Pengertian Direct and Indirect Speech Beserta Contoh Penggunaannya

Pengertian Direct and Indirect Speech Beserta Contoh Penggunaannya

Saat Anda belajar bahasa Inggris, sudah barang tentu akan menemukan direct speech (kalimat langsung) dan indirect speech (kalimat tak langsung). Namun, apakah Anda sudah tahu tentang pengertian direct and indirect speech dan hal penting lainnya terkait materi ini?

Jika belum, melalui materi kali ini, Anda bisa belajar tentang kalimat langsung dan kalimat tak langsung. Tak hanya membahas tentang pengertiannya saja, melainkan juga ciri-ciri, contoh kalimat, dan yang lainnya.

Direct and indirect speech ini, bisa Anda kenal juga dengan istilah lain yakni reported speech. Kedua kalimat tersebut, Anda pakai saat seseorang akan menceritakan yang telah orang lain katakan kepada seseorang. Materi bahasa Inggris ini tidak jauh berbeda dengan kalimat langsung dan tak langsung dalam bahasa Indonesia.

Pengertian Direct and Indirect Speech Beserta Contoh Penggunaannya
youtube.com

Kenali Pengertian Direct and Indirect Speech

Umumnya, penggunaan direct and indirect speech ini dalam sebuah kalimat sangatlah penting, terutama dalam sebuah percakapan. Untuk lebih jelasnya, silakan simak pengertian dari dua jenis kalimat tersebut.

Pengertian Direct Speech

Direct speech atau kalimat langsung merupakan kata-kata atau kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara atau orang pertama. Dalam sebuah percakapan, kalimat langsung ini kita tulis apa adanya.

Untuk bisa memahami dan membuat kalimat langsung ini, ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan. Lebih jelasnya, bisa Anda simak pemaparan selengkapnya berikut ini.

  1. Pertama, reporting verb atau yang melaporkan serta reported word yang dilaporkan dipisah menggunakan tanda koma.
  2. Reported word (yang dilaporkan) dalam kalimat langsung kita tulis dengan menggunakan tanda kutip.
  3. Sedangkan reporting verb (yang melaporkan) bisa juga Anda sebut sebagai reporting sentence atau kalimat pelapor. Reported word dapat Anda sebut sebagai reported speech atau kalimat yang dilaporkan.
  4. Dalam kalimat langsung, letak reporting verb ini tidak harus berada di awal kalimat. Akan tetapi bisa Anda letakkan pada akhir kalimat. Tak kalah penting untuk selalu Anda perhatikan, dalam membuat kalimat langsung yang baik, harus memiliki pemahaman grammar yang cukup luas.

Pengertian Indirect Speech

Berbeda dengan kalimat langsung, kalimat tidak langsung merupakan kalimat yang kita ucapkan untuk menyampaikan pernyataan dari seseorang. Sama halnya dengan kalimat langsung, dalam penggunaan kalimat tak langsung ini juga harus memperhatikan beberapa hal penting. Untuk lebih jelasnya, bisa simak hal-hal yang harus Anda perhatikan dalam kalimat tak langsung berikut ini.

  1. Pertama, antara reporting verb (yang melaporkan) dengan reported word (yang dilaporkan) dihubungkan oleh kata penghubung atau conjunction.
  2. Selain itu, dalam kalimat tak langsung, tanpa kutip atau quotation tidak Anda perlukan. Kemudian, dalam prakteknya, kalimat langsung ini kita kelompokan menjadi dua, yakni bentuk kalimat tak langsung dengan kata pengantar present tense, dan bentuk kalimat tak langsung dengan kata pengantar past tense.

Bentuk kalimat tak langsung dengan pengantarnya berbentuk present tense, itu artinya tak ada perubahan tense dalam kalimat langsungnya. Sementara, bentuk kalimat tak langsung yang kata pengantarnya dalam bentuk past tense, kalimatnya akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut terletak pada tense, kata ganti orang dan juga keterangan tempat.

Ciri-Ciri

Dari pengertian direct and indirect speech di atas, Anda bisa beberapa poin penting. Hal ini berkaitan dengan ciri-ciri kalimat langsung dan tak langsung yang akan semakin mudah bagi Anda untuk memahaminya.

Direct speech atau kalimat langsung ciri utamanya yakni menggunakan tanda kutip bisa berbentuk (“…”) atau (‘…’). Kemudian kalimat langsung ini tidak menggunakan kata hubung atau conjunction.

Sementara itu, ciri utama dari kalimat tak langsung yakni tidak menggunakan tanda kutip, baik itu (“…”) ataupun (‘…’). Kalimat tak langsung juga tidak menggunakan kata hubung atau conjunction.

Penggunaan

Kalimat langsung bisa Anda gunakan hampir setiap tense dalam bahasa Inggris. Anda bisa menggunakannya untuk menggambarkan atau mendeskripsikan sesuatu dalam present tense.

Dengan kata lain, Anda bisa menggunakan kalimat langsung untuk mengungkapkan sesuatu yang tengah terjadi pada saat ini. Bisa juga Anda gunakan untuk membuat sesuatu terasa seperti sedang terjadi saat ini.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kalimat langsung dalam bentuk lampau dan juga masa depan. Dalam prakteknya, Anda akan lebih sering menemukan kalimat langsung ini dalam bentuk lampau, terutama untuk menggambarkan sesuatu yang telah terjadi.

Kemudian, kalimat langsung ini juga bisa Anda gunakan dalam bentuk masa depan untuk menciptakan perasaan antisipasi ataupun harapan. Hal ini juga bisa Anda gunakan untuk memberikan ungkapan atas sesuatu yang Anda ingin katakan kepada seseorang.

Anda tidak akan menemukan hal ini dalam bentuk formal atau profesional dari bahasa Inggris secara tertulis. Akan tetapi, Anda mungkin bisa melihat ini secara umum dalam bentuk penulisan kreatif. Sebut saja seperti kalimat langsung dalam sebuah cerita atau novel.

Sementara itu, kalimat tidak langsung ini Anda gunakan untuk melaporkan apa yang mungkin seseorang katakan. Maka dari itulah, seperti penjelasan sebelumnya, jika kalimat tak langsung ini selalu Anda gunakan dalam bentuk lampau.

Dalam kalimat tak langsung, tidak menggunakan tanda koma terbalik, akan tetapi kita dapat menunjukkan bahwa ucapan seseorang tersebut dideskripsikan dengan menggunakan kata “that”. Biasanya, kata “that” ini Anda gunakan untuk mengawali pernyataan terlebih dahulu.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan kata kerja yang berbeda untuk mengekspresikan apa yang sedang dilaporkan. Selain “that”, “to say” juga cukup umum untuk Anda gunakan.  Anda juga bisa menggunakan “to tell” untuk menggambarkan sesuatu yang telah diberitahukan kepada Anda.

Perubahan Direct and Indirect Speech

Tak hanya sekedar mengetahui pengertian direct and indirect speech saja, kedua jenis kalimat ini juga bisa mengalami perubahan yang tidak kalah penting untuk Anda ketahui. Perubahan yang dimaksud, yakni perubahan kalimat langsung menjadi kalimat tak langsung.

Ada dua hal yang mendasari perubahan tersebut, yakni tense dan waktu. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah perubahan kalimat langsung dan kalimat tak langsung berdasarkan tense dan waktunya.

Perubahan Tense dalam Kalimat Langsung dan Kalimat Tak Langsung

Perubahan atau pergantian tense Anda perlukan, bila Anda ingin mengubah direct speech ke indirect speech. Untuk lebih jelasnya, bisa langsung Anda simak penjabarannya berikut ini.

1. Simple Present Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Simple Past Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, “I buy a book.” (Dia berkata, “Saya membeli buku.”)

Kalimat Tak Langsung: He said that he bought a book. (Dia mengatakan bahwa dia membeli sebuah buku.)

2. Present Continuous Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Past Continuous Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, “ I am buying a book.” (Dia berkata, “Saya membeli buku.”)

Kalimat Tak Langsung : He said that he was buying a book. (Dia mengatakan bahwa dia sedang membeli sebuah buku.)

3. Present Perfect Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Past Perfect Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, ‘ I have bought a book.” (Dia berkata, ‘Saya telah membeli sebuah buku.)

Kalimat Tak Langsung: He said that he had bought a book. (Dia mengatakan bahwa dia telah membeli sebuah buku.)

4. Present Perfect Continuous Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Past Perfect Continuous Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, “ I have been buying a booksince 7 o’clock.” (Dia berkata, “Saya telah membeli buku sejak jam 7.”)

Kalimat Tak Langsung: He said that he had been buying a book since 7 o’clock. (Dia mengatakan bahwa dia telah membeli buku sejak jam 7.)

5. Simple Past Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Past Perfect Continuous Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, “ I bought a book.”  (Dia berkata, “Saya membeli sebuah buku.”)

Kalimat Tak Langsung: He said that he had bought a book. (Dia mengatakan bahwa dia telah membeli sebuah buku.)

6. Simple Future Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Past Future Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, “ I will buy a book.” (Dia berkata, “Saya akan membeli buku.”)

Kalimat Tak Langsung: He said that he would buy a book. (Dia mengatakan bahwa dia akan membeli buku.)

7. Future Continuous Tense (Kalimat Langsung) Anda ubah menjadi Past Future Continuous Tense (Kalimat Tak Langsung)

Kalimat Langsung: He said, “ I will be buying a book.” (Dia berkata, “Saya akan membeli buku.”)

Kalimat Tak Langsung: He said that he would be buying a book. (Dia mengatakan bahwa dia akan membeli buku.)

Selain jenis-jenis tense yang bisa Anda ubah ketika, ada beberapa jenis tense yang tidak bisa berubah. Dengan kata lain, penggunaan tense pada kalimat langsung maupun kalimat tak langsung tetap sama.  Jenis tenses tersebut, past perfect tense dan past perfect continuous tense.

Pergantian Waktu pada Kalimat Langsung dan Kalimat Tak Langsung

Selain tense, hal lain yang perlu Anda ubah yakni keterangan waktu. Keterangan waktu dalam kalimat langsung ini perlu Anda ubah, seperti now, tomorrow, tonight, yesterday dan yang lainnya. Untuk lebih jelasnya, bisa simak pemaparan pergantian waktu pada kalimat langsung dan kalimat tak langsung berikut ini.

  1. Now (Kalimat Langsung) menjadi Then (Kalimat Tak Langsung)
  2. Today (Kalimat Langsung)  menjadi That Day (Kalimat Tak Langsung)
  3. Yesterday (Kalimat Langsung)  Menjadi The Day Before, The Previous Day (Kalimat Tak Langsung)
  4. Last Night (Kalimat Langsung)  menjadi The Night Before (Kalimat Tak Langsung)
  5. Last Week (Kalimat Langsung)  menjadi The Week before (Kalimat Tak Langsung)
  6. A Week Ago (Kalimat Langsung)  menjadi The Week Before (Kalimat Tak Langsung)
  7. A Month Ago (Kalimat Langsung)  menjadi a Month Before (Kalimat Tak Langsung)
  8. Tomorrow (Kalimat Langsung)  menjadi The Following Day, The Next day (Kalimat Tak Langsung)
  9. Next Week (Kalimat Langsung)  menjadi The Following Week (Kalimat Tak Langsung)
  10. Next Month (Kalimat Langsung)  menjadi The following Month (Kalimat Tak Langsung)
  11. Next Year (Kalimat Langsung)  menjadi The Following Year (Kalimat Tak Langsung)

Pergantian Tempat pada Kalimat Langsung dan Kalimat Tak Langsung

Pergantian atau perubahan berikutnya yakni berkaitan dengan tempat. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pergantian tempat kalimat langsung ke kalimat tak langsung.

  1. Here (Kalimat Langsung) menjadi There (Kalimat Tak Langsung)
  2. This (Kalimat Langsung) menjadi That (Kalimat Tak Langsung)
  3. These (Kalimat Langsung) menjadi Those (Kalimat Tak Langsung)

Cara Mengubah Kalimat Langsung ke Kalimat Tak Langsung

Tak lepas dari pengertian direct and indirect speech, Anda juga bisa mengubah kalimat langsung menjadi kalimat tak langsung. Untuk mengubahnya, Anda bisa membedakannya menjadi beberapa beberapa jenis.

Pertama, kalimat perintah atau larangan, kalimat pernyataan, dan kalimat pertanyaan. Untuk lebih jelasnya, mari simak cara mengubah kalimat langsung ke kalimat tak langsung berikut ini.

1. Kalimat Perintah atau Permintaan (Imperative atau Request)

Supaya Anda bisa mengubah kalimat perintah atau permintaan perlu menambahkan kata to sebelum kalimat yang akan Anda laporkan. Namun, sebelum mengetahui contoh kalimatnya, ada beberapa ketentuan yang perlu Anda perhatikan.

  1. Jika reported word (kata-kata yang kita laporkan) merupakan kalimat perintah atau permintaan, maka reporting verb (kata-kata yang melaporkan) yang berupa “say” atau “tell” harus Anda ubah menjadi kata kerja tertentu yang menandakan, antara lain:
  • Command (perintah), misalnya saja seperti Commanded atau ordered yang memiliki arti menyuruh atau memerintah.
  • Kemudian, precept (petunjuk, didikan, bimbingan), misalnya saja seperti advised yang memiliki arti menasehati.
  • Request (permohonan), misalnya saja seperti asked yang memiliki arti meminta atau memohon.
  • Entreaty (permohonan yang sangat mendesak), misalnya saja seperti bagged yang memiliki arti meminta atau memohon dengan sangat.
  • Terakhir, prohibition (larangan), misalnya saja seperti forbade yang memiliki arti melarang.
  1. Ketentuan lainnya yakni dengan menggunakan kata kerja atau verb dalam bentuk I atau To Infinitive pada kalimat tidak langsung.
  2. Selain itu, tambahkan kata please yang bisa Anda pakai untuk mengatakan perintah yang lebih sopan
  3. Kemudian, menggunakan not + to infinitive untuk perintah (command) atau larangan (prohibition).
  4. Kata ganti berubah dalam diri orang pertama atau first person serta orang kedua atau second person menjadi orang ketiga atau third person.

Untuk lebih jelasnya, bisa simak contoh kalimat perintah atau permintaan pada kalimat langsung dan kalimat tak langsung berikut ini.

Kalimat langsung: Anjani asked me, “open the window” (Anjani bertanya padaku, “buka jendelanya”)

Kalimat tidak langsung : Anjani asked me to open the window. (Anjani meminta saya untuk membuka jendela.)

2. Kalimat Pernyataan (Statement)

Supaya Anda bisa mengubahnya pada kalimat pernyataan menggunakan kata penghubung “that” sebelum kalimat yang Anda kutip. Sama halnya dengan kalimat perintah atau permintaan, pada kalimat pernyataan ini juga memiliki beberapa ketentuan.

  1. Pertama, pada sebuah kalimat pernyataan menggunakan kata pengantar.
  2. Kemudian, bila pembicara melaporkan kembali apa yang kita bicarakan oleh orang lain, maka kata benda dalam kalimat tersebut harus berubah.
  3. Sementara itu, jika pembicara melaporkan diri sendiri, maka untuk kata ganti orang seperti I, Me, My, adalah tetap.

Untuk lebih jelasnya, bisa simak contoh kalimat pernyataan berikut ini.

Kalimat Langsung: Jenni told her friend, “ I will go to Bali.” ( Jenni memberi tahu temannya, “Aku akan pergi ke Bali.”)

Kalimat Tak Langsung: Jenni told her friend that she would go to Bali. (Jenni memberitahu temannya bahwa dia akan pergi ke Bali.)

3. Kalimat Pertanyaan

Supaya Anda bisa mengubah pada kalimat pertanyaan,, kata tanya, atau question word, seperti halnya what, when, why, who, and soon, maka Anda jadikan kata penghubung antar kalimat pengantar dan kalimat kutipan.

Untuk lebih jelasnya, bisa simak contoh kalimat pertanyaan berikut ini.

Kalimat Langsung : Mr. Alex asked me,”where do you live?” (Pak Alex bertanya kepada saya “tinggal dimana?”)

Kalimat Tak Langsung : Mr. Alex asked me where I lived. (Pak Alex bertanya dimana saya tinggal.)

Demikinalah pengertian direct and indirect speech beserta dengan ciri-ciri dan contoh penggunaannya. Selamat belajar dan semoga segera mahir berbahasa Inggris.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.