Contraction dalam Bahasa Inggris: Definisi, Contoh, dan Cara Penggunaan

Contraction dalam Bahasa Inggris: Definisi, Contoh, dan Cara Penggunaan

Contraction dalam Bahasa Inggris mudahnya merupakan singkatan. Dengan contraction, maka pengucapan maupun penulisan kata akan lebih singkat.

Namun, Anda tidak bisa menyamakan singkatan yang ada di dalam Indonesia sama dengan contraction ini. Karena, pada umumnya contraction hanya akan membuat satu atau lebih huruf di dalam sebuah frasa.

Bahasa Inggris sendiri saat ini menjadi bahasa internasional. Di era modern perdagangan bebas yang memuat semua negara saling bersaing, Bahasa Inggris ini rasanya semakin penting untuk kehidupan.

Orang yang menguasai Bahasa Inggris akan jauh lebih mudah mendapatkan relasi, baik dalam segi bisnis maupun pendidikan. Jadi, tidak heran kenapa banyak sekali orang yang giat mempelajari Bahasa Inggris. Namun, tentu saja belajar bahasa baru tidak pernah semudah yang Anda bayangkan.

Meski sudah banyak orang yang menguasai Bahasa Inggris, tetapi Indonesia masih menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resminya. Itulah kenapa, masih banyak masyarakat yang tidak begitu familiar terhadap Bahasa Inggris.

Mempelajari contraction sangatlah penting ketika Anda ingin menguasai Bahasa Inggris. Hal ini karena penggunaannya sangat sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu secara lisan maupun dialog tertulis.

Contraction dalam Bahasa Inggris: Definisi, Contoh, dan Cara Penggunaan
Youtube.com

Mempelajari Lebih Dalam Tentang Contraction dalam Bahasa Inggris

Pada dasarnya, Bahasa Inggris memiliki banyak unsur yang jika Anda kuasai, maka akan sangat mempermudah proses dalam pembelajarannya. Salah satu istilah yang tidak kalah penting untuk Anda ketahui adalah Contraction.

Apa yang muncul di pikiran Anda saat mendengar kata contraction? Istilah contraction umumnya digunakan untuk menyebut kondisi yang terjadi pada ibu hamil yang menandakan bahwa akan segera terjadi proses melahirkan.

Arti tersebut sebenarnya benar jika berbicara contration yang tidak berhubungan dengan grammar. Namun, arti contraction dalam Bahasa Inggris akan berbeda ketika kita berbicara mengenai grammar.

Grammar sendiri merupakan tata bahasa dalam sebuah bahasa. Bahasa Inggris sendiri memiliki grammar yang cukup kompleks jika dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. Nah, istilah contraction dalam grammar Bahasa Inggris merujuk pada penyingkatan kata-kata atau sebuah rangkaian angka.

Jadi, contraction merupakan sebuah kata atau frasa yang berasal dari singkatan. Singkatan kata dalam contraction ini umumnya adalah dengan membuat satu atau lebih huruf di dalamnya.

Mengapa Harus Menggunakan Contraction?

Saat ini Anda sudah tahu bahwa contraction words dalam kata-kata Bahasa Inggris merupakan singkatan dari sebuah kata. Penyingkatan ini tentunya tidak akan mengubah atau mengurangi maksud dari kalimat yang mengandung kara contraction ini.

Penyingkatan kata dalam Bahasa Inggris tentu bukan tanpa alasan. Contraction words hadir untuk membuat kalimat terdengar lebih kasual. Dengan menyelipkan kata-kata contraction saat mengobrol, maka tingkat kekakuan juga akan semakin kurang.

Itulah kenapa, contraction sangat umum untuk digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk mengefektifkan waktu dalam percakapan. Namun, ternyata beberapa orang juga percaya bahwa kata-kata contraction sebenarnya tidak untuk digunakan dalam tulisan.

Tentu saja kepercayaan tersebut tidak benar karena kenyataannya contraction dalam Bahasa Inggris juga berguna untuk menekankan tone maupun menyesuaikan suasana dalam sebuah percakapan atau tulisan.

Proses pembentukan sebuah contraction adalah dengan melibatkan penghilangan huruf. Dengan begitu, maka sebuah frasa akan menjadi lebih singkat. Namun, perlu Anda perhatikan juga bahwa pengertian sesungguhnya dari contraction lebih menuju ke penghilangan huruf.

Namun, tidak salah juga untuk menganggap contraction sebagai singkatan demi mempermudah pengertian. Berikut ini beberapa contoh penulisan contraction words dengan benar.

Contoh Penggunaan Contraction Words

Ada beberapa contoh untuk penggunaan contraction dalam Bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari dan juga untuk penulisan yang tidak formal. Dalam istilah lain, Contraction juga terkenal dengan sebutan “short form”

Beberapa contoh contraction yang paling umum kita gunakan adalah:

  • ‘m sebagai am dalam I’m.
  • ‘re sebagai are dalam you’re, we’re, they’re.
  • ‘s sebagai is dan has dalam it’s, he’s, dan she’s.
  • ‘ve sebagai have dalam I’ve, they’ve, we’ve, dan you’ve.
  • ‘ll sebagai will dalam I’ll, she’ll, we’ll, it’ll, they’ll, dan he’ll.
  • ‘d sebagai had dan would dalam you’d, I’d, she’d he’d, they’d, we’d, dan juga it’d.

Contracted Nouns dan Pronouns

Contraction dalam Bahasa Inggris juga memperlihatkan noun maupun pronoun. Sebagai contoh:

  • That’s what i mean (itu bukan seperti apa yang kumaksud”
  • Nana’s bought a new pencil (Nana baru saja membeli pensil baru)
  • I’m so hungry right now (saat ini sayang sedang sangat lapar)

Negative Contraction dan Verb Contraction

Selain mewakili to be yang melibatan noun dan pronoun, contraction dalam Bahasa Inggris juga bisa berasal dari auxiliary atau helping verbs seperti to do have, can, dan to be. Contohnya:

  • I’ve got your message yesterday (aku sudah menerima pesanmu kemarin)
  • If anything happens, i’d do anything to help you (jika terjadi sesuai, aku akan melakukan apapun agar dapat membantumu.

Contraction dalam Tag Questions

Contraction dalam Bahasa Inggris juga membantu dalam memperpendek sebuah tag questions seperti halnya isn’t dan aren’t. Ini berguna untuk memastikan apakah seseorang sudah melakukan sesuatu atau mengerti sesuai atau belum. Contohnya:

  • I can trust you, can’s I? (aku bisa mempercayaimu, kan?)
  • You’ve got enough time to study, haven’t you? (kamu memiliki waktu yang cukup untuk makan, bukan?)

Ambiguous Contraction

Contraction jenis ini adalah frasa yang memiliki akhiran ‘d atau ‘s. Akhiran ‘d akan mewakili had dan would, sedangkan ‘s mewakili as atau is. Memiliki nama ambigu karena suatu kalimat dapat memiliki dua makna.

Sebagai contoh:

  • Rina’s tired (Rina lelah).

Akhiran ‘s pada kalimat tersebut mewakili is dan bukan has. Hal itu terlihat dari bentuk tenses-nya, yaitu present tense.

  • She’d be happy if i buy her a present (dia akan senang jika aku memberikannya hadiah).

Akhirnya ‘d pada kalimat tersebut juga memiliki arti sebagai would dan bukan had.

Dua Alternatif Menggunakan Contraction Words

Cara menggunakan contraction words sebenarnya tidak sulit karena pada dasarnya Anda hanya perlu menghilangkan beberapa huruf saja. Namun, sebenarnya terdapat dua alternatif penggunaan dalam contraction be seperti are, am dan is + negatif.

Berikut ini contoh penulisan contraction dalam Bahasa Inggris dan alternatif penggunaannya untuk Anda.

  • She is not bisa Anda tulis menjadi ‘she’s not’ atau ‘she isn’t‘.
  • You are not dapat Anda tulis sebagai ‘you’re not’ atau ‘you aren’t’.

Sedangkan pada kata has, have, had, will, dan would negatif, maka kita juga memiliki alternatif penulisan, yaitu:

  • They are not studied dapat Anda tulis ‘they’re not’ atau ‘they haven’t studied‘.
  • He has not studied dapat Anda tulis ‘he’s not’ atau ‘he hasn’t studied‘.
  • I wil not go dapat Anda tulis ‘i’ll not’ atau ‘i won’t go‘.
  • We would not go dapat Anda tuls ‘we’d not go‘ atau ‘we wouldn’t go‘.

Namun, selain contoh di atas maka kata contraction dalam Bahasa Inggris hanya dapat kita tulis dalam satu cara, yaitu:

  • I am not hanya I’m not dan bukan I amn’t.
  • He was not hanya he hasn’t.
  • We were not hanya dapat ditulis we weren’t.
  • I did not hanya dapat ditulis i didn’t.

Dengan begitu, maka contraction Anda bisa menyesuaikan penggunaannya agar tidak terlalu menjadi monoton. dalam sebuah kalimat.

Cara Penggunaan Contraction Words dengan Benar

Anda sudah mengetahui contoh contraction dalam Bahasa Inggris beserta alternatif penulisannya. Saat ini, saatnya Anda juga harus memahami cara penggunaan contraction yang tepat.

Meski contraction words sudah menjadi hal yang sangat lumrah di antara kalangan native English speaker, tetapi mereka juga tidak menggunakannya sembarangan. Sebab, contraction tidak dapat Anda gunakan di setiap kondisi. Ada kondisi tertentu yang melarang penggunaan contraction ini.

Untuk lebih lengkapnya, simak cara menggunakan contraction word dengan benar berikut ini.

1. Penggunaan dalam Kondisi Informal

Pada dasarnya, contraction hadir untuk membuat suasana dalam percakapan atau sebuah tulisan menjadi lebih kasual. Itu artinya, contraction hanya bebas digunakan dalam kondisi informal.

Para native speaker umumnya menggunakan contraction dalam percakapan sehari-hari karena lebih menghemat waktu dan juga membuat kondisi jauh lebih santai. Perlu Anda ketahui bahwa maksud dari informal disini tidak hanya dalam hal pertemanan saja.

Hal yang termasuk dalam kategori informal juga berupa percakapan bersama dengan orang tua atau rekan kerja. Sedangkan dalam tulisan, contraction dalam Bahasa Inggris dapat Anda gunakan dalam blog.

2. Hindari Penggunaan di Akhir Kalimat

Penempatan kata-kata contraction juga tidak bisa sembarangan. Hal ini memang terdengar sepele tetapi tetap harus Anda perhatikan agar tidak salah penggunaan.

Meski termasuk gaya kasual atau informal, nyaanya contraction dalam Bahasa Inggris tidak boleh Anda gunakan di akhir kalimat. Hal itu karena semua contraction hanya boleh Anda tempatkan pada bagian tengah kalimat.

Dengan kata lain, harus ada kata lainnya setelah contraction itu sendiri. Agar lebih mudah memahaminya, berikut ini contoh yang bisa Anda ambil:

  • Lisa : I think we would’ve lived better if we didn’t break up.
  • Bagas : Yeah, we would have.

Jika melihat dari percakapan tersebut, dapat Anda lihat perbedaannya. Bagas mengiyakan pernyataan dari Lisa. Akan tetapi, Bagas tidak boleh menggunakan kalimat “yeah, we would’ve” karena penggunaan contraction di akhir kalimat bukanlah hal yang tepat.

3. Jangan Terlalu Sering Menggunakan Double Contraction

Menggunakan contraction memang baik dalam percakapan sehari-hari. Hal itu akan membuat Anda terdengar seperti native speaker.

Namun, sebagian besar double contraction memiliki bentuk silang atau tidak dalam standard tata bahasa. Itulah kenapa, dalam percakapan verbal lebih baik tidak terlalu sering menggunakan double contraction ini.

Selain sulit diucapkan, double contraction dalam Bahasa Inggris juga umumnya akan membingungkan para pendengarnya. Akan tetapi, jika Anda dan teman sudah terbiasa menggunakan double contraction, maka tidak masalah untuk menggunakannya cukup sering.

4. Jangan Terlalu Sering Menggunakannya di Depan Orang yang Baru Belajar

Meski bagus dan membuat kita terlihat lebih fasih, tetapi penggunaan contraction di depan orang yang baru belajar sangat tidak disarankan. Hal itu karena contraction terdengar lebih sulit untuk mereka yang baru belajar. Hindari menggunakan kata would’ve, he’d, I’d terlalu sering.

Standar Contraction dalam Kondisi Formal

Dalam hal penulisan informal seperti halnya pesan singkat, blog, hingga memo, dan esai personal, penggunaan contraction banyak yang bertujuan untuk menerangkan suasana kasual yang ada di dalam jenis tulisan tersebut. Sedangkan dalam penulisan formal seperti makalah atau laporan akademik umumnya penggunaan contraction sangat dihindari agar dapat mempertahankan suasana yang lebih serius.

Meski umumnya penggunaan contraction dalam Bahasa Inggris adalah pada konteks kasual dan informal, tetapi ternyata ada mereka bisa digunakan dalam kondisi formal. Namun, tentu saja ada standar atau batasan-batasan tertentu menurut pedoman internasional.

  1. The Gregg Reference Manual

Pedoman pertama ini memuat pengertian contraction words dalam kondisi formal boleh digunakan untuk bahasa iklan. Iklan yang memang bertujuan menarik minat masyarakat sebisa mungkin harus komunikatif. Itulah kenapa penggunaan contraction dalam Bahasa Inggris pada iklan diperbolehkan.

  1. The Chicago Manual of Style

Selanjutnya ada pedoman dari The Chicago Manual of Style yang mengartikan contraction dalam Bahasa Inggris sebagai suatu penggunaannya memang boleh dalam kondisi tepat. Seperti halnya ketika seseorang ingin melontarkan pertanyaan negatif.

Contoh:

  • Don’t you want to join the party with us?

Jika tidak menggunakan contraction, maka kalimatnya akan menjad:

  • Do not you want to join the party with us?

Kalimat yang tidak menggunakan contraction terkesan janggal. Jadi, tidak ada salahnya menggunakan contraction dalam kondisi formal.

 The Associated Press Stylebook

Menurut pedoman dari The Associated Press Stylebook, penggunaan contraction dalam karya fiksi bukanlah menjadi masalah. Menurut pedoman ini, penggunaan contraction dalam Bahasa Inggris terlalu banyak memang tidak benar.

Namun, dalam karya fiksi penggunaan dari contraction words masih diperbolehkan. Akan tetapi jika tulisan berupa artikel berita ataupun makalah penelitian, maka sebaiknya tetap hindari penggunaan contraction ini.

Pemerintah Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa nasional mereka. Warga Amerika dalam kesehariannya telah menggunakan Bahasa Inggris untuk bersosialisasi.

Meski begitu, standar bahasa di Amerika Serikat dan Inggris cukup berbeda. Hal itu juga terlihat dalam pedoman penggunaan kata singkatan atau contraction.

Jika pemerintah Inggris cukup ketat dalam penggunaan contraction words, maka pemerintahan Amerika Serikat justru sebaliknya.

Pemerintah Amerika Serikat sudah terbiasa dalam penggunaan contraction pada kondisi-kondisi formal sekalipun. Bahkan, presiden pun dapat menggunakan contraction words saat menyampaikan pidato kepresidenan mereka.

Menurut Amerika, penggunaan dari contraction dalam Bahasa Inggris akan lebih memudahkan ketika berkomunikasi. Tetapi, tentu saja hal ini hanya berlaku untuk single contraction saja dan tidak double contraction.

Jadi, dengan menggunakan pedoman tersebut kita masih dapat menggunakan contraction dalam kondisi formal. Namun, sebaiknya tetap hindari penggunaan contraction pada saat harus berada di dalam kondisi formal karena ditakutkan tidak sesuai konteks.

Jadi, akan sangat baik jika Anda menggunakan contraction dalam percakapan sehari-hari. Tetapi, tentu saja penggunaannya tidak boleh terlalu berlebihan dan harus secukupnya saja.

Adapun penggunaan contraction dalam kegiatan sehari-hari sangat memberikan keuntungan. Proses speaking Anda akan semakin cepat dan terdengar lebih luwes seperti halnya native english speaker jika penggunaannya tepat.

Itulah penjelasan mengenai contraction dalam Bahasa Inggris dari VisitPare.com. Anda bisa mulai mempelajari tata bahasa ini agar lebih fasih dan juga akrab dengan berbagai istilah yang seringkali native speaker gunakan. Mempelajari suatu hal dengan sungguh-sungguh tentunya akan memberikan keuntungan yang besar untuk diri sendiri di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *