang kali sampai pelafalannya tepat!

5. Beri Tahu Terjemahannya

Selain membenarkan kesalahan baca, kamu harus mengartikan setiap kalimat introduction. Anak-anak usia SD membutuhkan banyak bimbingan dan umumnya belum bisa belajar secara mandiri seperti pelajar SMA atau bangku kuliahan.

Tujuan mengartikan setiap kalimat adalah meningkatkan pemahaman mereka tentang materi perkenalan diri. Jadi anak-anak bisa mengetahui variasi kosakata introduction paling pas untuk situasi tertentu.

Penutup

Materi introduction terlihat simpel bagi banyak orang. Akan tetapi sebagian besar dari mereka juga sering melakukan kesalahan. Kesalahan umum yang kerap terjadi adalah kurang memerhatikan hal-hal penting seperti bentuk percakapan dan situasinya.

Untuk itu, penting bagi anak-anak untuk mengenal jenis-jenis introduction.  Nah, itu dia materi perkenalan bahasa Inggris untuk anak SD beserta contoh-contohnya.

Tinggalkan komentar