Karakteristik Budaya Amerika yang Perlu Mahasiswa atau Pelajar Ketahui!

Amerika merupakan salah satu negara yang menjadi incaran sejumlah orang untuk menempuh pendidikan. Baik itu menempuh pendidikan di Amerika sebagai seorang pelajar maupun mahasiswa. Sebagai salah satu bekal yang sangat penting bagi Anda yang ingin menempuh pendidikan di Amerika, yakni dengan mengetahui seluk beluk karakteristik budaya Amerika. Entah itu orangnya hingga lingkungan sekitarnya.

Salah satu anak bangsa yang menjadi inspirasi adalah artis cantik Ayunda Faza Maudya. Artis yang lebih sering dipanggil Maudy Ayunda ini berhasil menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil lulus dari jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, and Economics) di Oxford University.

Seolah belum merasa cukup dengan pendidikannya tersebut, akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan jenjang pendidikan berikutnya. Ia diterima program S2 jurusan Pendidikan di Harvard Graduate School of Education (HGES).

Pencapaian prestasi Maudy Ayunda ini sontak menjadi cambuk semangat bagi generasi bangsa. Tentunya, untuk sampai ke posisi Maudy Ayunda tersebut, perlu kerja keras dan kesungguhan yang kuat.

Tidak hanya siap dalam kepintaran maupun materi saja, akan tetapi Anda juga perlu untuk memperhatikan hal-hal lainnya. Mulai dari kultur budaya Amerika, karakteristik orang-orangnya, hingga informasi yang wajib Anda ketahui lainnya.

Karakteristik Budaya Amerika yang Perlu Mahasiswa atau Pelajar Ketahui!
pexels.com

Karakteristik Budaya Amerika yang Perlu Diketahui!

Sama seperti Indonesia, Amerika juga memiliki beragam budaya. Mengetahui apa saja budaya yang ada di Amerika ini, tentunya akan semakin memudahkan Anda dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.

Semakin Anda nyaman dalam sebuah lingkungan, sudah barang tentu Anda bisa lebih fokus mencapai tujuan. Amerika sendiri merupakan salah satu negara besar dan maju.

Bahkan, Amerika menjadi negara dengan budaya yang paling kompleks di dunia. Pasalnya, jutaan imigran datang dari seluruh penjuru dunia untuk menetap.

Berdasarkan dengan pembagian The London School, negara di benua Amerika ini memiliki budaya yang sangat beragam. Mulai dari North East, West, South, dan Midwest. Supaya Anda mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

1. Ciri Khas Kota Serta Kehidupan

Sesuai dengan penjelasan sebelumnya, jika Amerika terbagi menjadi empat bagian. Masing-masing memiliki karakteristik budaya, dan kehidupan yang berbeda, berikut adalah pemaparannya.

1. North East

Wilayah Amerika ini sebagian besar merupakan kawasan industri dengan kehidupan masyarakatnya yang serba cepat. Terdapat sejumlah kota-kota besar pada wilayah ini, seperti New York, Boston, Ibu Kota Washington DC, dan Philadelphia.

2. West

Sedangkan bagian wilayah Amerika yang satu ini memiliki pace atau pergerakan waktu yang sedikit lambat. Dengan kata lain, kehidupan masyarakatnya lebih santai.

Orang-orang Amerika yang tinggal di West Coast lebih senang dengan alam terbuka. Mereka memiliki kepedulian terhadap lingkungan yang lebih besar.

3. South

Berbeda dengan South, wilayah Amerika ini memiliki sejarah Perang Saudara Amerika. Masyarakat Amerika di wilayah ini terkenal dengan keramahan Selatan.

Hal ini membuat masyarakatnya memiliki rasa kebersamaan yang lebih kuat. Selain itu, mereka juga bangga atas wilayah dan negaranya yang bersatu membentuk solidaritas.

4. Midwest

Bagian Amerika terakhir yakni Midwest. Midwest sendiri merupakan wilayah Amerika yang terbentuk dari perpaduan tiga wilayah lainnya.

Wilayah Amerika memiliki beberapa kota besar dengan lahan pertanian pada beberapa pinggiran kota. Selain itu, tanahnya sangat subur dengan lahan pertaniannya yang luas. Tak hanya itu, karakteristik budaya Amerika pada wilayah ini ditunjukkan dengan masyarakatnya yang menghargai kerja keras dan individualitas.

2. Kedisiplinan dan Semangat

Budaya Amerika sangat menjunjung tinggi kedisiplinan dan etos kerja. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya bisnis di Amerika yang mendunia.

Sehingga, Amerika terkenal sebagai negara dengan potensi besar yang makmur. Berkat kedisiplinan dan semangat yang masyarakat Amerika tunjukkan ini, sudah banyak inovasi terlahir dari mereka dan terkenal luas.

Bahkan, inovasi tersebut saat ini tengah kita gunakan. Amerika memiliki optimis tinggi terhadap masa depan, mereka suka melakukan riset, mengambil risiko, dan mencoba hal-hal yang baru.

North East dan Midwest menjadi wilayah Amerika yang sangat menekankan ketepatan waktu daripada bagian lainnya seperti West dan South. Namun, secara keseluruhan, ketepatan waktu menjadi hal yang sangat penting bagi budaya Amerika dan dianggap serius.

Sedangkan West memiliki kehidupan yang lebih santai. Gaya berpakaian masyarakatnya pun terbilang lebih santai dan tempat kerjanya maupun lingkungan pendidikannya lebih sosial.

Bagi Anda yang memiliki mimpi untuk bersekolah di Amerika, kedisiplinan, semangat, dan pemikiran masyarakat Amerika ini penting Anda teladani. Tidak cukup hanya belajar di bangku sekolah maupun perkuliahan saja, akan tetapi Anda juga perlu mempelajari budayanya.

3. Dialek

Karakteristik budaya Amerika tak pernah lepas dari dialek yang mereka gunakan. Tak jauh berbeda dengan Indonesia yang memiliki beragam aksen atau dialek.

Begitu pula dengan masyarakat Amerika, setiap orang memiliki aksen atau dialek yang tidak sama. Aksen atau dialek South merupakan salah satu yang paling bisa Anda kenali.

Mereka menyebut sekelompok orang dengan sebutan y’all. Sedangkan masyarakat Amerika lainnya mengatakan dengan penyebutan variasi you guys atau you all.

Sementara itu, masyarakat Amerika pada wilayah lainnya, menggunakan kata berbeda untuk hal yang sama. Sebagai contoh, masyarakat Amerika tidak setuju dengan istilah carbonated soft drink.

Masyarakat yang tinggal di North East, menyebutnya sebagai soda. Berbeda dengan masyarakat yang tinggal di Midwest menyebutnya sebagai pop. Wilayah South menyebutnya sebagai coke meskipun tidak mengacu pada Coca Cola.

Informasi Penting yang Perlu DiKetahui oleh Pelajar atau Mahasiswa Sebelum Menempuh Pendidikan di Amerika

Meskipun Amerika terkenal dengan negara yang padat penduduk, Amerika menerima pelajar maupun mahasiswa asing dengan tangan terbuka. Untuk bisa mengenyam pendidikan di Amerika tidaklah mudah karena memiliki seleksi yang sangat ketat.

Selain itu, Amerika sendiri juga membatasi populasi pelajar maupun mahasiswa internasional tidak lebih dari 10 persen. Sebagai contoh, jika jumlah pelamar sebanyak 300 orang, maka kemungkinan yang akan diterima hanya dua sampai tiga orang saja.

Tak dapat dipungkiri, menjadi salah satu lulusan di sekolah atau universitas Amerika menjadi impian sebagian orang. Apalagi, Amerika sendiri memiliki seluruh standar negara impian.

Pertama, 7 dari 10 perguruan terbaik ada di Amerika. Selain itu, dunia pendidikan dan penelitian mendapatkan dukungan yang sangat tinggi dari pemerintah Amerika. Amerika memiliki berbagai perusahaan besar dengan pusat teknologi dan industri.

Maka dari itulah, selain mengetahui seperti apa karakteristik budaya Amerika, ada beberapa informasi penting lainnya yang harus Anda ketahui. Hal ini akan memudahkan Anda mengurus segala persiapan saat menempuh pendidikan di Amerika.

Lalu, apa saja informasi penting tersebut? Untuk lebih jelasnya, bisa simak informasi penting di bawah ini.

1. Universitas atau College

Amerika memiliki universitas atau college hingga ribuan. Sebelum Anda memutuskan untuk menempuh pendidikan di Amerika, penting untuk memilih jurusan yang sesuai dengan minat.

Banyaknya universitas ini, tentunya ranking jurusan dan kampusnya tidaklah sama. Pastikan Anda memilih ranking jurusan dan kampus yang membanggakan.

Tak kalah penting, universitas Amerika terletak menyebar di seluruh bagian wilayahnya, pastikan kamu memilih universitas atau college dengan lokasi sesuai dan strategis.

Tidak semua universitas Amerika memiliki koneksi yang banyak dengan dunia industri. Jika Anda ingin semakin mudah mendapatkan pekerjaan dan jenjang karir yang menjanjikan, tak ada salahnya memilih universitas dengan banyak koneksi.

Setiap universitas Amerika melahirkan alumni yang menginspirasi. Hal ini dapat Anda jadikan sebagai salah satu pertimbangan sebelum memutuskan untuk kuliah di salah satu universitas.

2. Sistem Pendidikan

Karakteristik budaya Amerika sangat mengedepankan keberagaman. Hal ini bisa Anda lihat juga dalam lingkungan pendidikannya.

Dalam sebuah kelas, jumlah mahasiswa atau pelajarnya tidak lebih dari 20 orang. Mereka terdiri dari berbagai usia, agama, hingga negara asal.

Lingkungan belajarnya dapat menstimulasi Anda untuk memahami lintas budaya dan kegiatan networking. Menariknya lagi, dosen atau guru seringkali bersedia untuk meluangkan waktu di luar jam pembelajaran.

Bahkan, profesor akan memberikan buku teks bagi mahasiswanya sebagai bahan bacaan. Anda juga harus selalu up to date agar dapat berpartisipasi dalam kelas maupun berbagai forum diskusi.

Luar biasanya lagi, universitas Amerika seringkali mengadakan program belajar. Dalam beberapa program tertentu, mahasiswa memiliki kewajiban untuk menghabiskan waktu di laboratorium.

Untuk pendidikan tersier, Amerika sendiri yakni terdiri dari Associate Degree atau Diploma, Undergraduate (Bachelor) Degree atau tingkat Sarjana, dan Graduate Education atau Pendidikan Pascasarjana.

3. Tempat Tinggal

Sebagai mahasiswa atau pelajar asing, jarang sekali yang memiliki saudara atau teman tinggal di Amerika. Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah menentukan akomodasi atau tempat tinggalnya.

Pada dasarnya, akomodasi ini menjadi topik yang sangat penting. Supaya studi Anda semakin lancar, tentunya harus menemukan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Hal ini juga tidak menjadikan beban keluarga di rumah, karena Anda pergi ke tempat yang jauh untuk menuntut ilmu. Amerika sendiri menyediakan berbagai pilihan untuk akomodasinya.

Pertama adalah asrama, apartemen, dan terakhir yakni homestay. Masing-masing tempat tinggal atau akomodasi ini memiliki kelebihannya sendiri. Supaya Anda tidak salah pilih, berikut ini adalah penjelasan selengkapnya dari masing-masing tempat tinggal tersebut.

1. Asrama

Ketika Anda memilih untuk tinggal di asrama, salah satu keuntungannya yakni memiliki lokasi yang dekat dengan kampus. Dengan begitu, Anda bisa menghemat ongkos transportasi.

Tak hanya itu saja, fasilitas yang bisa kamu dapatkan juga sudah memadai. Sehingga, kehidupan Anda selama berada di Amerika untuk menyelesaikan studi semakin terjamin.

2. Apartemen

Pilihan tempat tinggal berikutnya yakni apartemen. Apartemen ini sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan privasi karena jauh lebih bebas dalam melakukan segala hal.

Meskipun demikian, bila Anda bandingkan dengan asrama, biaya sewa apartemen terbilang lebih mahal. Namun, Anda masih bisa menyiasatinya dengan mengajak teman untuk tinggal bersama.

3. Homestay

Biasanya, homestay memiliki lokasi dengan jarak yang cukup jauh dari kampus. Untuk sampai ke kampus dengan mudah, Anda perlu menghafal rute kendaraan umum.

Keuntungannya, Anda jadi lebih banyak tahu jalan dan kondisi lingkungan sekitarnya. Lebihnya lagi, Anda akan semakin cepat mengenal karakteristik budaya Amerika begitu pula dengan aktivitas masyarakatnya setiap harinya.

Bahkan, Anda bisa bersinggungan dengan budaya Amerika secara langsung dan berinteraksi bersama orang Amerika asli ketika tinggal di homestay. Pasalnya, homestay terletak di pemukiman penduduk.

Dengan kata lain, memilih homestay sebagai tempat tinggal akan mempercepat proses belajar dan beradaptasi. Dimanapun Anda tinggal yang paling penting adalah selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan.

Sebab, Anda jauh dari keluarga dan kerabat. Satu-satunya yang bisa menyelamatkan Anda hanya diri Anda sendiri dan upaya yang Anda lakukan.

Maka dari itulah, mengingat masa studi Anda tidaklah sebentar dan Anda harus tinggal dalam waktu yang cukup lama, pastikan memilih tempat tinggal yang aman, nyaman, dan strategis.

4. Visa Pelajar

Satu hal lagi yang tak kalah penting untuk Anda siapkan sebelum keberangkatan, yakni visa pelajar. Visa pelajar atau visa F-1 merupakan dokumen izin yang diperuntukan bagi pelajar dari luar Amerika.

Entah itu, bagi Anda yang ingin menuntut ilmu di perguruan tinggi terakreditasi, universitas, maupun institusi akademik lainnya. Untuk dapat mengajukan visa pelajar, Anda harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu.

Salah satunya yakni Anda harus berhasil diterima dan terdaftar terlebih dahulu sebagai mahasiswa yang akan mengenyam pendidikan di Amerika. Bila persyaratan ini sudah Anda penuhi, pihak institusi pendidikan akan memberikan Anda dokumen-dokumen persetujuan. Dokumen-dokumen tersebutlah yang nantinya Anda butuhkan untuk mengajukan visa pelajar.

Cara Cepat Beradaptasi

Tidak semua orang memiliki kemampuan beradaptasi yang baik pada lingkungan baru. Lingkungan baru artinya Anda harus beradaptasi ulang dengan keadaan baru, peraturan, bahasa, tingkah laku, hingga karakteristik budaya Amerika.

Tentunya, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Anda selain berhasil menyelesaikan pendidikan. Supaya Anda mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan baru tersebut, ada baiknya untuk bergabung ke dalam beberapa komunitas dan ekskul.

Keuntungan lainnya, selain mudah untuk berinteraksi dan bersosialisasi, Anda juga bisa menunjukkan bakat dan potensi yang Anda miliki.

Bahkan, Anda juga bisa mengambil peluang emas dengan mengikuti berbagai program khusus mahasiswa internasional. Anda tak perlu khawatir minder atau merasa rendah diri, karena program ini tidak akan membedakan antara mahasiswa lokal maupun mahasiswa internasional.

Selain bertemu dengan orang-orang baru, Anda juga bisa melakukan kegiatan positif dan bermanfaat lainnya. Jangan pernah malas untuk menjalin interaksi dengan masyarakat di sana apalagi mahasiswa maupun pelajarnya.

Peluang Kerja

Amerika memberikan peluang kerja bagi setiap mahasiswa atau pelajarnya. Hal ini bisa Anda ambil sebagai kesempatan bagus untuk menambah uang jajan hingga mengasah kemampuan.

Ada baiknya, selama belajar di Amerika Anda mengambil kerja paruh waktu atau part time. Pada dasarnya, setiap negara memiliki kebijakan masing-masing mengenai batas jam kerja, pengaturan pajak hingga visa pelajar yang mendapatkan izin untuk bekerja.

Amerika sendiri memiliki peraturan yang terbilang ketat. Pasalnya, Mahasiswanya hanya bisa bekerja di area kampus pada tahun pertama.

Jika Anda ingin bekerja di luar kampu, harus menunggu hingga tahun kedua. Selain itu, Anda juga harus memastikan jika pekerjaan tersebut tidak mengganggu waktu kuliah atau jam belajar lainnya. Bagi Anda yang menempuh pendidikan di Amerika melalui jalur beasiswa, hal ini patut untuk Anda perhatikan.

Amerika sendiri juga memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk kerja paruh waktu maksimal 20 jam per minggu. Setiap universitas yang ada di Amerika tidak hanya memberikan pengalaman belajar dalam kelas saja.  Akan tetapi juga memberikan pengalaman kerja di dunia nyata.

Selain memperhatikan karakteristik budaya Amerika dan informasi penting lainnya, tak kalah penting adalah kemampuan berbahasa Inggris Anda. Pasalnya, hal tersebut juga berdampak besar bagi kelancaran komunikasi Anda dengan orang-orang Amerika. Semakin mahir kemampuan bahasa Inggris Anda, semakin besar pula peluang Anda untuk sukses di negeri Paman Sam tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.