Past Future Perfect Continuous: Pengertian, Rumus, Ciri-Ciri dan Fungsi

3 min read

Past Future Perfect Continuous Pengertian, Rumus, Ciri-Ciri dan Fungsi

Bagi sebagian orang, belajar bahasa Inggris tidaklah mudah, bahkan menjadi hal yang merumitkan. Di dalam bahasa Inggris sendiri terdapat 16 tenses yang harus dipelajari dan dipahami dengan baik. Satu diantaranya yaitu past future perfect continuous.

Meskipun terbilang sulit, tentunya tidak menjadi penghalang bagi anda untuk menguasainya. Sebab, terdapat berbagai macam metode yang bisa memberikan kemudahan bagi anda untuk belajar bahasa Inggris daring.

Memiliki keahlian berbahasa Inggris merupakan impian bagi sebagian besar orang. Pasalnya, bahasa Inggris ini merupakan alat komunikasi yang bersifat universal.

Dengan memiliki keahlian berbahasa Inggris, maka dapat menjadi kelebihan bagi diri anda. Terutama untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus, hingga memperoleh beasiswa ke luar negeri.

Pengertian Past Future Perfect Continuous

Past future perfect continuous tense merupakan kata kerja yang digunakan untuk menerangkan suatu peristiwa atau pekerjaan yang akan atau sudah terjadi dan sedang dilakukan pada masa lalu. Dimana tidak ada hubungannya dengan masa sekarang.

Waktu dari suatu peristiwa atau pekerjaan pada tense ini memiliki ciri-ciri tersendiri. Biasanya diketahui serta terukur, dari jam berapa sampai jam berapa, selama berapa hari, dan hari apa sampai hari apa.

Hal inilah yang kemudian membedakannya dengan future perfect continuous tense. Bentuk dari tense ini mungkin sudah sangat familiar bagi kita. Jika anda sudah pernah belajar mengenai futur tense serta continuous tense, maka untuk mempelajari tense ini pun akan menjadi semakin mudah.

Baca :  Past Future Perfect Tense, Pengertian, Rumus, Fungsi Beserta Contohnya

Kalimat di dalam tense ini menggabungkan empat macam tense sekaligus. Diantaranya past tense, future tense, perfect tense, serta continuous tense.

Pada dasarnya, kata kerja yang digunakan di dalam past future perfect continuous tense ini mirip dengan kata kerja pada future perfect tense. Kedua tense tersebut memang menggunakan lebih dari satu keterangan waktu di dalam satu kalimat.

Sehingga dapat disebut dengan absolute relative tense. Dimana memiliki arti kedua keterangan waktu yang digunakan saling terkait. Tense ini memiliki sifat pengandaian atau conditional sentense.

Hal ini mempunyai maksud bahwa asumsi yang ada di dalam kalimat, tidak benar-benar terjadi, atau sekedar angan-angan. Dengan demikian, kalimat tersebut tidak dapat dinyatakan kebenarannya.

Rumus Past Future Perfect Continuous Tense

Sebelum kita mempraktekkan tense ini ke dalam bentuk kalimat, ada baiknya untuk mengetahui rumusnya terlebih dahulu. Sehingga tidak ada kesalahan dengan kalimat yang kita buat.

Terdapat beberapa rumus yang bisa anda pelajari. Tense ini mempunyai tiga bentuk yaitu positif, negatif, dan interogatif. Berikut ini terdapat beberapa hal yang penting untuk diketahui mengenai terbentuknya rumus tense tersebut.

  • Tense yang pertama kali digunakan yaitu past tense.
  • Sedangkan untuk tense yang digunakan kedua ini merupakan bentuk dari kalimat past tense. Maka, anda harus mengubah “will: menjadi “would” serta “shall” menjadi “should”.
  • Tense ketiga yang digunakan yaitu perfect tense. Hal ini ditandai dengan adanya kata”have”.
  • Sedangkan tense terakhir yang digunakan adalah continuous tense. Dengan begitu, “to be” yang digunakan diikuti dengan Verb-ing.

Agar lebih jelas dalam memahaminya, simak ketiga rumus past future perfect continuous berikut ini:

Kalimat Positif atau Positive (+)

Subject (I/you/she/he/it/they/we) + would + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:

  • She should have been writing a letter but the paper was lost. (Dia seharusnya menulis surat, tetapi kertasnya hilang).
  • The lion would have been catching the prey. However, the reality is not. (Seharusnya singa itu menangkap mangsanya. Namun kenyataannya tidak demikian).
  • We would have been gone an hour ago and now if it too late. (Kami seharusnya pergi satu jam yang lalu, dan sekarang sudah terlambat).
  • Agung should have been better men. But he is not a good man. (Agung seharusnya menjadi pria yang baik. Tetapi dia bukan pria yang baik).
  • They would have been reading the new book if it is still on the rack. (Mereka seharusnya membaca buku baru itu jika masih ada di rak).
Baca :  Kata Penghubung Dalam Bahasa Inggris dan Penggunaannya Lengkap

Kalimat Negatif atau Negative (-)

Subject (I/you/she/he/it/they/we) + would + not + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:

  • She would not have been driving. (Dia seharusnya tidak mengemudi).
  • They would not have been working. (Mereka seharusnya tidak bekerja).
  • She would not have been carrying my suitcase if my shoulders are not in pain. (Dia seharusnya tidak membawa koper ku, jika bahu ku tidak sakit).
  • She would not have been living in this city. (Dia seharusnya tidak tinggal di kota ini).

Kalimat Introgatif atau Introgative (?)

Would + Subject (I/you/she/he/it/they/we) + have + been + present participle (Verb-ing)

Contoh kalimat:

  • Would She have been carrying my suitcase? (Apakah dia seharusnya membawa koper saya?)
  • Would we have been running? (apakah kita seharusnya berlari?)
  • Would I have been driving? (apakah saya seharusnya mengemudi?)
  • Would they have been working? (Apakah mereka seharusnya bekerja?)

Syarat Penggunaan Past Future Perfect Continuous Tense

Di dalam menggunakan tense ini, terdapat beberapa syarat yang penting untuk diperhatikan, diantaranya adalah sebagai berikut:

Auxiliary Verb

Untuk menggunakan tense ini, maka anda harus membutuhkan yang namanya auxiliary verb. Auxiliary verb ini digunakan sebagai penanda waktu sekaligus awalan di dalam menulis verb. Auxiliary verb yang digunakan di dalam tense ini diantaranya adalah would, been, have, serta Verb-ing.

Penggunaan Time Signal

Penggunaan keterangan waktu atau sering disebut sebagai time signal pada tense ini dapat mengekspresikan durasi waktu tertentu. Terdapat beberapa tima signal atau durasi waktu yang digunakan di dalam tense ini. Diantaranya yakni yesterday, by the end of this week, all the time, dan sebagainya.

Ciri-Ciri Past Future Perfect Continuous Tense

Pada dasarnya, tense ini memiliki ciri-ciri tersendiri. Dengan memperhatikan ciri-cirinya tersebut, anda dapat dengan mudah untuk mengetahuinya. Berikut ini adalah ciri-cirinya.

  • Predikat kalimat yang sering digunakan di dalam bentuk tense ini sering berupa “have been”.
  • Kemudian untuk kata “have” tidak mengalami perubahan meskipun kalimat tersebut menunjukkan kalimat ketiga tunggal. Kemudian setelah kata “have” diikuti oleh kata been yang memiliki arti sudah atau sedang.
Baca :  Yuk, Belajar Bahasa Inggris Menyenangkan di Tempat Kursus Bahasa Inggris!

Fungsi Past Future Perfect Continuous Tense

Di dalam pembuatan kalimatnya, tense ini memiliki fungsi. Dimana dapat digunakan untuk menyatakan sebuah kejadian maupun peristiwa tertentu. Berikut ini adalah fungsi dari tense tersebut.

  • Memberikan pernyataan akan lamanya suatu peristiwa, tindakan, serta perbuatan yang akan sudah sedang terjadi pada masa lampau.
  • Selain itu, juga dapat menyatakan suatu peristiwa, tindakan, serta perbuatan yang waktunya sedang berlangsung sudah terjadi serta akan berlangsung di masa lampau.

Itulah tadi penjelasan mengenai past future perfect continuous tense beserta rumus, syarat, ciri, dan kegunaannya. Dari penjelasan tersebut, maka akan dengan mudah bagi kita untuk mempelajari tense satu ini. Oleh karena itu, jangan patah semangat untuk terus belajar dan selalu mencoba. Baca juga artikel sebelumnya: Tenses Past Future Continuous .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *