Masjid An-Nur Pare

1 min read

masjid agung pare

Pare Kediri – Jum’at menjelang siang, tenggorokanpun mulai kering kelontang untung saja langit cukup bersahabat, kini bergegas pulang menuju kost untuk segera mandi dan bersih – bersih diri, maklum badan lemas dan perlu sedikit penyegaran. Bersihpun sudah kini saatnya bersiap diri menuju masjid terdekat terlihat jam’ah muslim desa tulungrejo wabilkhusus jama’ah muslim pria tampak rapih wewangian menuju arah yang sama guna menunaikan ibadah sholat jum’at. Nah menyinggung tempat ibadah masjid kami akan menguraikan sedikit yang kami ketahui tentang Masjid Agung Pare di sekitar kampung inggris Pare, Kediri. So check this out ! 😀

Masjid An – Nur Pare adalah Masjid Agung yang terletak di jalan Panglima Sudirman, Kec.Pare Kediri, masjid ini dibangun di atas tanah seluas 4 hektar pada tahun 1997 dengan dana berkisar Rp.200 Miliar. Masjid ini didirikan sebagai central syiar agama Islam. Adapun nama Masjid Agung ini diilhami oleh Kyai Nurwahid pejuang Islam Pare dan rancangan unik masjid ini diprakarsai oleh John Portman, arsitek asal Amerika Serikat, yang pada akhir januari tahun 1999 berhasil menyabet penghargaan Juara Pertama Sayembara Internasional untuk kategori Perancangan Arsitektural Masjid, termasuk pemanfaatan teknologi modern dalam arsitektur masjid yang diberikan oleh Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dalam rangka memperingati 100 tahun berdirinya Kerajaan Saudi. Wow subhanallah yaaa.. 🙂

 Masjid An – Nur Pare diresmikan tanggal 01 Februari 2004 oleh Bupati Kediri, Ir.H.Sutrisno. Masjid ini sungguh unik sebab bentuknya seperti rumah adat jawa yaitu joglo, bentuk prisma yang tersusun dua bagian di atapnya, bagian atas berwarna biru dan bertumpuk dengan bagian bawah berwarna merah. Ukuran masjid An-Nur lumayan besar, mempunyai tempat wudhu’ cukup besar di sebelah kanan dan kiri masjid, didalamnya jam’ah akan menemui bedug akbar, dan sungguh megah di dalamnya. Di sisi luar kanan terdapat sebuah menara tinggi, cantik nan indah, di halaman depan yang luas, terdapat kolam dengan panjang. Di sekeliling kolam terdapat pilar – pilar yang berfungsi sebagai lampu penerangan dan luar area masjid, terdapat lahan parkir dan taman yang cukup luas, beserta pepohonan-pepohonan yang rindang.

Sungguh mahakarya yang indah, semoga Masjid An – Nur terus berfungsi sebagai sarana central syiar agama Islam di Pare, Kediri. Dan semoga kita pun sebagai seorang muslim giat tuk terus beribadah dan terus tegakkan ajaran agama Islam di sekitar kita. 😀

 *Budi/BBN & Masjid An-Nur Pare .

Baca :  Mr.Kalend Osen Meraih Penghargaan MNCTV Pahlawan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *