Coba Berbagai Jenis Pekerjaan Sampingan Anak SMA!

Coba Berbagai Jenis Pekerjaan Sampingan Anak SMA!

Di era digital pekerjaan tidak bergantung pada tempat dan waktu. Biasanya kalangan dewasa yang sudah bekerja. Namun, jurang pembatas itu kian mereda saat anak SMA juga berpeluang. Pekerjaan ini hanya sebagai sampingan belaka. Bukan berarti merampas hak- hak pendidikan di usianya.

Berbagai Jenis Pekerjaan Sampingan Anak SMA

Di berbagai platform digital menyediakan jenis usaha yang bisa digeluti. Pekerjaan sampingan anak SMA berikut ini:

1. Youtuber

Masa kecil saat ditanyakan cita-cita, rerata menjawab dokter, polisi, atau pilot. Pekerjaan yang sudah terikat oleh waktu dan tempat tertentu. Namun, ketika menginjak bangku Menengah Atas, kenyataan hidup terlihat berbeda. Bagi anak yang berada biaya tidak diambil pusing, tetapi tidak bisa dipukul sama rata.

Kondisi keuangan per orang yang berbeda-beda memaksakan diri untuk bekerja. Salah satu pekerjaan sampingan anak SMA adalah menjadi youtuber. Butuh proses yang tidak sebentar, tetapi jika digeluti perlahan akan menjanjikan. Mulailah dengan konten yang laku di pasaran asal jangan berkaitan SARA dan bertentangan dengan hukum.

Bisa juga mengisi channel youtube yang dimiliki dengan konten tutorial atau bagaimana cara. Terpenting, mencapai jumlah subscriber yang ditetapkan pihak youtube. Aktif dalam mengupload agar kepercayaan pun diterima. Namun tetap, belajar adalah yang utama.

2. Membuka Jasa Photoshop

Semasa muda memiliki keahlian photoshop sangat menguntungkan. Bekal di kemudian hari yang awalnya menjadi pekerjaan sampingan anak SMA menjadi pekerjaan tetap. Membuka gerai untuk menerima jasa pembuatan photoshop.

Trik lainnya adalah pasang harga yang murah. Namun tidak murahan, di awal usaha dapatkan pelanggan untuk menjadi konsumen tetap. Meskipun tidak, lirikan harga murah akan memancing siapa saja yang melihatnya. Gunakan kesempatan dan kepercayaan pelanggan.

Pastikan sebelum memulai pekerjaan ini punyailah penguasaan materi photoshop. Mulai dari membuat, mengedit, dan mengconvert menjadi karya yang luar biasa. Hanya modal laptop bahkan hp sekalipun usaha ini menjadi pekerjaan yang bisa dicoba.

3. Berjualan Buku Bekas

Buku termasuk urgen dalam berbagai kalangan. Manfaatnya bisa dibawa sampai kapanpun. Ibarat buku adalah semacam jendela membuka dunia tidak salah. Mau itu buku baru ataupun bekas isinya tetap sama, membawa informasi dan pengetahuan baru.

Awalnya hanya bertemu dengan toko yang menyediakan buku bekas untuk dijual lagi. Keuntungan menjual ini tidak hanya menerima imbalan dari hasil penjualan. Namun, juga membantu proses pendidikan lebih progresif dan penuh literasi.

Kondisi ini sesuai dengan status sebagai pelajar SMA. Dan bisa jadi Pekerjaan sampingan anak SMA, masa mudanya telah membantu kerja instansi terkait dalam menangani rendahnya minat baca. Tawarkan kepada teman sekelas atau angkatan agar mau membeli. Sebelum itu kasih bacaan ringan sebagai pemantiknya.

4. Fotografer Musiman

Punya hobi memfoto objek daripada foto diri sendiri? Pelajar SMA coba saja pekerjaan menjadi fotografer musiman. Bicara fotografer berkaitan dengan jam terbang dan kualitas foto yang dipotret. Memberikan peluang untuk menantang diri sendiri tidak ada salahnya.

Berkarir mulai dari awal cukup sulit. Namun bukan berarti tidak bisa. Hasil potret yang sukses diabadikan di handphone maupun kamera khusus jangan disia-siakan. Opsi pertama adalah kirimkan ke media online maupun cetak siapa tahu berhasil terkonfirmasi dari pihak media.

Jangan berkecil hati, jika belum berhasil pasang jasa fotografer. Masa terakhir di sekolah sering mengadakan foto bersama untuk kenangan. Apa salahnya mencoba untuk menjadi bagian mengabadikan momen akhir masa di sekolah.

5. Menjual Gorengan di Sekolah

Terinspirasi dari jajanan di waktu istirahat, ternyata bisa menjadi pekerjaan sampingan anak SMA. Punya sedikit tabungan gunkan saja untuk modal menjual makanan ringan. Di kantin, banyak ditemui jajan seperti gorengan, es atau makanan berat layaknya nasi.

Melihat teman-teman yang malas ke kantin karena rame menjadi peluang untuk berjualan. Menjual makanan ringan atau gorengan di kelas. Apabila tidak diizinkan dari pihak sekolah bisa dititipkan di kantin sekolah lalu bagi keuntungan.

Namun, juga bisa menitipkan barang dagangan saja, setelah tiba waktu istirahat keliling kelas menjajakan dagangannya. Siapa tahu diantara dari tema-teman menjadi pelanggan loyal. Untungnya bisa dibuat untuk kembalikan modal dan menabung.

6. Membuat Handycraft

Mengasah keterampilan karya tangan salah satu hal menarik. Biasanya diantara dari pelajar memiliki keunikan dari siis psikomotorik. Tangannya terampil sehingga mampu menghasilkan karya. Salah satu karya tangan ini adalah rajutan dari kain wol.

Hasil rajut yang bisa dijual nantinya adalah bros, gelang, bahkan gantungan kunci. Selain itu juga bisa memanfaatkan drakon menjadi boneka kecil. Kerajinan tangan yang mengikuti trend sengaja dibuat untuk mendongkrak penghasilan di masa SMA.

Pemasaran yang tepat adalah menitipkannya ke toko buku atau peralatan sekolah. Biasanya banyak menyediakan ruang untuk aksesoris, apalagi jika kerajinan itu dibuat sendiri. Selain bisa memuaskan pikiran yang jenuh tetapi juga menguntungkan.

7. Menjadi Guru Privat di Rumah

Setiap pelajar memiliki tipe kecerdasan yang berbeda. Jika mempunyai kecerdasan intelektual bisa ditujukan menjadi guru privat. Misalnya menekuni bidang ilmu eksak, seperti matematika, fisika, dan kimia. Pastinya bisa mengajar ke tingkatan di bawahnya.

Di akhir masa sekolah menengah pertama kerap banyak orang tua menaruh anaknya ke bimbel. Jika memang punya kemampuan di bidang eksak tawarkan ke sekitar rumah untuk menjadi guru privat. Namun, jika tidak berkenan datang ke rumah sesuaikan dengan kondisi sebagai pelajar.

Pelajar yang masih terikat waktu di sekolah dan belajar sendiri. Tentunya tidak boleh meremehkan belajar demi pekerjaan sampingan. Tetap yang utama adalah sekolah. Jadi di sore hari atau malam hari per minggu berapa kali mengambil job sebagai guru privat.

8. Bekerja Sebagai Penyiar Radio Part Time

Pekerjaan sampingan anak SMA kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya bekerja sebagai penyiar radio terikat oleh waktu dan tempat. Namun,sekarang sudah banyak yang memberikan kesempatan anak sekolah untuk mengasah kemampuannya di bidang penyiaran.

Asalkan memiliki keinginan dan komitmen yang kuat. Daftarkan saja di kantor radio di sekitar tempat tinggal pelajar. Perlu diingat, menjadi penyiar radio juga ada tanggung jawab yang harus diemban. Biasanya di usia sekolah akan diberikan waktu part time.

Jadi, ambil waktu yang sekiranya tidak mengganggu jadwal sekolah. Komunikasikan dengan pihak kantor radio nya. Apakah mengizinkan bekerja di paruh waktu saja atau tidak. Siapa tahu dari pekerjaan sampingan menjadi penyiar radio tetap.

9. Admin Sosmed

Hobi scroll berbagai akun sosial media yang dimiliki. Manfaatkan hobi itu sebagai ladang cuan. Di berbagai toko online atau offline mengembangkan usahanya di platform digital. Jika memang ingin mencoba daftarkan diri sebagai admin sosial media yang akan dikelola.

Pemasaran yang jelas dan gaji yang lumayan. Namun, diingat juga bahwa pelajar adalah masa untuk belajar. Jadikan admin sosmed sebagai pekerjaan sampingan anak SMA. Bukannya melepaskan masa sekolah dan asyik bersosmed.

Tetap yang urgen bagi pelajar adalah menuntut ilmu dan tidak mengganggu jadwal di sekolah. Bicarakan baik-baik dengan mitra bahwa pekerjaannya hanya part time. Semisal ada halangan komunikasikan dengan baik dan jangan pernah mengecewakan.

Itulah berbagai pilihan pekerjaan sampingan anak SMA. Pertimbangkan dengan baik sebelum memilih pekerjaan sampingannya. Jangan sampai mengecewakan baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Keuntungannya bisa ditabung dan mengasah keterampilan untuk masa depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.