8 Sekolah Kedinasan di Jogja, Sebagai Pengganti STAN

Julukan Jogjakarta sebagai Kota Pelajar bukanlah hal yang patut diremehkan. Hal ini terbukti ada banyak sekolah kedinasan di Jogja. Jogjakarta memang kerap menjadi tujuan berbagai siswa di Indonesia untuk mencari ilmu. Baik di sekolah kedinasan maupun dibentuk instansi pendidikan yang lainnya.

8 Sekolah Kedinasan Di Jogja yang Terkenal di Indonesia

Ada banyak sekolah kedinasan yang berlokasi di Kota Jogja. Sekolah ini menawarkan berbagai jenjang pendidikan dan ikatan dinas tertentu. Hal ini yang membuat banyak siswa tergiur. Karena kesempatan untuk langsung bekerja begitu lulus dari sekolah.

Namun, jaminan ini diikuti dengan proses seleksi yang sangat ketat. Sekolah kedinasan mana saja yang berlokasi di Kota Jogja. Berikut adalah ulasan selengkapnya.

1. Sekolah Tinggi Multi Media atau MMTC Jogja

Untuk sekolah tinggi satu ini berada di naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika di Republik Indonesia. Sekolah tinggi Media ini berdiri pada tahun 1985, dan didirikan oleh  Departemen Penerangan waktu itu di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.

Lulusan dari sekolah tinggi ini, berkesempatan besar untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil atau PNS untuk Lembaga penyiaran yang dikelola oleh negara. Misalnya seperti RRI dan TVRI yang jaringannya ada di seluruh Indonesia.

Pendaftaran siswa dari kalangan luar Lembaga penyiaran baru dilakukan pada tahun 2001. Sejak saat itu, semua lulusan SMA dan SLTA memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti pendidikan di sekolah tinggi ini.

Ada berbagai program studi yang ditawarkan di sini. Mulai dari jenjang D4 sampai jenjang S1. Tentu saja, jurusannya berhubungan dengan kegiatan penyiaran seperti Manajemen produk Siaran, Manajemen Produksi Berita, dan berbagai jenis jurusan lainnya.

2. Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian atau STTP

Sekolah kedinasan di Jogja selanjutnya adalah Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian atau yang sering kali disingkat STTP. Seperti namanya, sekolah tinggi ini berfokus untuk menciptakan tenaga kerja yang berkompetensi di bidang pertanian.

Sekolah tinggi ini berada di bawah naungan Kementerian Pertanian yang dipertanggung jawabkan langsung oleh Menteri Pertanian. Untuk sekolah tinggi satu ini , hanya ada satu jenjang yang ditawarkan yaitu Penyuluhan Pertanian pada jenjang D4.

Kesempatan sangat besar untuk langsung bekerja sebagai penyuluh pertanian setelah lulus dari sekolah tinggi ini. Terutama, bekerja langsung dalam naungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

3. Akademi Angkatan Udara atau AAU

Sudah sejak tahun 1965, sekolah tinggi atau Akademi Angkatan Udara ini berlokasi di Kota Yogyakarta. Sebagai bagian dari pendidikan unit militer, akademi ini berada langsung dalam naungan TNI khususnya Angkatan Udara.

Sekolah ini dipimpin secara langsung oleh Gubernur Akademi Angkatan udara yang bertugas. Tujuan utama dalam Akademi Angkatan Udara atau yang sering disingkat AAU ini. Tentu saja, untuk membentuk calon perwira Angkatan Udara generasi selanjutnya.

Tentu saja, dalam akademi ini yang diajarkan tidak hanya sekedar materi saja. Menganut sistem pendidikan Tri Tunggal Terpadu. Pendidikan di dalam AAU meliputi pengajaran, jasmani militer, dan Latihan fisik.

Lulusan dari akademi ini akan berperan sebagai perwira dengan pangkat Letnan 2. Ada berbagai jenjang berbeda yang harus dilalui di sini untuk jenjang dan pangkat tertentu.

4. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Yogyakarta atau Poltekkes Kemenkes

Sesuai dengan namanya sekolah kedinasan di Jogja satu ini berada di bawah naungan langsung Kementerian Kesehatan. Politeknik ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 2001 dan menyediakan berbagai pendidikan diploma.

Tentu saja, tujuan utama dari sekolah ini adalah untuk membentuk tenaga kesehatan yang berkompetensi. Struktur organisasi dari politeknik ini dibawahi oleh Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia secara langsung.

Ada banyak jurusan yang disediakan di sekolah ini, seperti analisis kesehatan, gizi, keperawatan, kebidanan, dan sebagainya. Namun, jenjang yang disediakan hanyalah D3 dan D4 saja. Kesempatan untuk berkarir langsung di bidang kesehatan sangat terbuka lebar untuk lulusan Poltekkes Kemenkes satu ini.

5. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir atau STTN

Sekolah tinggi ini berada di bawah naungan langsung BATAN atau Badan Tenaga Nuklir Nasional. Sesuai dengan nama sekolahnya, tujuan dari sekolah tinggi ini adalah menciptakan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dalam teknologi nuklir dan pemanfaatannya.

Dibuka sejak tahun 2001, sudah banyak siswa yang berharap menjadi bagian dari STTN. Jenjang yang diberikan pada STTN bisa disetarakan dengan jenjang Diploma 4 dan Strata 1. Setiap siswa yang lulus dari STTN dituntut untuk menjadi seorang yang ahli dan profesional dalam teknologi nuklir dan pengembangannya.

Sebenarnya, sekolah ini sudah dirintis sejak tahun 1985 dengan nama PATN yang merupakan singkatan dari Pendidikan Ahli Teknik Nuklir dengan jenjang yang diberikan adalah Diploma 3. Namun, nama PATN diubah menjadi STTN seiring dengan penambahan jenjang dalam program studi yang disediakan.

 Hanya ada dua jurusan yang disediakan di STTN, yaitu Jurusan Teknofisika Nuklir dan Teknokimia Nuklir. Jenjang yang diberikan sama yaitu S1.

6. Politeknik Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta atau POLTEK ATK

Sesuai dengan nama sekolahnya, sekolah satu ini memiliki fokus pengajaran di Industri kulit. Kementerian yang menaungi sekolah kedinasan satu ini adalah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Tujuan dari sekolah ini sudah tentu untuk mencetak tenaga ahli dan yang profesional dalam pengelolaan bahan kulit. Jadi, dapat mendongkrak perekonomian nasional melalui industri kulit yang dikembangkan.

Sekolah tinggi ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 2014. Mulai dengan dua jurusan yang menjadi jurusan utama di POLTEK ATK ini.  Jurusan pertama adalah teknologi pengolahan kulit dan Desain dan Teknologi Kulit.

7. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan atau STTKD

Sekolah kedinasan di Jogja satu ini berfokus dalam mencetak tenaga ahli dan profesional dalam bidang kedirgantaraan terutama dalam aspek teknologinya. Berdiri pada tahun 1994, sekolah tinggi ini berada dibawah naungan TNI khususnya Angkatan Udara.

STTKD memiliki fokus pada pengembangan teknologi dalam bidang penerbangan. Seperti aircraft, desain pesawat, teknologi pesawat tanpa awak dan sebagainya. STTKD menyediakan jenjang dari Diploma sampai Sarjana.

Ada berbagai jurusan mengenai kedirgantaraan yang bisa dipilih. Misalnya, seperti teknik kedirgantaraan, dan manajemen transportasi udara.

8. Sekolah Tinggi Pertanahan Negara atau STPN

Sekolah kedinasan di Jogja  yang ada di bawah naungan BPN atau Badan Pertanahan  Nasional ini sudah berdiri sejak tahun 1963. Sebelumnya, sekolah tinggi ini bernama Akademi Agraria dengan fokus pengembangan dan pembelajaran mengenai pertahanan negara sebagai materi utamanya.

STPN sebenarnya hanya memiliki dua jurusan yaitu Manajemen Pertahanan dan Jurusan Pemetaan. Kedua jurusan ini diharapkan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang mandiri dan profesional. Serta memahami dengan benar mengenai tenaga pertahanan dan strategi dalam pertahanan negara.

Jenjang yang diberikan oleh sekolah tinggi ini setara dengan diploma 3 dan diploma 4. Sampai sekarang belum dibuka jenjang yang setara dengan strata 1 atau S1.

Ternyata ada banyak sekolah kedinasan di Jogja, tidak heran jika kota ini jadi serbuan pelajar di Indonesia. Informasi di atas bisa menjadi referensi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.