Belajar Grammar To Be Lengkap dengan Contoh Kalimatnya

Apa jadinya kalimat bahasa Inggris tanpa To Be? Pasti bentuknya tidak karuan dan artinya tidak jelas. Sebagai pemelajar bahasa Inggris baru, materi ini merupakan hal yang wajib dipelajari. Kalimat paling sederhana dapat kita bentuk menggunakan grammar tersebut.

Akan tetapi banyak orang belum paham 100% membedakan antara penggunaan is, am, are dan was, were. Mereka sering melakukan kesalahan yang membuat artinya berbeda bahkan terjadi grammatical error. Untuk itu, yuk, belajar di sini!

Apa Pengertian To Be Bahasa Inggris?

Apa Pengertian To Be Bahasa Inggris

Grammar To Be berfungsi untuk menerangkan kalimat yang mengandung keterangan kata benda (noun), sifat (adjective), atau kata keterangan (adverb). Misalnya saja pada kalimat, “Hany is my sister.” atau “This place is very beautiful.” Fungsinya hanya sebagai pelengkap atau pengganti saja.

Kedua contoh kalimat singkat tersebut tidak mengandung verb utama yang menunjukkan kata kerja. Dalam kalimat itu, kamu tidak sedang melakukan suatu hal, melainkan hanya menerangkan kondisi atau situasi saja.

Penggunaannya dalam bahasa Inggris juga akan berubah bentuk sesuai keterangan waktu. Itulah sebabnya kenapa bentuk kalimat present, future, past, progressive, dan interrogative juga diberlakukan. Nah, kamu perlu tahu bagaimana bedanya menggunakan macam-macam variasi To Be secara langsung.

To Be dalam Bentuk Present Tense (Masa Sekarang)

To Be dalam Bentuk Present Tense

Materi To Be pertama yang kita pelajari berbentuk kalimat Present Tense atau masa sekarang. Kamu harus mengingat rumusnya terlebih dahulu agar terasa mudah ketika membuat sebuah kalimat. 

Bentuk penggunaan is, am, are dalam kalimat Present Tense banyak kita temukan sehari-hari. Ketika kamu sedang mendeskripsikan suatu benda pasti lebih sering memakai kata sifat atau Adjective.

1. To be Is 

Singular (Subjek tunggal)

She, He, It

Names (Anita, Lily, Liana, My father, My mother, Mrs. Luna, dsb)

Contoh:

  • My tabby cat is cute.

(To be is untuk menerangkan subjek tunggal yaitu my cat.)

  • I have a new baby brother. He is very handsome like my father.

(Kata is menerangkan kata sifat handsome dengan subjek tunggal yaitu he.)

2. To be Am

To Be “am” khusus untuk subjek “I” atau aku.

Contoh: 

  • I am very happy because of this beautiful gift.

(Menerangkan perasaan senang karena seseorang memberikan hadiah.)

3. To be Are 

Plural (Subjek Jamak)

You, We, They

Names (my friends, my mother and I, both of you, two of my my friends, dsb)

Contoh:

  • We are members of the school’s football club now.

(Menggunakan to be are karena subjeknya we (kami) yang sifatnya plural atau jamak.)

  • My mother and I are in my grandmother’s house today.

(Menggunakan are karena subjeknya jamak – my mother and I.)

To Be dalam Bentuk Past Tense (Masa Lalu)

To Be dalam Bentuk Past Tense

Materi bahasa Inggris to be digunakan untuk situasi yang sudah terjadi atau kejadian masa lampau. Seperti pada verb 2 yang dapat berubah bentuk, kata kerja ini juga mempunyai form berbeda.

Hanya ada dua bentuk yaitu was dan were. Masing-masing akan melengkapi kalimat dengan subjek tertentu. Coba kamu perhatikan rumus berikut ini supaya bisa membedakannya dengan is, are, are.

1. Was

Singular (Subjek tunggal)

She, He, It

Names (Gaga, Gina, Mr. Brown, Mrs. Lilien)

Subjek ‘I’ seperti contoh : I was born on 8th July 1999 atau I was so sleepy last night

2. Were

Plural (Subjek jamak)

You, We, They

Names (Nina and I, Three children, two girls with long hair, my neighbors) 

3. Contoh To Be Was dan Were

Tanpa contoh kalimat to be bahasa Inggris maka kita seringkali kesulitan dalam memahami materi tersebut. Penggunaan was dan were hampir sama seperti rumus Present Tense karena harus memerhatikan bagian subjek.

Kalau kamu bingung maka perhatikan saja keterangan waktu pada sebuah situasi. Ciri-ciri kalimat Past Tense yaitu sudah terjadi sebelumnya atau di masa lalu. Terdapat informasi seperti last week, last night, yesterday, last month, last year, two years ago, a year ago, dsb.

Mari kita simak contoh penggunaan untuk was dan were seperti berikut!

  • I was in the toilet when you called me last night.

(Ada keterangan waktu ‘last night’ untuk menerangkan masa lampau. Sedangkan was digunakan karena subjeknya ‘I’)

  • People were sad because of the car accident last week.

(Karena subjeknya jamak yaitu ‘people’ maka to be nya memakai were.)

  • Karina and my sister were best friends but now they hate each other.

(Kalimat ini memakai were karena subjeknya jamak yaitu Karina dan my sister. Selain itu, keterangan waktunya menunjukkan masa lalu karena sekarang mereka berdua saling membenci.)

To Be dalam Kalimat Interrogative (Kalimat Tanya)

Beralih ke to be in English berbentuk kalimat tanya atau interrogative. Kuncinya sangat mudah, yaitu menaruh to be sesuai subjeknya di bagian paling depan kalimat. Interrogative sentences menggunakan to be yang letaknya berada di awal kalimat. Lihat rumusdan contoh berikut supaya kamu bisa lebih paham!

To Be + Subject + Complement (Noun, Adjective, Adverb)

1. Is dan Was

Subjeknya tunggal (singular) seperti She, He, It, Names dan khusus subjek ‘I’.

Contoh:

  • Is this Ariana’s pen?
  • Is your cat home now?
  • Was he sleepy at the party last night?
  • Was my mother mad?

2. Were dan Are 

Subjeknya jamak (plural) seperti we, my friends, they, the members of…, my family members, my sister and I. Ini juga termasuk subjek you

  • Am I really your first love?
  • Am I important for your life?
  • Are you happy with this present?
  • Are they our family members?
  • Are Nina and Anna best friends or foes?
  • Were they in Uncle John’s house to eat dinner?

Penutup

To be adalah verb yang menerangkan complement berupa kata sifat (adjective), kata kerja (noun) atau keterangan (adverb). Karena ada banyak rumus dan perbedaan di tiap bentuk kalimat, maka sebaiknya kamu pelajari materi ini baik-baik. Jangan lupa lihat contoh kalimat kemudian terapkan sendiri dalam kehidupan sehari-hari!

Tinggalkan komentar