Pengertian Materi Pembelajaran Beserta Prinsip dan Jenisnya

Memahami sebuah materi pembelajaran merupakan hal yang mudah dan familiar untuk dilakukan oleh sebagian besar orang di dunia. Pengertian materi pembelajaran beserta konsep, prinsip dan jenis harus dipahami, tidak hanya bagi siswa yang sedang belajar di sekolah. Tetapi juga masyarakat pada umumnya.

Pada dasarnya, proses belajar mengajar merupakan sebuah bentuk interaksi yang berkaitan antara individu dengan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, pentingnya peran materi pembelajaran memerlukan sebuah fokus tersendiri untuk dipahami oleh siapapun.

Pengertian Singkat Materi Pembelajaran

Dilihat dari sudut pandang dasar, instructional material atau materi pembelajaran dapat diartikan sebagai sebuah bentuk dari keterampilan, pengetahuan dan sikap yang harus menjadi tujuan akhir dari peserta didik. Lembaga National Center for Vocational Education Research (NCVER) menjelaskan bahwa materi belajar memiliki 3 pengertian singkat.

Pertama, materi belajar harus terdiri dari teks, alat dan informasi yang diperlukan untuk implementasi proses pembelajaran. Kedua, pengertian materi pembelajaran merupakan segala bentuk materi yang digunakan sebagai alat bantu tenaga pendidik untuk segala aktivitas belajar di kelas.

Definisi yang terakhir adalah seperangkat pokok pembelajaran yang tersusun secara struktural dan adanya tampilan yang nyata untuk dikuasai oleh siswa. Secara garis besar, materi pembelajaran adalah seperangkat materi yang dapat berupa teks, alat dan lain-lain yang memiliki tujuan membantu aktivitas belajar mengajar.

Struktur Materi Pembelajaran

Di dalam aktivitas pemberian materi pembelajaran terdapat struktur yang bertujuan agar penyampaian materi lebih optimal. Terdapat 4 jenis struktur materi pembelajaran, yaitu pertama jenis struktur hirakial yang mana susunan beberapa materi pembelajaran satu dan beberapa materi saling menjadi syarat bagi materi berikutnya.

Kedua adalah jenis struktur prosedural yang kedudukan beberapa materi menunjukkan satu rangkaian, tetapi tidak saling terkait untuk menjadi prasyarat materi lainnya. Ketiga adalah jenis struktur pengelompokkan yang berarti antara materi pembelajaran tidak saling terkait atau ketergantungan tetapi harus dimiliki lengkap.

Jenis struktur kombinasi menjadi jenis struktur materi pembelajaran terakhir yang mana merupakan kombinasi dari ketiga jenis struktur materi pembelajaran sebelumnya. Memahami pengertian materi pembelajaran dan strukturnya tidak terlepas dari kaitan antara tenaga didik, peserta didik dan aktivitas belajar mengajar.

Berbagai Jenis Materi Pembelajaran

Ada berbagai jenis materi bahan pembelajaran yang perlu diketahui dan dipahami. Jenis-jenis materi pembelajaran terdiri dari 5, yang mana jenis pertama adalah fakta, yang berarti semua hal yang berwujud kenyataan dan kebenaran. Selanjutnya, konsep dan prinsip.

Kedua aspek tersebut adalah jenis materi pembelajaran yang memiliki peran vital dalam aktivitas pemberian materi pembelajaran. Jenis berikutnya adalah prosedur, yang mana berupa langkah sistematis yang dilakukan ketika memberikan materi pembelajaran.

Jenis terakhir adalah nilai, yang merupakan kelanjutan dari pengertian materi pembelajaran yang membentuk suatu tujuan. Nilai dalam materi pembelajaran adalah hasil belajar yang berupa sikap yang terbentuk

Prinsip Menentukan Materi Pembelajaran

Materi pembelajaran memiliki peran yang sangat vital dalam keseluruhan aktivitas belajar mengajar. Hal tersebut terlihat dari persiapan pelaksanaan pembelajaran agar mencapai tujuan yang sesuai dengan dasar kompetensi yang dirancang di awal. Para tenaga didik memiliki prinsip dalam menentukan materi belajar yang akan disajikan.

Seperti sebelumnya bahwa, pengertian materi pembelajaran yang merupakan seperangkat substansi materi yang diberikan peserta didik, sejatinya memiliki 3 prinsip penentu yang patut dipahami oleh tenaga maupun peserta didik. Ketiga prinsip tersebut adalah sebagai berikut:

1. Relevancy (Kesesuaian)

Materi pembelajaran harus memiliki prinsip kesesuaian atau relevancy. Hal tersebut agar mencapai tujuan pencapaian standar kompetensi dasar. Prinsip relevance memiliki contoh seperti tenaga didik mengajarkan fakta kepada peserta didik, karena harus sesuai dengan level atau kemampaun peserta didik.

Arti lain dari prinsip relevance adalah materi pembelajaran harus sesuai dengan kemampuan dan lingkungan dalam proses belajar mengajar itu sendiri. Agar standar dan kompetensi dasar dapat tercapai, sehingga materi dan ilmu yang diajarkan tidak terlalu keluar dari batas standar dasar.

2. Consistency (Konsistensi)

Pengertian materi pembelajaran yang berupa pengetahuan dan keterampilan yang peserta didik kuasai tidak terlepas dari prinsip materi pembelajaran berikutnya, yaitu consistency atau konsistensi. Hal tersebut berarti materi pembelajaran harus konsisten dengan tujuan yang ingin dicapai.

Proses memberikan materi pembelajaran harus memegang prinsip consistency karena melakukan aktivitas penyampaian materi memerlukan waktu yang tidak singkat. Karena pada dasarnya, proses tersebut adalah proses yang harus berlangsung secara konsisten dan berkala.

3. Adequacy (Kecukupan)

Prinsip materi pembelajaran lainnya adalah adequacy atau kecukupan. Hal tersebut memiliki arti bahwa materi pembelajaran sebaiknya memiliki kecukupan dalam membantu peserta didik dalam menguasai sebuah kompetensi dasar. Artinya, materi pembelajaran harus seimbang.

Jika materi pembelajaran yang ada terlalu sedikit maka pencapaian kompetensi dasar akan terlambat, begitu pula jika materi pembelajarannya terlalu banyak maka akan ada ketidakseimbangan yang terjadi.

Konsep Landasan Pembelajaran

Selain pengertian materi pembelajaran, struktur dan prinsip yang berkaitan erat. Perlu kita ketahui pula bahwa terdapat konsep yang menjadi landasan pembelajaran. Terdapat 4 landasan konsep dari materi pembelajaran, yaitu:

1. Komunikasi

Aktivitas pemberian materi pembelajaran tidak dapat kita pisahkan dari landasan konsep komunikasi. Bahkan kedua aspek tersebut merupakan aspek vital yang menunjang proses belajar mengajar antara tenaga dan peserta didik agar lebih optimal.

Landasan konsep komunikasi dalam penyampaian materi pembelajaran akan banyak memberikan warna yang fleksibel dalam bentuk pendekatan, metode, strategi dan pola pembelajaran. Maka dari itu, konsep komunikasi dalam materi pembelajaran merupakan aspek utama agar tercapai segala tujuan standar dan kompetensi dasar.

2. Psikologis

Pengertian materi pembelajaran tidak terlepas dari landasan konsep psikologis. Perilaku setiap individu bersifat dinamis, yang mana akan terus berubah sesuai dengan waktu dan lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, dalam proses penyampaian materi pembelajaran, landasan psikologis penting sebagai “kacamata”.

Artinya, adalah bahwa landasan konsep psikologis dapat membantu memahami tenaga dan peserta didik dalam aktivitas pemberian materi pembelajaran. Hal tersebut juga dapat membantu untuk meneliti berbagai kondisi sifat individu pada suatu waktu dan lingkungan yang berbeda.

3. Filsafat

Proses pemberian materi pembelajaran, pada dasarnya melibatkan upaya yang dapat membentuk kepribadian manusia. Hal tersebut dapat terlihat dari landasan konsep filsafat yang berperan untuk menjadi pengingat bagi manusia mengenai makna hidup yang kita dapat dari proses meniru, memahami dan mengamati.

Landasan konsep filsafat berarti kembali pada hakikat manusia hidup di dunia, yaitu berpikir dan mencari ilmu pengetahuan agar tercapainya kebenaran dengan aktivitas pembelajaran. Nantinya, cita-cita atau keinginan yang kita dapat dari proses pembelajaran akan terus berkembang dari zaman ke zaman.

4. Sosiologis

Landasan konsep materi pembelajaran yang terakhir adalah konsep sosiologis. Selain menjadi makhluk individu yang berdiri sendiri, manusia juga merupakan makhluk sosial yang memiliki peran untuk berinteraksi dengan manusia dan masyarakat lain.

Maka dari itu, konsep materi pembelajaran dalam aspek sosiologis berperan sebagai penunjuk arah dan tujuan makna hidup sebagai manusia. Di dalamnya terdapat cara untuk menguasai pelajaran agar dapat kita pahami dan implementasikan dalam lingkungan masyarakat dan komunitas.

Baca Juga: Pengertian Ilmu Pendidikan Beserta Fungsi dan Macam-Macamnya

Kesimpulan dari pengertian materi pembelajaran merupakan kesinambungan antara prinsip, struktur, jenis dan landasan konsep yang menjadi aspek berjalannya penyampaian materi pembelajaran dengan optimal. Adanya aspek tenaga pendidik dan peserta didik yang berkesinambungan juga berpengaruh pada keberlangsungan penyampaian materi pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *